Pemkab Lombok Utara Perkuat Hilirisasi Jagung Lokal, Beri Bantuan IKM
Pemkab Lombok Utara serius dorong Hilirisasi Jagung Lokal dengan menyalurkan bantuan alat pengolahan dan pelatihan kepada IKM, demi tingkatkan kesejahteraan masyarakat dan percepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung hilirisasi produk lokal. Pemkab menyalurkan bantuan alat pengolahan jagung kepada kelompok industri kecil menengah (IKM) pada Minggu (28/6). Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat sektor pengolahan jagung di daerah tersebut.
Bantuan peralatan ini secara khusus ditujukan bagi para pelaku IKM pengolah jagung di tiga kecamatan. Kecamatan tersebut meliputi Kayangan, Gangga, dan Pemenang. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Lombok Utara, H Haris Nurdin, menegaskan hal ini di Lombok Utara.
Selain bantuan alat, program ini juga mencakup pelatihan intensif bagi 30 peserta. Peserta pelatihan terbagi menjadi tiga kelompok, masing-masing terdiri atas 10 orang. Mereka berasal dari Kecamatan Bayan, Gangga, dan Pemenang, guna memastikan pemanfaatan bantuan secara optimal.
Peningkatan Kapasitas IKM Melalui Pelatihan dan Bantuan
H Haris Nurdin mengungkapkan bahwa para pelaku IKM jagung telah mengikuti serangkaian pelatihan. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam mengolah jagung menjadi produk bernilai tambah. Haris Nurdin berharap fasilitas yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima bantuan.
Bantuan peralatan dan pelatihan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Hal ini menunjukkan prioritas pemerintah daerah dalam mengalokasikan dana untuk pengembangan ekonomi kerakyatan. Fokus pada hilirisasi jagung diharapkan dapat menciptakan peluang usaha baru dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Dengan adanya dukungan ini, diharapkan IKM pengolah jagung di Lombok Utara dapat memproduksi olahan jagung dengan kualitas lebih baik dan kuantitas lebih banyak. Peningkatan kapasitas produksi ini krusial untuk memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang. Ini juga akan memperkuat rantai nilai jagung dari hulu ke hilir.
Komitmen Pemerintah untuk Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan
Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, menegaskan bahwa program serupa akan terus diinisiasi. Ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam memajukan sektor IKM. Pemerintah daerah memfasilitasi pelaku IKM melalui pelatihan serta pemberian bantuan peralatan.
Kusmalahadi Syamsuri berharap peralatan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Ia bersama Diskoperindag akan melakukan evaluasi berkala untuk memantau efektivitas pelatihan dan bantuan alat ini. Evaluasi ini penting untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan dampak positif.
Program hilirisasi jagung ini juga menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan. Sasaran utama adalah masyarakat yang berada pada desil satu hingga desil empat. Ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menurunkan angka kemiskinan di Lombok Utara.
Wakil Bupati berpesan agar masyarakat penerima bantuan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik. Pemanfaatan optimal diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keluarga. Program ini mencerminkan visi pemerintah daerah untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.
Sumber: AntaraNews