Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) dan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) telah memperkuat komitmen kolaborasi dan sinergi. Fokus utama kerja sama ini adalah pada peningkatan pertahanan udara serta pengawasan wilayah laut yang memiliki nilai strategis tinggi. Pertemuan penting yang mengukuhkan sinergi ini berlangsung di Gedung Daerah, Tanjungpinang, pada Senin, 27 Oktober, menandai langkah maju dalam menjaga kedaulatan.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, secara tegas menyatakan bahwa kehadiran TNI AL sangatlah vital bagi daerah ini. Peran aktif mereka secara signifikan berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan yang rentan. Selain itu, keberadaan TNI AL juga turut mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan di Kepulauan Riau.
Kepri dikenal dengan karakteristik geografisnya yang unik, mencakup 2.028 pulau dengan luas daratan hanya sekitar dua persen, sementara 98 persen sisanya adalah lautan. Kondisi ini menjadikan kesiapsiagaan dan dukungan penuh dari TNI AL sebagai faktor kunci yang tidak bisa ditawar. Hal ini esensial untuk memastikan keamanan wilayah, serta kelancaran investasi dan pembangunan yang berkesinambungan di seluruh penjuru provinsi.
Advertisement
Advertisement
Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura secara khusus menekankan urgensi untuk terus mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh unsur pertahanan. Kolaborasi ini menjadi sangat krusial, khususnya dalam upaya pengawasan wilayah laut dan udara yang memerlukan perhatian ekstra. Terlebih lagi, posisi geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, menuntut kewaspadaan tinggi.
Kerja sama strategis yang terjalin dengan Puspenerbal ini dinilai akan semakin memperkuat posisi Kepri sebagai salah satu provinsi beranda terdepan Indonesia di kawasan barat. Pengawasan perbatasan yang efektif dan terkoordinasi menjadi prioritas utama. Ini tidak hanya untuk menjaga kedaulatan, tetapi juga untuk mencegah berbagai potensi ancaman yang mungkin timbul dari wilayah perairan dan udara.
Dengan adanya dukungan penuh dari Puspenerbal, pengawasan wilayah udara dan laut Kepri diyakini akan dapat berjalan semakin optimal dan komprehensif. Sinergi ini tidak hanya krusial untuk memperkuat ketahanan daerah dari berbagai ancaman. Lebih dari itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi yang stabil di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
Advertisement
Advertisement
Di sisi lain, Komandan Puspenerbal, Laksamana Muda TNI Bayu Alisyahbana, menyampaikan komitmen kuat pihaknya untuk terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepri. Komitmen ini menunjukkan keseriusan TNI AL dalam mendukung keamanan maritim dan udara di salah satu wilayah terpenting Indonesia. Peningkatan koordinasi ini diharapkan dapat menciptakan sistem pertahanan yang lebih terintegrasi.
Laksamana Muda Bayu secara eksplisit menegaskan bahwa seluruh unsur udara TNI AL siap sedia membantu Pemprov Kepri dalam berbagai kebutuhan. Bantuan ini mencakup penggunaan pesawat atau helikopter untuk melakukan peninjauan wilayah dari udara. Fasilitas ini sangat berguna untuk pemantauan kondisi geografis, pergerakan di laut, serta potensi pelanggaran di perbatasan yang luas.
"Kami siap mendukung pemerintah daerah sepenuhnya," ujar Laksamana Muda Bayu, mengutip pernyataannya. "Bila Pemprov Kepri membutuhkan unsur udara untuk meninjau wilayah dari atas, baik menggunakan pesawat maupun helikopter, kami siap memfasilitasi dengan sigap." Pernyataan ini menegaskan dukungan penuh Puspenerbal dalam menjaga keamanan dan kedaulatan Kepri, serta mendukung pembangunan daerah melalui pengawasan yang efektif.
Advertisement
Sumber: AntaraNews