Komisi IX DPR RI Dorong Investasi Budidaya Udang Vaname Kepri, Potensi Ekonomi Daerah Meningkat
Komisi IX DPR RI menyoroti potensi besar Budidaya Udang Vaname Kepri sebagai motor penggerak investasi. Sektor ini menjanjikan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, baru-baru ini menyatakan bahwa budidaya udang vaname memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak investasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Pernyataan ini disampaikan setelah Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja meninjau tambak udang vaname di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang pada Rabu.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung potensi ekonomi daerah yang dapat diperkuat melalui dukungan kebijakan pemerintah pusat. Sektor ini dinilai menjanjikan karena produktivitasnya yang tinggi, margin keuntungan besar, serta permintaan ekspor yang kuat.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus meningkatkan potensi besar Kepri di sektor perikanan budidaya.
Potensi Ekonomi dan Investasi Budidaya Udang Vaname
Nihayatul Wafiroh menegaskan bahwa budidaya udang vaname menawarkan prospek pengembalian investasi yang sangat menjanjikan. Investasi di sektor ini semakin menarik dengan adanya penerapan skema modern seperti shrimp estate dan teknologi intensif. Pendekatan ini mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan.
Komisi IX DPR RI secara aktif mendorong pengembangan sektor perikanan budidaya, khususnya udang vaname, di wilayah Kepri. Pengembangan ini diharapkan dapat menciptakan banyak lapangan kerja baru. Selain itu, sektor ini juga berpotensi besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.
Sebagai komisi yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial, Komisi IX melihat keterkaitan erat antara budidaya udang dengan perlindungan tenaga kerja. Hal ini mencakup standar kesehatan dan keselamatan kerja yang memadai. Penguatan jaminan sosial bagi para pekerja juga menjadi perhatian utama.
Dukungan Kebijakan dan Sinergi Pemerintah
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira, menyampaikan apresiasinya atas perhatian Komisi IX DPR RI terhadap penguatan sektor perikanan budidaya. Pihaknya sangat mengharapkan dukungan pemerintah pusat untuk terus meningkatkan produksi udang vaname. Optimalisasi potensi ini sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat Kepri.
Luki menjelaskan bahwa Provinsi Kepri memiliki potensi perikanan yang sangat besar, mencapai 1,1 juta ton per tahun. Potensi ini masih dapat ditingkatkan pemanfaatannya secara optimal. Udang vaname merupakan salah satu komoditas unggulan dengan nilai ekonomi tinggi di sektor budidaya.
Komoditas ini memiliki prospek besar, baik untuk pasar domestik maupun ekspor. Udang vaname juga dinilai strategis dalam mendukung target nasional. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong peningkatan ekspor udang sebesar 250 persen.
Kepri sebagai Pusat Perikanan Budidaya Unggulan
Dengan posisi geografis yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, Kepri memiliki keunggulan kompetitif. Wilayah ini sangat strategis sebagai kawasan pengembangan budidaya dan ekspor hasil perikanan. Keunggulan ini dapat dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak investasi.
Luki berharap kunjungan Komisi IX DPR RI ini dapat menjadi jembatan penguatan sinergi. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat krusial. Tujuannya adalah mendorong hadirnya kebijakan yang berpihak pada investasi berkualitas.
Pemerintah Provinsi Kepri berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi. Kolaborasi ini melibatkan DPR dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya adalah mendorong sektor kelautan dan perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah, khususnya bagi masyarakat pesisir di Kepri.
Sumber: AntaraNews