Pemkab Tanjab Barat Genjot Perbaikan Jalan Ekowisata Mangrove Pangkal Babu untuk Kemudahan Akses
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi fokus pada perbaikan jalan ekowisata mangrove Pantai Pangkal Babu demi meningkatkan aksesibilitas pengunjung dan potensi ekonomi lokal.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) Provinsi Jambi tengah gencar melakukan perbaikan infrastruktur. Fokus utama adalah jalan menuju kawasan ekowisata mangrove di Pantai Pangkal Babu, Kuala Tungkal Ilir. Langkah ini diambil untuk memastikan kemudahan akses bagi para pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam tersebut.
Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso, menyatakan bahwa pembenahan ini bertujuan agar destinasi wisata mangrove semakin mudah dijangkau. Perbaikan jalan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik dari lokal maupun luar Jambi. Peningkatan infrastruktur menjadi kunci dalam mengembangkan potensi pariwisata daerah.
Saat ini, pekerjaan pengerasan jalan sepanjang sekitar dua kilometer sedang berlangsung menggunakan sistem beton. Jalan ini akan mengarah langsung ke pintu masuk utama kawasan ekowisata mangrove tersebut. Inisiatif ini juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Aksesibilitas Menuju Destinasi Unggulan
Perbaikan jalan beton sepanjang dua kilometer ini merupakan prioritas utama Pemkab Tanjung Jabung Barat. Jalan tersebut akan mempermudah kendaraan roda empat untuk mencapai titik tertentu sebelum melanjutkan perjalanan. Setelah pengerasan jalan selesai, masyarakat setempat melalui Pokdarwis akan mengelola area parkir khusus.
Meskipun jalan beton akan memudahkan, kendaraan roda empat tidak bisa langsung mencapai pintu masuk kawasan mangrove. Pengunjung perlu melanjutkan perjalanan sekitar 15 menit menggunakan sepeda motor dari titik akhir jalan beton. Jasa ojek atau penyewaan sepeda motor akan disediakan oleh Pokdarwis untuk kenyamanan wisatawan.
Keputusan untuk tidak membuat jalan langsung hingga pintu masuk mangrove mempertimbangkan kearifan lokal. Ini juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sekitar yang tergabung dalam Pokdarwis. Dengan demikian, akan ada pemasukan tambahan bagi mereka dari jasa transportasi tersebut.
Peran Komunitas dan Dukungan Swasta dalam Pengembangan Ekowisata
Kawasan mangrove seluas sekitar 200 hektare di Pangkal Babu, Kuala Tungkal, telah menjadi daya tarik utama. Destinasi ini mampu menarik sekitar 500 pengunjung setiap hari dari masyarakat lokal maupun luar Jambi. Bahkan, saat musim liburan, jumlah pengunjung dapat melonjak hingga ribuan orang.
Selain mengalokasikan anggaran daerah, Pemkab Tanjung Jabung Barat juga aktif mendorong perusahaan swasta untuk berkontribusi. Dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari perusahaan diharapkan dapat mendukung pengembangan ekowisata ini. Banyak perusahaan telah memberikan dukungan, termasuk PetroChina yang membangun tiang penyangga serta jalur menjorok ke pantai.
Wakil Bupati Katamso menekankan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pengembangan destinasi semata. Pemkab juga berupaya keras mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di kalangan masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi untuk menjadikan ekowisata mangrove sebagai lokomotif perekonomian lokal.
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Kawasan Wisata
Data menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi kreatif (ekraf) di daerah tersebut baru mencapai tiga persen. Angka ini menjadi motivasi bagi Pemkab untuk terus mendorong peningkatannya secara signifikan. Pengembangan ekraf diharapkan dapat berjalan beriringan dengan kemajuan sektor pariwisata.
Dengan adanya dukungan infrastruktur jalan yang memadai, diharapkan lebih banyak peluang usaha baru muncul. Masyarakat lokal dapat terlibat dalam berbagai kegiatan ekonomi, mulai dari penyediaan jasa transportasi hingga penjualan produk lokal. Ini akan menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan di sekitar kawasan ekowisata.
Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengembangan ekowisata mangrove ini. Dengan akses yang lebih baik dan pemberdayaan komunitas, Pantai Pangkal Babu siap menjadi destinasi unggulan. Upaya ini diharapkan membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga Tanjung Jabung Barat secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews