TNI Ajak Warga Ambon Perkuat Pelestarian Lingkungan Pesisir Melalui Penanaman Pohon dan Mangrove

TNI mengajak masyarakat Ambon untuk aktif dalam upaya Pelestarian Lingkungan Pesisir Ambon melalui penanaman pohon dan mangrove, menekankan pentingnya kolaborasi untuk keberlanjutan ekosistem.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
TNI Ajak Warga Ambon Perkuat Pelestarian Lingkungan Pesisir Melalui Penanaman Pohon dan Mangrove
TNI mengajak masyarakat Ambon untuk aktif dalam upaya Pelestarian Lingkungan Pesisir Ambon melalui penanaman pohon dan mangrove, menekankan pentingnya kolaborasi untuk keberlanjutan ekosistem. (AntaraNews)

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengajak seluruh lapisan masyarakat di Ambon, Maluku, untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir. Ajakan ini diwujudkan melalui serangkaian kegiatan penanaman pohon dan mangrove yang baru-baru ini dilaksanakan di beberapa lokasi. Inisiatif ini bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem serta menjamin keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam gerakan penghijauan ini. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga lingkungan. Lokasi penanaman meliputi Desa Tawiri untuk pohon dan Desa Hunuth untuk mangrove, menunjukkan fokus pada dua jenis ekosistem vital.

Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnb Adhi Safarul Akbar, menegaskan bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Ia menekankan bahwa sinergi dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini. Penanaman bibit pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Ambon.

Kolonel Pnb Adhi Safarul Akbar, Komandan Lanud Pattimura, mengungkapkan bahwa menanam pohon adalah bentuk investasi untuk masa depan. Menurutnya, pohon yang ditanam hari ini akan memberikan beragam manfaat, mulai dari peningkatan kualitas udara hingga pencegahan erosi tanah. Hal ini juga akan menciptakan lingkungan yang lebih asri dan nyaman bagi seluruh warga.

Adhi juga menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi tanggung jawab kolektif. Kegiatan penghijauan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan sebuah investasi jangka panjang. Tujuannya adalah untuk menjaga keseimbangan ekosistem alam dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan gerakan menanam pohon sebagai budaya yang terus dilakukan secara berkesinambungan. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat sangat krusial. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan manfaat pelestarian lingkungan dapat dirasakan oleh generasi sekarang dan yang akan datang.

Kegiatan penanaman bibit pohon di Desa Tawiri, Kota Ambon, melibatkan partisipasi aktif dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Selain penanaman pohon, fokus pelestarian juga diperluas ke kawasan pesisir. Penanaman mangrove dilakukan di Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, sebagai upaya vital menjaga ekosistem pantai.

Sedikitnya 100 anakan mangrove ditanam dalam kegiatan ini, dengan melibatkan masyarakat setempat secara langsung. Penanaman mangrove ini merupakan bagian dari kampanye pentingnya menjaga wilayah pesisir dari ancaman abrasi. Ekosistem mangrove memiliki peran krusial dalam melindungi garis pantai dari dampak gelombang laut dan erosi.

Asisten Teritorial Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut IX, Kolonel Laut (P) Pilipus Sri Suharto, menyatakan dukungan penuh TNI Angkatan Laut. Keikutsertaan ini merupakan bentuk komitmen terhadap program pelestarian lingkungan hidup, khususnya untuk ekosistem pesisir. TNI AL menyadari pentingnya menjaga keanekaragaman hayati laut dan pesisir.

Kolonel Laut (P) Pilipus Sri Suharto berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi dan koordinasi antara berbagai pihak. TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sinergi ini juga mendukung keamanan dan kesejahteraan masyarakat Maluku secara keseluruhan.

Pelestarian lingkungan pesisir Ambon bukan hanya tentang menanam, tetapi juga tentang membangun kesadaran kolektif. Edukasi dan partisipasi aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan jangka panjang. Dengan demikian, Ambon dapat terus memiliki lingkungan yang sehat dan lestari.

Inisiatif seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi daerah lain. Upaya menjaga lingkungan adalah investasi tak ternilai bagi keberlanjutan kehidupan. Komitmen bersama akan memastikan bahwa kekayaan alam Maluku tetap terjaga untuk generasi yang akan datang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi