Mobil POLI Perizinan DPMPTSP Banten Permudah Pedagang Dapatkan NIB Gratis Cepat
DPMPTSP Banten meluncurkan Mobil POLI Perizinan, sebuah inovasi jemput bola untuk mempermudah UMKM dan pedagang mendapatkan NIB gratis dan konsultasi perizinan langsung di lokasi. Ingin tahu bagaimana NIB gratis Banten ini bisa menggenjot investasi daerah
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten resmi meluncurkan layanan inovatif. Layanan ini berupa Mobil Pendampingan On The Spot Layanan Terintegrasi (POLI) Perizinan. Inisiatif ini bertujuan utama untuk mempermudah akses pedagang serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) secara cuma-cuma.
Peluncuran program jemput bola ini dilakukan di Pasar Baros, Kabupaten Serang, pada hari Senin, 6 April. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan upaya pemerintah daerah. Tujuannya untuk mendekatkan pelayanan perizinan sekaligus mengakselerasi target investasi di wilayah Banten.
Dengan adanya layanan Mobil POLI Perizinan, diharapkan seluruh pelaku usaha dapat segera mendaftarkan diri. Proses pengurusan NIB gratis Banten ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Pelaku usaha hanya perlu datang ke stan yang telah disediakan untuk mendapatkan NIB mereka dengan mudah dan cepat.
Inovasi Layanan Jemput Bola untuk NIB Gratis Banten
Kepala DPMPTSP Provinsi Banten, Virgojanti, menjelaskan bahwa layanan Mobil POLI Perizinan ini akan terus beroperasi secara berkelanjutan. Mobil ini direncanakan menyasar berbagai lokasi strategis di seluruh Banten. Target utamanya adalah pasar-pasar tradisional, kawasan industri nelayan, hingga sentra industri kecil dan kerajinan.
Virgojanti menambahkan, fleksibilitas layanan ini juga memungkinkan kelompok pelaku usaha untuk mengajukan permohonan khusus. Jika ada kebutuhan, tim perizinan dapat datang langsung ke lokasi mereka. Ini menunjukkan komitmen DPMPTSP untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan mengakses Mal Pelayanan Publik.
"Karena tidak semua masyarakat dekat dan bisa hadir ke mal pelayanan perizinan, maka kita yang dekatkan," ungkap Virgojanti. Selain memfasilitasi pengurusan NIB gratis Banten, layanan ini juga menyediakan konsultasi terkait Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Hal ini memastikan pelaku usaha mendapatkan dukungan komprehensif.
Antusiasme Pedagang Sambut Kemudahan NIB Gratis Banten
Kehadiran mobil perizinan keliling ini langsung disambut dengan antusiasme tinggi oleh puluhan pedagang di Pasar Baros. Mereka merasakan langsung manfaat dari kemudahan akses layanan perizinan ini. Respons positif ini menjadi indikator keberhasilan awal program DPMPTSP Banten.
Nurhayati (37), seorang pedagang di Pasar Baros, mengungkapkan rasa syukurnya atas layanan ini. Ia mengaku sangat terbantu karena proses pengurusan izin yang cepat dan efisien. Pengalamannya menunjukkan bahwa birokrasi perizinan dapat disederhanakan.
"Tadi saya mengurus sekitar 15 menit sudah beres dan Alhamdulillah sudah jadi NIB," tutur Nurhayati. Ia berharap program Mobil POLI Perizinan ini dapat terus berjalan dan memudahkan lebih banyak pedagang. Kemudahan mendapatkan NIB gratis Banten ini diharapkan mendorong legalitas usaha.
Dampak Positif Mobil POLI Perizinan bagi Investasi Daerah
Program Mobil POLI Perizinan tidak hanya berfokus pada kemudahan NIB gratis Banten bagi UMKM, tetapi juga memiliki tujuan strategis yang lebih luas. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong peningkatan investasi di Provinsi Banten. Dengan semakin banyaknya usaha yang memiliki NIB, data investasi daerah dapat tercatat lebih akurat.
Deden Apriandhi Hartawan menekankan pentingnya program ini dalam menggenjot target investasi daerah. NIB adalah identitas tunggal pelaku usaha dan menjadi dasar untuk berbagai perizinan lainnya. Dengan mempermudah NIB, pemerintah membuka gerbang bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif. Layanan jemput bola ini adalah salah satu wujud nyata komitmen tersebut. Diharapkan, kemudahan ini akan menarik lebih banyak investasi dan menciptakan lapangan kerja baru di Banten.
Sumber: AntaraNews