Pemkot Singkawang Genjot Pembangunan 196 Jalan Lingkungan, Tingkatkan Aksesibilitas Warga

Pemerintah Kota Singkawang sukses membangun 196 ruas jalan lingkungan hingga pertengahan Desember 2025. Upaya Pembangunan Jalan Lingkungan Singkawang ini bertujuan meningkatkan konektivitas dan kualitas infrastruktur dasar masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Singkawang Genjot Pembangunan 196 Jalan Lingkungan, Tingkatkan Aksesibilitas Warga
Pemerintah Kota Singkawang telah merampungkan pembangunan 196 ruas jalan lingkungan berpaving hingga pertengahan Desember 2025, sebuah langkah signifikan dalam Pembangunan Jalan Lingkungan Singkawang untuk meningkatkan konektivitas dan kualitas infrastruk (AntaraNews)

Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, telah merampungkan proyek ambisius Pembangunan Jalan Lingkungan Singkawang dengan total 196 ruas jalan hingga pertengahan Desember 2025. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah daerah untuk secara signifikan meningkatkan konektivitas antar pemukiman serta memperbaiki kualitas infrastruktur dasar yang vital bagi masyarakat di lima kecamatan. Proyek ini tidak hanya berfokus pada area perumahan tetapi juga menyasar kawasan pemukiman kumuh, menunjukkan komitmen Pemkot Singkawang terhadap pemerataan pembangunan.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, 185 ruas jalan lingkungan dibangun di kawasan perumahan, sementara 11 ruas lainnya berlokasi di pemukiman kumuh. Total luas jalan yang telah diaspal menggunakan paving ini mencapai lebih dari 21 kilometer persegi, menandakan skala proyek yang cukup besar. Pembangunan Jalan Lingkungan Singkawang ini diharapkan dapat memberikan dampak positif langsung terhadap mobilitas dan kenyamanan warga sehari-hari.

Proyek Pembangunan Jalan Lingkungan Singkawang ini dilaksanakan sepanjang periode Januari hingga pertengahan Desember 2025. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap warga memiliki akses yang lebih baik menuju fasilitas umum dan area vital lainnya. Wali Kota Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa pembangunan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah kota dalam melayani kebutuhan infrastruktur dasar masyarakatnya.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyatakan bahwa penyelesaian 196 ruas jalan lingkungan ini adalah bukti konkret komitmen pemerintah kota. "Kami telah menyelesaikan pembangunan 196 ruas jalan lingkungan yang tersebar di lima kecamatan. Ini merupakan komitmen pemerintah kota untuk meningkatkan akses dan kenyamanan masyarakat," ujarnya saat meninjau lokasi pembangunan di Singkawang, Minggu. Pernyataan ini menggarisbawahi prioritas Pemkot Singkawang terhadap Pembangunan Jalan Lingkungan Singkawang.

Pembangunan ini mencakup berbagai wilayah di lima kecamatan, memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya jalan lingkungan yang layak, diharapkan aktivitas ekonomi lokal dapat tumbuh dan kualitas hidup warga meningkat. Fokus pada aksesibilitas menjadi kunci utama dalam setiap proyek infrastruktur yang digagas oleh Pemkot Singkawang.

Inisiatif Pembangunan Jalan Lingkungan Singkawang ini juga menjadi respons terhadap kebutuhan mendesak akan infrastruktur yang memadai. Kondisi jalan yang baik akan mempermudah mobilitas warga, mengurangi waktu tempuh, dan meningkatkan keamanan. Ini adalah langkah strategis dalam mewujudkan Kota Singkawang yang lebih maju dan berdaya saing.

