Kemenkop Genjot Peningkatan SDM Kopdes Merah Putih, Targetkan Puluhan Ribu Peserta
Kementerian Koperasi terus fokus pada Peningkatan SDM Kopdes Merah Putih melalui pelatihan dan magang, menargetkan puluhan ribu pengurus dan pendamping di seluruh Indonesia.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) secara konsisten berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor koperasi. Program ini difokuskan pada pendamping dan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Inisiatif strategis ini bertujuan untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di seluruh Indonesia.
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, membuka Pelatihan Hubungan Industrial Pancasila pada Senin lalu. Acara tersebut juga menandai Peningkatan Kapasitas SDM Pengurus Kopdes Merah Putih Tahun 2025 di Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memajukan koperasi.
Program ini didanai melalui anggaran dekonsentrasi tahun 2025 dan menargetkan 161.210 pengurus serta 19.015 pendamping. Mereka tersebar di 514 kabupaten/kota dan 38 provinsi di seluruh tanah air. Pelatihan dan magang menjadi metode utama dalam mencapai tujuan besar ini.
Progres dan Target Peningkatan SDM Kopdes Merah Putih
Realisasi program Peningkatan SDM Kopdes Merah Putih menunjukkan progres yang bervariasi di 38 provinsi. Destry Anna Sari mengungkapkan bahwa pelatihan pendamping telah diikuti 11.415 peserta. Angka ini mencapai 61 persen dari target awal sebanyak 18.839 orang. Sebelas provinsi dijadwalkan akan merampungkan pelatihan ini pada pekan kedua November 2025.
Sementara itu, untuk pelatihan pengurus koperasi, capaiannya masih sekitar 10,70 persen per 7 November 2025. Sebanyak 17.558 peserta telah mengikuti program dari total target 161.210 orang. Proses pelatihan saat ini masih berlangsung intensif di delapan provinsi. Kemenkop terus mendorong percepatan realisasi target ini demi kualitas SDM koperasi yang lebih baik.
Destry Anna Sari menegaskan, "Realisasi pelatihan menunjukkan progres bervariasi dari 38 provinsi. Untuk pelatihan pendamping sebanyak 11.415 peserta dari target 18.839 atau mencapai 61 persen." Pernyataan ini menunjukkan komitmen Kemenkop dalam memantau dan mengevaluasi setiap tahapan program. Upaya ini penting untuk memastikan efektivitas Peningkatan SDM Kopdes Merah Putih.
Sinergi Lintas Kementerian dan Materi Pelatihan Komprehensif
Selain melalui dana dekonsentrasi, dukungan untuk Peningkatan SDM Kopdes Merah Putih juga datang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja turut berkontribusi. Mereka menyediakan pelatihan bagi 200 pengurus Kopdes Merah Putih di dua lokasi. Pelatihan ini berlangsung di Bogor pada 10–12 November 2025 dan di Bekasi pada 17–19 November 2025.
Destry menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan dan model bisnis Kopdes Merah Putih. Hal ini sejalan dengan amanat Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Keppres tersebut mengatur tentang Satuan Tugas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Penguatan ini krusial untuk memastikan koperasi dapat beroperasi secara efektif dan berkelanjutan.
Narasumber dalam pelatihan ini berasal dari berbagai kementerian dan lembaga terkemuka. Mereka termasuk perwakilan dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kemenkop sendiri, serta praktisi profesional. Materi pelatihan yang diberikan sangat komprehensif. Ini meliputi hubungan industrial Pancasila, tata kelola koperasi, model bisnis dan digitalisasi koperasi, pembukuan, pengembangan inovasi desa, hingga penyusunan proposal pembiayaan.
Sumber: AntaraNews