Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) secara proaktif mendorong pengembangan destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Labuan Bajo. Langkah ini diambil untuk menciptakan alternatif pilihan menarik bagi wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, di kawasan tersebut.
Pengembangan ini bertujuan memperkenalkan objek wisata baru Labuan Bajo yang diharapkan dapat mengurangi beban kunjungan ke Taman Nasional Komodo. Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menegaskan pentingnya diversifikasi destinasi untuk pengalaman wisata yang lebih kaya.
Inisiatif ini mencakup pengembangan Pulau Kukusan dan Pantai Mberenang di Kecamatan Lembor Selatan, yang kini sedang dalam tahap finalisasi. Kedua lokasi ini diproyeksikan menjadi daya tarik baru yang setara dengan keindahan alam ikonik di Labuan Bajo.
Advertisement
Advertisement
Pemkab Manggarai Barat tengah fokus pada pengembangan dua objek wisata baru Labuan Bajo yang menjanjikan, yaitu Pulau Kukusan dan Pantai Mberenang. Pulau Kukusan, bagian dari gugusan pulau di sekitar Labuan Bajo, dihuni oleh penduduk lokal dan menawarkan atraksi alam yang memukau.
Bupati Edistasius Endi menjelaskan bahwa keindahan alam di Pulau Kukusan dinilai setara dengan bentangan alam di Pulau Padar, yang merupakan ikon Taman Nasional Komodo. Hal ini menjadikan Pulau Kukusan sebagai pilihan menarik bagi pengunjung yang mencari pengalaman serupa dengan destinasi yang sudah populer.
Selain Pulau Kukusan, Pantai Mberenang di Kecamatan Lembor Selatan juga menjadi prioritas pengembangan sebagai objek wisata baru Labuan Bajo. Lokasi ini diharapkan dapat menambah daftar panjang destinasi yang bisa dinikmati wisatawan di Manggarai Barat, memperkaya pengalaman liburan mereka.
Advertisement
Pengembangan objek wisata baru Labuan Bajo ini diharapkan dapat mendistribusikan kunjungan wisatawan secara lebih merata. Dengan demikian, tekanan terhadap destinasi utama seperti Taman Nasional Komodo dapat berkurang, sekaligus memberikan pilihan baru yang segar bagi para pelancong.
Advertisement
Untuk mendukung pengembangan objek wisata baru Labuan Bajo ini, Pemkab Mabar telah membahas pembangunan sejumlah infrastruktur vital di Pulau Kukusan. Infrastruktur tersebut meliputi pembangunan jetty, jalur lintasan, serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Pembangunan fasilitas ini sangat penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Kukusan. Ketersediaan infrastruktur yang memadai menjadi kunci dalam menarik dan mempertahankan minat pengunjung terhadap destinasi baru ini.
Menariknya, pola kerja pengembangan ini melibatkan warga lokal Pulau Kukusan dan pihak ketiga atau investor. Pemerintah berperan sebagai fasilitator, memastikan kesepakatan antara masyarakat dan calon investor berjalan lancar untuk pembangunan infrastruktur objek wisata baru Labuan Bajo ini.
Advertisement
Pendekatan kolaboratif ini menunjukkan komitmen Pemkab Mabar dalam memberdayakan masyarakat lokal. Keterlibatan langsung penduduk diharapkan dapat menciptakan pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi komunitas setempat melalui pengembangan destinasi baru.
Advertisement
Selain pengembangan objek wisata baru Labuan Bajo, Pemkab Manggarai Barat juga memiliki berbagai daerah tujuan wisata (DTW) yang sudah dikelola oleh Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparekrafbud) setempat. Destinasi yang sudah ada meliputi Gua Batu Cermin, Air Terjun Cunca Wulang, Gua Rangko, Ngalor Kalo, Mberenang, serta spot snorkeling di perairan Labuan Bajo.
Data kunjungan wisatawan menunjukkan tren positif. Disparekrafbud Manggarai Barat mencatat bahwa periode Januari-Juni 2025, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 29.795 orang. Angka ini mencerminkan daya tarik Labuan Bajo sebagai destinasi unggulan yang terus berkembang.
Dari total kunjungan tersebut, wisatawan mancanegara menyumbang 11.979 orang, sementara wisatawan nusantara mencapai 17.816 orang. Proporsi ini menunjukkan keseimbangan yang baik antara pasar internasional dan domestik, memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai tujuan wisata favorit.
Advertisement
Peningkatan jumlah kunjungan ini semakin memotivasi Pemkab Mabar untuk terus berinovasi. Dengan adanya objek wisata baru Labuan Bajo, diharapkan angka kunjungan akan terus meningkat, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih beragam dan menarik bagi setiap pengunjung.
Sumber: AntaraNews