Kota-kota dengan Jumlah Orang Super Kaya Terbanyak di Dunia
Menurut laporan kekayaan global Altrata 2025, New York kini menjadi kota dengan jumlah miliarder terbanyak di dunia, diikuti oleh Hong Kong dan Los Angeles.
Hampir 20 persen dari jumlah total miliarder di dunia kini berkumpul di sepuluh kota besar. Laporan terbaru dari platform intelijen kekayaan Altrata menunjukkan bahwa kota-kota ini menjadi pusat bagi individu yang memiliki kekayaan bersih lebih dari USD 30 juta, yang setara dengan sekitar Rp 485 miliar.
Sebagai salah satu pusat keuangan terkemuka di dunia, New York menarik banyak pebisnis dan profesional dari sektor perbankan, keuangan, serta investasi. Sektor-sektor ini terus menjadi sumber kekayaan bagi miliarder dari generasi ke generasi.
Menurut laporan yang dirilis oleh CNBC, New York berada di posisi teratas dengan perbedaan yang mencolok, kini menjadi tempat tinggal bagi 21.380 orang super kaya. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah miliarder di New York meningkat sebesar 23,4 persen.
Laporan yang diterbitkan pada 30 September menyebutkan bahwa kenaikan jumlah miliarder ini disebabkan oleh bertambahnya warga lokal yang masuk ke dalam kategori ultra kaya, serta kedatangan pendatang baru yang memilih untuk menetap di kota tersebut.
Hongkong, Los Angeles, dan kota-kota lainnya menyusul
Hong Kong menempati posisi kedua dengan jumlah populasi orang kaya mencapai 17.215 individu, meningkat sebesar 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam sektor pasar modal, di mana valuasi IPO di Bursa Efek Hong Kong melonjak hingga delapan kali lipat pada awal tahun 2025, mencapai USD 14 miliar berdasarkan data dari Dealogic.
Di posisi ketiga, Los Angeles mengikuti dengan 11.680 orang ultra-kaya, mengalami pertumbuhan sebesar 24 persen dalam satu tahun terakhir. San Francisco dan Chicago juga mencatatkan pertumbuhan yang signifikan, dengan masing-masing 8.270 dan 7.530 orang ultra-kaya, keduanya mengalami kenaikan lebih dari 20 persen.
Selain itu, kota-kota lain yang termasuk dalam daftar 10 besar Altrata adalah Tokyo dengan 6.490 orang, London dengan 6.660 orang, Dallas dengan 6.530 orang, Washington DC dengan 6.460 orang, dan Houston dengan 5.900 orang. Sebagian besar dari kota-kota ini terletak di Amerika Serikat.
Hal ini tidak mengherankan, mengingat Amerika Serikat masih menjadi negara dengan jumlah orang super kaya terbanyak di dunia, tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan Tiongkok yang berada di posisi kedua.
Dari kalangan jutawan, hanya 1 persen yang termasuk dalam kelompok ultra-kaya
Altrata mencatat bahwa kelompok ultra-kaya hanya terdiri dari 1 persen populasi jutawan di seluruh dunia, namun mereka menguasai hampir setengah dari total kekayaan global. Diperkirakan hingga pertengahan tahun 2025, akan ada sekitar 510.810 individu yang memiliki kekayaan bersih melebihi USD 30 juta. Angka ini diprediksi akan meningkat menjadi hampir 677.000 orang pada tahun 2030.
Konsentrasi kekayaan yang tinggi di kota-kota besar seperti New York dan Hong Kong menunjukkan bahwa pusat keuangan internasional masih menjadi lokasi utama untuk pertumbuhan ekonomi serta akumulasi kekayaan pribadi. Hal ini menegaskan pentingnya lokasi geografis dalam pengaruh terhadap distribusi kekayaan di dunia.