Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ika Siti Rahmatika, menyoroti pentingnya pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kuningan. Pembinaan ini harus dilakukan secara menyeluruh untuk meningkatkan kapasitas serta daya saing para pelaku usaha lokal. Hal ini disampaikan Ika saat kunjungan kerja di Kuningan pada Minggu, 29 Maret.
Menurut Ika, pendekatan parsial tidaklah cukup dalam mengembangkan UMKM. Oleh karena itu, pembinaan perlu mencakup berbagai aspek krusial pengembangan usaha agar hasilnya lebih optimal. Pendekatan holistik ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kuat.
Ia menegaskan bahwa pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, dan promosi produk lokal adalah elemen kunci. Langkah-langkah ini sangat vital untuk memastikan UMKM di Kuningan dapat berkembang secara berkelanjutan dan memiliki akses pasar yang lebih luas.
Advertisement
Advertisement
Strategi Pembinaan UMKM Kuningan: Pelatihan, Pendampingan, dan Promosi
Ika Siti Rahmatika menjelaskan bahwa pelatihan kewirausahaan memegang peranan penting dalam membekali pelaku UMKM dengan kemampuan dasar mengelola bisnis. Peningkatan kapasitas ini akan membantu mereka menghadapi tantangan pasar. Pihaknya terus menampung aspirasi dari pelaku UMKM selama kegiatan pengawasan pemerintahan di Kuningan.
Selain itu, pendampingan usaha juga sangat diperlukan agar UMKM dapat tumbuh secara berkelanjutan. Dukungan berkelanjutan ini memastikan bahwa pelaku usaha tidak hanya memulai, tetapi juga mampu mempertahankan dan mengembangkan bisnisnya. Pendampingan ini bisa berupa bimbingan teknis atau konsultasi bisnis.
Promosi produk lokal di Kuningan harus diperkuat untuk memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kecil. Dengan promosi yang efektif, produk-produk unggulan Kuningan dapat dikenal lebih luas. Ini akan membuka peluang baru bagi peningkatan penjualan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Advertisement
Advertisement
Optimalisasi Potensi Produk Lokal dan Dukungan Pemerintah
Kabupaten Kuningan memiliki potensi produk lokal yang sangat beragam dan berpeluang besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi daerah. Keanekaragaman ini menjadi modal berharga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dukungan pemerintah sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing UMKM.
Dukungan tersebut tidak hanya terbatas pada aspek finansial, tetapi juga mencakup kebijakan yang pro-UMKM dan fasilitasi akses ke sumber daya. Sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku UMKM akan mempercepat pertumbuhan sektor ini. Ini juga akan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga Kuningan.
Pemerintah daerah diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif. Ini termasuk penyederhanaan regulasi dan penyediaan infrastruktur yang memadai. Dengan demikian, UMKM dapat beroperasi lebih efisien dan inovatif.
Advertisement
Advertisement
Peran Pemerintah dalam Ketahanan Pangan dan Koperasi Lokal
Ika Siti Rahmatika juga mendorong pelaksanaan Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) di Kuningan menjelang Hari Raya Idul Adha. Program ini dinilai dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ini sangat krusial saat permintaan pasar meningkat drastis.
Penguatan ketahanan pangan masyarakat juga menjadi perhatian utama, melalui pelatihan budidaya tanaman dan penyediaan bibit. Kemampuan masyarakat dalam memproduksi pangan secara mandiri dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Inisiatif ini mendukung kemandirian pangan lokal.
Selain itu, legislator Jabar ini menekankan pentingnya penguatan peran koperasi dalam mendukung perekonomian masyarakat di Kuningan. Koperasi dapat menjadi wadah bagi UMKM untuk berkolaborasi. Koperasi juga bisa meningkatkan daya tawar mereka di pasar.
Advertisement
Sumber: AntaraNews