Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) segera mengambil langkah konkret untuk membenahi infrastruktur di wilayahnya. Pembenahan ini difokuskan pada pembangunan jalan dan jembatan menuju Kampung Merabu, Kabupaten Berau, sebagai bagian dari upaya besar. Tujuannya adalah untuk mendukung kampanye pengusulan kawasan karst Sangkulirang Mangkalihat menjadi "geopark" atau taman bumi bertaraf internasional.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, secara langsung menyatakan komitmennya terhadap proyek ini setelah menandatangani Deklarasi Geopark Sangkulirang Mangkalihat. Beliau menekankan urgensi perbaikan aksesibilitas, terutama mengingat rencana kunjungan Menteri Pariwisata ke Kampung Merabu. Akses yang layak menjadi kunci utama dalam menarik perhatian dan investasi.
Pengembangan pariwisata di kawasan ini sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur yang memadai. Oleh karena itu, Pemprov Kaltim bertekad mencari solusi cepat untuk memastikan jalan menuju Kampung Merabu dalam kondisi prima. Ini adalah langkah strategis untuk menjadikan Geopark Sangkulirang Mangkalihat sebagai kebanggaan Kaltim dan Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Urgensi Infrastruktur untuk Geopark Berkelas Dunia
Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, menegaskan bahwa infrastruktur jalan yang bagus adalah prasyarat mutlak bagi pengembangan pariwisata. "Saya tidak bisa bayangkan kalau Menteri Pariwisata datang ke sini, tidak ada jalannya," kata Gubernur Rudy Mas'ud, menggarisbawahi pentingnya perbaikan segera. Beliau telah meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera memperbaiki akses jalan dan jembatan menuju Kampung Merabu.
Kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat saat ini sedang dalam proses pengusulan menjadi Aspiring Geopark. Status ini menunjukkan potensi besar kawasan tersebut sebagai destinasi wisata geologi dan budaya. Pembenahan infrastruktur diharapkan dapat mempercepat proses pengakuan dan menarik lebih banyak pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri.
Komitmen Gubernur tidak berhenti pada perbaikan jalan. Beliau berjanji akan kembali ke Kampung Merabu untuk memastikan bahwa akses jalan sudah dalam kondisi yang baik. Janji ini menunjukkan keseriusan Pemprov Kaltim dalam mendukung pengembangan Geopark Sangkulirang Mangkalihat sebagai ikon pariwisata baru.
Advertisement
Advertisement
Potensi dan Keunikan Geopark Sangkulirang Mangkalihat
Geopark Sangkulirang Mangkalihat memiliki keragaman dan nilai warisan bumi yang tinggi, tersebar di setiap ekosistemnya. Keragaman ini mencakup keunikan geologi, biologi, dan budaya yang menjadikannya daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan ilmuwan. Ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dibandingkan geopark lain di Indonesia.
Salah satu daya tarik utama adalah Gua Beloyot, yang menyimpan beragam artefak berusia sekitar 4.000 tahun. Selain itu, terdapat Danau Nyadeng dan Puncak Ketepu yang menawarkan pemandangan alam memukau. Potensi ini menjadikan Geopark Sangkulirang Mangkalihat bukan hanya destinasi regional atau nasional, tetapi juga berpotensi menjadi tujuan internasional.
Gubernur Kaltim sangat mendukung pengembangan Geopark ini, terutama untuk pelestarian lingkungan dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Peningkatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekowisata juga menjadi fokus. Investasi untuk pembangunan homestay dan penginapan akan diarahkan ke Kampung Merabu, menciptakan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pengembangan Optimal
Pengembangan Geopark Sangkulirang Mangkalihat membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Gubernur Rudy Mas'ud meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk berkolaborasi membantu pengembangan Kampung Merabu. Dinas Pariwisata diharapkan bersinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum, termasuk kerja sama dengan kabupaten dan kota lain.
Aspek konektivitas juga menjadi perhatian serius. Gubernur meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menangani sinyal telekomunikasi yang lemah di kawasan tersebut. "Geopark kalau tidak ada listrik dan tidak ada sinyalnya kan tidak bagus," jelasnya, menekankan pentingnya fasilitas dasar bagi kenyamanan pengunjung.
Dukungan anggaran juga diharapkan datang dari Anggota DPRD Kaltim dari daerah pemilihan Berau, Kutai Timur, dan Bontang. Gubernur mengajak mereka untuk mengarahkan anggaran demi kemajuan Kampung Merabu. Kepala Kampung Merabu, Asrani, menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran Gubernur, menandakan dukungan penuh dari masyarakat setempat terhadap inisiatif ini.
Advertisement
Sumber: AntaraNews