Harga Emas Pegadaian Hari Ini 18 September 2025: Antam dan Galeri24 Naik Tajam
Berikut adalah informasi lengkap mengenai harga emas dari Pegadaian, Anta, Galeri24, dan UBS yang berlaku pada Kamis, 18 September 2025.
Pada hari Kamis, 18 September 2025, dua dari tiga produk logam mulia, yaitu Antam dan Galeri24, mengalami peningkatan harga di Pegadaian.
Harga jual emas Antam meningkat sebesar Rp 10.000, menjadi Rp 2.204.000 per gram, dibandingkan sebelumnya yang berada di angka Rp 2.194.000 per gram.
Begitu juga dengan harga emas Galeri24 yang naik Rp 11.000, sehingga harganya menjadi Rp 2.105.000 per gram dari Rp 2.094.000 per gram.
Di sisi lain, harga emas UBS mengalami penurunan, ditetapkan pada Rp 2.116.000 per gram, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 2.126.000 per gram.
Emas Galeri24 tersedia dalam berbagai pilihan kuantitas, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram.
Sedangkan emas UBS dapat dibeli dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram. Berikut ini adalah daftar lengkap harga emas Pegadaian untuk masing-masing produk, yang diambil dari sumber Antara:
Harga emas UBS:
- Harga emas UBS 0,5 gram: Rp 1.144.000
- Harga emas UBS 1 gram: Rp 2.116.000
- Harga emas UBS 2 gram: Rp 4.199.000
- Harga emas UBS 5 gram: Rp 10.373.000
- Harga emas UBS 10 gram: Rp 20.683.000
- Harga emas UBS 25 gram: Rp 51.491.000
- Harga emas UBS 50 gram: Rp 102.771.000
- Harga emas UBS 100 gram: Rp 205.460.000
- Harga emas UBS 250 gram: Rp 513.498.000
- Harga emas UBS 500 gram: Rp 1.025.786.000
Harga emas di Galeri24 dan Antam
Harga Emas Galeri24:
- Emas Galeri24 0,5 gram dibanderol dengan harga Rp 1.104.000.
- Untuk emas Galeri24 1 gram, harganya mencapai Rp 2.105.000.
- Harga emas Galeri24 2 gram adalah Rp 4.147.000.
- Harga emas Galeri24 untuk ukuran 5 gram adalah Rp 10.289.000.
- Emas Galeri24 10 gram dijual seharga Rp 20.524.000.
- Harga untuk emas Galeri24 25 gram adalah Rp 51.184.000.
- Emas Galeri24 50 gram dapat dibeli dengan harga Rp 102.285.000.
- Untuk emas Galeri24 100 gram, harganya adalah Rp 204.470.000.
- Harga emas Galeri24 250 gram mencapai Rp 510.920.000.
- Emas Galeri24 500 gram dijual seharga Rp 1.021.335.000.
- Harga untuk emas Galeri24 1.000 gram adalah Rp 2.042.670.000.
Harga Emas Antam:
- Emas Antam 0,5 gram dibanderol pada harga Rp 1.155.000.
- Harga emas Antam 1 gram adalah Rp 2.204.000.
- Emas Antam 2 gram dijual seharga Rp 4.346.000.
- Untuk emas Antam 3 gram, harganya mencapai Rp 6.492.000.
- Harga emas Antam 5 gram adalah Rp 10.785.000.
- Emas Antam 10 gram dapat dibeli dengan harga Rp 21.513.000.
- Harga untuk emas Antam 25 gram adalah Rp 53.650.000.
- Emas Antam 50 gram dijual seharga Rp 107.217.000.
- Harga emas Antam 100 gram mencapai Rp 214.352.000.
- Emas Antam 250 gram dapat dibeli seharga Rp 535.604.000.
- Untuk emas Antam 500 gram, harganya adalah Rp 1.070.989.000.
- Harga emas Antam 1.000 gram adalah Rp 2.141.936.000.
Harga emas di pasar internasional
Harga emas mencapai titik tertinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya pada perdagangan Rabu, 17 September 2025.