Meskipun capaian Pembangunan Jalan Lingkungan Singkawang ini signifikan, Wali Kota Tjhai Chui Mie tidak menampik bahwa masih ada tantangan. Ia mengakui bahwa sejumlah ruas jalan di Kota Singkawang masih mengalami kerusakan dan belum seluruhnya tertangani. Oleh karena itu, Pemkot Singkawang memprioritaskan penanganan pada ruas jalan dengan tingkat kerusakan paling parah untuk segera diperbaiki. "Pekerjaan kita masih cukup banyak. Kami mohon masyarakat bersabar. Jalan dengan kondisi paling rusak kita dahulukan untuk diperbaiki," katanya.

Wali Kota juga menekankan pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat dalam mengawasi kualitas pengerjaan jalan yang telah dibangun. Masukan dari warga sangat berharga sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah daerah. "Kalau ada keluhan, silakan sampaikan. Apakah jalannya sudah nyaman atau masih ada kekurangan, kami terbuka untuk evaluasi dan perbaikan," ujarnya. Hal ini menunjukkan transparansi dan keterbukaan Pemkot dalam Pembangunan Jalan Lingkungan Singkawang.

Pendekatan ini memastikan bahwa setiap proyek tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memenuhi standar kualitas yang diharapkan oleh masyarakat. Keterlibatan warga dalam proses pengawasan adalah kunci untuk menjaga akuntabilitas dan memastikan keberlanjutan infrastruktur yang dibangun. Pemkot Singkawang berkomitmen untuk terus mendengarkan aspirasi warganya.

Dalam peninjauan di Kecamatan Singkawang Tengah, Wali Kota menemukan adanya penurunan badan jalan di Gang Tok Sandi yang baru selesai dibangun. Menanggapi temuan ini, ia langsung menginstruksikan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Singkawang untuk segera berkoordinasi dengan pihak kontraktor. "Saya beri waktu satu minggu untuk dilakukan perbaikan dan meminta pengawasan ketat dari dinas terkait," ujarnya. Ini menunjukkan respons cepat Pemkot terhadap isu kualitas dalam Pembangunan Jalan Lingkungan Singkawang.

Kepala Disperkimta Kota Singkawang, Awang Dicko Mahendra, menjelaskan bahwa penentuan lokasi pembangunan jalan lingkungan tidak hanya didasarkan pada tingkat kerusakan. Faktor lain yang sangat dipertimbangkan adalah intensitas usulan masyarakat melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang). "Kami mempertimbangkan seberapa sering jalan tersebut diusulkan oleh masyarakat dalam musrenbang, selain melihat kondisi kerusakannya," kata Awang.

Pendekatan partisipatif ini memastikan bahwa proyek Pembangunan Jalan Lingkungan Singkawang benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat. Dengan mengintegrasikan masukan dari musrenbang, Pemkot Singkawang dapat mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif dan efisien. Ini juga memperkuat rasa kepemilikan masyarakat terhadap infrastruktur yang dibangun.

Melanjutkan momentum Pembangunan Jalan Lingkungan Singkawang yang telah dicapai, Pemkot Singkawang telah menetapkan target ambisius untuk tahun 2026. Sebanyak 85 lokasi baru telah dialokasikan untuk pembangunan jalan lingkungan berpaving. Seluruh pendanaan untuk proyek-proyek ini akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Singkawang. "Tahun depan sudah dialokasikan 85 lokasi jalan paving dari APBD Kota Singkawang," ujar Awang Dicko Mahendra.

Alokasi anggaran dari APBD menunjukkan komitmen finansial Pemkot dalam melanjutkan program peningkatan infrastruktur. Target 85 lokasi baru ini diharapkan dapat semakin memperluas jangkauan Pembangunan Jalan Lingkungan Singkawang. Hal ini akan berdampak positif pada lebih banyak warga yang sebelumnya belum terjangkau oleh program serupa.

Dengan perencanaan yang matang dan dukungan anggaran yang kuat, Pemkot Singkawang optimis dapat terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di seluruh wilayahnya. Langkah ini adalah bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan Kota Singkawang sebagai kota yang nyaman, modern, dan memiliki aksesibilitas yang prima bagi seluruh penduduknya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi