Konsumsi Pertamax Lebaran 2026 Melonjak 33,9 Persen, Pertamina Pastikan Stok Aman
PT Pertamina Patra Niaga mencatat peningkatan signifikan pada Konsumsi Pertamax Lebaran 2026, naik 33,9 persen, seiring tingginya mobilitas masyarakat. Bagaimana Pertamina menjamin ketersediaan energi untuk memenuhi kebutuhan ini?
PT Pertamina Patra Niaga melaporkan adanya lonjakan rata-rata konsumsi harian Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax selama periode Lebaran 2026. Peningkatan ini mencapai 33,9 persen dibandingkan rata-rata normal pada Januari 2026.
Kenaikan konsumsi BBM ini terjadi antara tanggal 9 Maret hingga 26 Maret 2026, bertepatan dengan masa arus mudik dan balik. Fenomena ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat untuk perjalanan jarak jauh yang membutuhkan performa kendaraan optimal.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga telah memastikan ketersediaan energi tetap terjaga. Hal ini dilakukan selama periode Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
Peningkatan Konsumsi BBM Gasoline dan Produk Ramah Lingkungan
Selain Pertamax, jenis Pertamax Turbo juga mengalami peningkatan konsumsi harian rata-rata sebesar 33,7 persen pada periode Lebaran. Produk ini memang diperuntukkan bagi kendaraan dengan performa tinggi.
Yang menarik, Pertamax Green mencatat kenaikan rata-rata konsumsi harian tertinggi, mencapai 95,8 persen. Angka ini dibandingkan dengan rata-rata normal sebelum periode Lebaran.
Peningkatan signifikan pada Pertamax Green menunjukkan minat masyarakat yang semakin tinggi terhadap bahan bakar ramah lingkungan. Secara keseluruhan, konsumsi BBM jenis gasoline naik rata-rata 16 persen dari 9-26 Maret 2026.
Roberth Dumatubun menyatakan bahwa kenaikan konsumsi Pertamax Series menunjukkan preferensi masyarakat. Mereka memilih bahan bakar berkualitas untuk mendukung perjalanan mudik dan balik yang lebih nyaman serta efisien.
Tren Positif pada Gasoil, LPG, dan Avtur
Tidak hanya gasoline, tren konsumsi positif juga terlihat pada produk gasoil. Pertamina Dex mengalami kenaikan 27,4 persen, sementara Dexlite naik 4,9 persen dibandingkan rata-rata normal.
Puncak konsumsi BBM jenis gasoline tercatat pada 19 Maret 2026, dengan kenaikan mencapai 37,8 persen dari normal. Sementara itu, pada arus balik, puncaknya terjadi pada 26 Maret 2026, naik 20,1 persen.
Selain itu, konsumsi LPG juga meningkat sebesar 8,6 persen, dan avtur naik 4,0 persen. Kenaikan ini seiring dengan meningkatnya aktivitas rumah tangga dan transportasi udara selama libur Lebaran 2026.
Khusus untuk avtur, puncak konsumsi terjadi pada arus balik, yakni 25 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, konsumsi avtur melonjak hingga 22,1 persen dibandingkan kondisi normal.
Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Pertamina
Pertamina Patra Niaga telah mempersiapkan berbagai infrastruktur dan layanan tambahan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi energi selama periode libur Lebaran dan arus balik.
Untuk mendukung kebutuhan masyarakat, Pertamina menyiagakan 2.074 SPBU yang beroperasi 24 jam penuh. Sekitar 6.300 agen LPG juga disiagakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Layanan tambahan seperti motorist BBM dan LPG, 95 unit layanan modular BBM, dan 61 Kiosk Pertamina Siaga tersedia di berbagai titik strategis. Selain itu, 43 titik Serambi MyPertamina disediakan sebagai fasilitas istirahat bagi pemudik.
Masyarakat dapat mengakses informasi layanan dan kebutuhan energi melalui aplikasi MyPertamina atau Pertamina Contact Center 135. Layanan ini siaga 24 jam untuk membantu masyarakat.
Sumber: AntaraNews