Kenaikan harga ini terjadi setelah Federal Reserve (the Fed) mengurangi suku bunga sebesar 25 basis poin dan memberikan sinyal akan adanya pelonggaran kebijakan yang berlanjut hingga akhir tahun 2025.
Situs CNBC melaporkan pada Kamis (18/9) bahwa harga emas di pasar spot mengalami penurunan sebesar 0,2% menjadi USD 3.681,39 per ounce, setelah sebelumnya mencapai rekor tertinggi di USD 3.707,40 pada awal sesi perdagangan.
Di sisi lain, harga emas berjangka di Amerika Serikat untuk pengiriman bulan Desember ditutup lebih rendah sebesar 0,2% di angka USD 3.717,8. Selain itu, dolar AS mengalami pelemahan, yang menjadikan emas yang dinyatakan dalam dolar Amerika Serikat lebih menarik bagi para pemegang mata uang lainnya.
"Pencapaian emas ke level tertinggi sepanjang masa menjadi hasil dari ekspektasi akan kondisi suku bunga yang lebih rendah pada masa mendatang, dan itu dimulai dengan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin hari ini," ujar Direktur High Ridge Futures, David Meger.
Penurunan suku bunga oleh The Fed
Tahun ini menandai pemangkasan suku bunga oleh The Fed, setelah periode tanpa perubahan kebijakan sejak Desember, di mana mereka telah menurunkan suku bunga sebanyak tiga kali pada tahun 2024.
Pemotongan suku bunga ini, bersama dengan proyeksi yang menunjukkan adanya dua pemangkasan tambahan sebesar 25 basis poin pada sisa pertemuan kebijakan tahun ini.
Mengindikasikan bahwa para pejabat The Fed mulai meremehkan risiko bahwa kebijakan perdagangan pemerintahan Trump dapat memicu inflasi yang berkelanjutan.
Mereka kini lebih fokus pada kekhawatiran terkait pelemahan pertumbuhan ekonomi dan kemungkinan meningkatnya angka pengangguran.
Ketika suku bunga mengalami penurunan, emas sering kali menjadi pilihan menarik bagi para investor.
Hal ini disebabkan oleh imbal hasil yang lebih rendah, yang pada gilirannya mengurangi biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Dengan kondisi ini, banyak investor beralih ke emas sebagai alternatif investasi untuk melindungi nilai kekayaan mereka di tengah ketidakpastian ekonomi.
Perkiraan Harga Emas
Para analis menyatakan bahwa rekor tertinggi harga emas tahun ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk pembelian yang konsisten oleh bank sentral, diversifikasi dari penggunaan dolar AS, serta tingginya permintaan akan aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan perdagangan.
Selain itu, pelemahan nilai dolar secara umum juga berkontribusi pada lonjakan harga. Harga emas batangan, yang sering dianggap sebagai alat perlindungan terhadap ketidakpastian, telah meningkat lebih dari 40% sepanjang tahun ini.
Ke depan, para analis memproyeksikan bahwa harga emas akan bergerak dalam kisaran USD 3.600 hingga USD 3.900 dalam jangka pendek hingga menengah.
Mereka juga melihat kemungkinan harga emas dapat mencapai USD 4.000 tahun depan jika ketidakpastian dalam ekonomi dan geopolitik masih berlanjut.
Sesuai dengan pandangan para analis, "Rekor tertinggi emas tahun ini telah didukung oleh pembelian berkelanjutan oleh bank sentral, diversifikasi dari dolar AS, permintaan safe haven yang kuat di tengah ketegangan geopolitik dan perdagangan, serta pelemahan dolar secara luas."
Meningkatnya harga emas ini mencerminkan ketidakpastian yang melanda pasar global dan keinginan investor untuk mencari perlindungan.
Dengan kondisi yang tidak menentu, para investor cenderung beralih ke emas sebagai aset yang lebih aman. Oleh karena itu, penting untuk memantau perkembangan selanjutnya yang dapat mempengaruhi harga emas di masa mendatang.