IKN Authority Dorong Pengembangan Bisnis Lokal, Bangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) secara aktif mendorong pengembangan bisnis lokal di sekitar wilayah IKN untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang dinamis dan produktif, serta meningkatkan peran masyarakat setempat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
IKN Authority Dorong Pengembangan Bisnis Lokal, Bangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan
Otorita IKN serius memberdayakan pelaku usaha lokal di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara melalui berbagai program dan fasilitasi, demi menciptakan ekosistem ekonomi yang mandiri dan produktif. (AntaraNews)

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) tengah gencar memperkuat pelaku usaha lokal guna membangun ekosistem ekonomi yang kokoh di kawasan IKN. Inisiatif ini mencakup wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi masyarakat sekitar dalam pertumbuhan ekonomi wilayah.

Alimuddin, seorang pejabat Otorita IKN, menyatakan bahwa pihaknya menginginkan peran yang lebih besar dari warga sekitar IKN. Pernyataan ini disampaikan pada Sabtu (28/2) saat membahas keterlibatan komunitas lokal di Sepaku, Penajam Paser Utara. Fokus utama adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

Salah satu inisiatif kunci adalah peningkatan keterampilan dan perluasan akses pasar secara berkelanjutan bagi bisnis lokal. Hal ini akan memungkinkan komunitas di sekitar IKN untuk mengambil peran yang semakin penting dalam mengembangkan ekosistem ekonomi yang dinamis dan produktif. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi bagi warga.

Otorita IKN menyelenggarakan pertemuan intensif dan interaktif, serta pelatihan langsung dan kolaborasi. Kegiatan ini berfungsi sebagai sarana peningkatan kapasitas dan pembelajaran bagi bisnis lokal. Materi yang diberikan mencakup aspek pemasaran dan pengembangan produk.

Berbagai materi disediakan untuk pelaku usaha, mulai dari penguatan merek produk hingga menciptakan identitas manajemen pasar. Pelatihan juga meliputi manajemen pengemasan produk dan teknik penjualan yang kontemporer serta menarik. Tujuannya adalah agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Bantuan lebih lanjut juga diberikan dalam desain kemasan produk, pencetakan kemasan, serta pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Proses ini dilakukan sesuai dengan pedoman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dari Kementerian Hukum dan HAM. Ini memastikan legalitas dan perlindungan produk-produk lokal.

Alimuddin menambahkan bahwa Otorita IKN turut mengundang praktisi bisnis sebagai narasumber. Mereka berbagi pengalaman langsung dalam membangun usaha dari awal hingga mencapai pertumbuhan yang signifikan. Pendekatan ini memberikan wawasan praktis dan inspirasi bagi para pelaku usaha lokal.

Pemberdayaan komunitas lokal untuk menjadi pemain kunci di IKN juga mencakup pengembangan ekonomi kreatif. Hal ini diwujudkan melalui program Creative Business Marketing Packaging Profitable (KUMPUL Lagi) di IKN. Program ini dirancang untuk menggali dan mengembangkan potensi kreatif masyarakat.

Otorita IKN secara berkelanjutan mengadakan lokakarya peningkatan kapasitas bagi bisnis lokal. Lokakarya ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yang bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif. Pendekatan yang lebih adaptif diterapkan untuk pengembangan ekonomi kreatif di IKN.

Program KUMPUL Lagi berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan kreativitas. Dengan demikian, produk-produk ekonomi kreatif dari masyarakat sekitar IKN dapat memiliki daya saing tinggi. Inisiatif ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi