Harga Terbaru Emas di Pegadaian, Antam, dan UBS 15 April 2025
Harga emas dunia berpotensi menguat dalam perdagangan hari ini.
Harga emas batangan di Pegadaian kembali menunjukkan pergerakan pada Kamis, 15 Mei 2025. Merek Antam dan Galeri24 mengalami kenaikan tipis, sementara harga emas UBS tetap stabil. Meskipun kenaikannya tidak signifikan, tren ini mencerminkan dinamika pasar logam mulia yang dipengaruhi oleh kondisi global dan ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat.
Berdasarkan informasi resmi dari situs Pegadaian, harga emas Antam naik sebesar Rp2.000 menjadi Rp1.960.000 per gram, setelah sebelumnya sempat anjlok hingga Rp22.000. Kenaikan serupa juga terjadi pada Galeri24 yang naik ke Rp1.882.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp1.880.000. Sementara itu, harga emas UBS tidak mengalami perubahan, tetap berada di Rp1.914.000 per gram.
Harga Emas Antam:
- 0,5 gram: Rp1.032.000
- 1 gram: Rp1.960.000
- 5 gram: Rp9.564.000
- 10 gram: Rp19.071.000
- 100 gram: Rp189.942.000
- 1.000 gram: Rp1.897.838.000
Harga Emas UBS:
- 0,5 gram: Rp1.035.000
- 1 gram: Rp1.914.000
- 5 gram: Rp9.384.000
- 10 gram: Rp18.670.000
- 100 gram: Rp185.867.000
- 500 gram: Rp927.966.000
Harga Emas Galeri24:
- 0,5 gram: Rp988.000
- 1 gram: Rp1.882.000
- 5 gram: Rp9.198.000
- 10 gram: Rp18.346.000
- 100 gram: Rp182.772.000
- 1.000 gram: Rp1.825.913.000
Waktu yang tepat untuk membeli?
Di sisi global, analis emas Ibrahim Assuaibi memprediksi bahwa harga emas dunia berpotensi menguat dalam perdagangan hari ini. Ia memperkirakan harga akan bergerak menuju USD 3.292 per troy ounce, didorong oleh kondisi makroekonomi yang mendukung peningkatan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.
“Harga emas kemungkinan besar akan kembali naik. Salah satu pemicunya adalah rilis data inflasi yang sesuai dengan ekspektasi pasar dan terus menunjukkan penurunan,” kata Ibrahim kepada Liputan6.com, Kamis (15/5).
Penurunan angka inflasi tersebut memicu spekulasi bahwa Bank Sentral AS (The Fed) berpotensi memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Langkah ini secara historis dikenal sebagai pemicu naiknya harga emas, karena menurunkan opportunity cost untuk memegang aset tanpa imbal hasil seperti logam mulia.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas
Di tengah ketidakpastian geopolitik dan volatilitas pasar keuangan global, banyak investor kembali melirik emas sebagai aset lindung nilai. Meskipun fluktuatif, emas masih dianggap sebagai instrumen yang stabil dalam jangka panjang.
Kenaikan harga yang terjadi di Pegadaian, meskipun hanya tipis, mencerminkan sentimen pasar yang positif terhadap prospek logam mulia ini, seiring dengan faktor-faktor fundamental global yang sedang bergeser.