JETE Siap Bersaing Global, Dorong Inovasi dan Ekosistem Bisnis Teknologi Lokal
Jenama lokal JETE menyatakan kesiapan untuk bersaing di pasar global, didukung strategi inovasi produk dan penguatan ekosistem bisnis teknologi yang solid.
JETE, jenama teknologi lokal asal Surabaya, Jawa Timur, secara tegas mengumumkan kesiapan mereka untuk bersaing di kancah global. CEO JETE dan Doran Group, Jhonny Thio Doran, optimis bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk melahirkan merek teknologi berdaya saing tinggi. Pernyataan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya strategis perusahaan untuk memperkuat posisinya di tengah ketatnya kompetisi pasar internasional.
Kesiapan JETE ini didukung oleh strategi komprehensif yang berfokus pada pembangunan ekosistem bisnis yang solid. Ekosistem ini mencakup pengembangan jaringan distribusi yang luas, peningkatan pengalaman ritel bagi pelanggan, hingga penyediaan layanan purna jual yang berkualitas. Pendekatan holistik ini dirancang untuk memastikan produk JETE tidak hanya relevan di pasar lokal, tetapi juga siap untuk menembus pasar internasional.
Inovasi produk menjadi prioritas utama JETE dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat. Perusahaan terus meningkatkan kualitas produknya melalui penerapan teknologi terkini dan standar internasional yang ketat. Langkah strategis ini diharapkan dapat mempercepat langkah JETE menuju pengakuan dan dominasi di pasar regional serta global.
Strategi JETE Memperkuat Daya Saing Global
Jhonny Thio Doran menegaskan bahwa inovasi produk adalah inti dari strategi JETE untuk memperkuat daya saing di pasar global. Perusahaan secara konsisten mengadopsi teknologi terbaru dan menerapkan standar kualitas internasional pada setiap produknya. Hal ini memastikan bahwa produk JETE tidak hanya memenuhi ekspektasi konsumen lokal tetapi juga siap untuk pasar internasional.
Selain inovasi, JETE juga fokus pada pembangunan ekosistem bisnis yang kokoh. Ekosistem ini mencakup jaringan distribusi yang luas, pengalaman ritel yang memuaskan pelanggan, dan layanan purna jual yang responsif. Pendekatan holistik ini bertujuan untuk menciptakan fondasi yang kuat bagi pertumbuhan berkelanjutan JETE.
Sebagai bagian dari strategi ekspansi global, JETE merencanakan penguatan kolaborasi lintas sektor. Perusahaan juga memiliki rencana untuk mengembangkan entitas di Shenzhen, Tiongkok, yang dikenal sebagai pusat industri teknologi dunia. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat transfer teknologi, meningkatkan efisiensi pasokan produk, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas.
Ekspansi Pasar dan Pengakuan Industri
Strategi JETE terbukti efektif dengan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Tercatat hingga tahun 2025, jenama ini telah melampaui 150 toko di berbagai kota di Indonesia. Perusahaan menargetkan untuk mencapai 200 toko pada tahun 2026, menunjukkan respons positif dari pasar domestik terhadap jenama lokal yang mampu menghadirkan kualitas dan kepercayaan.
Pertumbuhan pesat ini tidak hanya mengindikasikan keberhasilan bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif pada penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah. Ekspansi jaringan distribusi dan operasional JETE telah membuka banyak peluang pekerjaan. Ini menunjukkan kontribusi JETE terhadap perekonomian nasional melalui pengembangan ekosistem gadget.
Keberhasilan Jhonny Thio Doran juga diakui secara luas, dengan masuknya ia dalam daftar Fortune Indonesia 40 Under 40 tahun ini. Penghargaan ini menyoroti pemimpin muda berpengaruh yang berhasil menciptakan dampak nyata melalui inovasi, kepemimpinan, dan kontribusi ekonomi. Pencapaian ini tidak hanya menandai keberhasilan personal, tetapi juga menjadi simbol meningkatnya daya saing perusahaan teknologi lokal di tengah kompetisi global.
“Penghargaan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi perusahaan untuk mempercepat langkah menuju pasar regional dan global,” ujar Jhonny Thio Doran. Pengakuan ini memotivasi JETE untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan pasarnya, memperkuat posisi jenama lokal di kancah internasional.
Sumber: AntaraNews