Gotong Royong Kunci Percepatan Pembangunan KDMP Lampung Selatan, Target Rampung Januari 2026
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan gotong royong menjadi kunci utama percepatan pembangunan gerai dan gudang KDMP. Program ini ditargetkan rampung Januari 2026 untuk perkuat ekonomi desa.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menargetkan percepatan pembangunan gerai dan gudang program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayahnya. Bupati Radityo Egi Pratama menekankan pentingnya semangat gotong royong dari seluruh pihak terkait untuk mencapai target tersebut. Program ini diharapkan selesai pada akhir Januari 2026, sejalan dengan persiapan peluncuran nasional KDMP.
Bupati Radityo Egi Pratama secara tegas menyatakan bahwa kolaborasi dan kerja sama antar perangkat daerah menjadi fondasi utama. Hal ini diperlukan guna memastikan seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Percepatan penyelesaian aset lahan menjadi fokus utama yang harus segera ditangani oleh instansi terkait.
Program KDMP memiliki dampak signifikan terhadap penguatan ekonomi desa serta kemandirian masyarakat di Lampung Selatan. Oleh karena itu, Pemkab Lampung Selatan berkomitmen penuh untuk mendukung keberhasilan proyek ini. Sinergi antara pemerintah daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi krusial dalam mewujudkan tujuan tersebut.
Komitmen Pemkab Lampung Selatan untuk Percepatan Pembangunan KDMP
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, secara langsung meminta seluruh perangkat daerah untuk bergerak cepat dalam penyelesaian aset lahan. Terutama pada titik-titik yang belum masuk zona portal, proses ini harus segera dituntaskan. "Saya minta seluruh perangkat daerah mempercepat penyelesaian aset lahan, terutama pada titik yang belum masuk zona portal. Saya juga minta BPKAD dan Dinas PMD segera berkoordinasi dengan camat untuk mempercepat penetapan lahan. Semua harus bergerak bersama,” kata Bupati di Kalianda Kamis.
Rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah digelar untuk membahas langkah-langkah strategis. Pertemuan ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan gerai dan gudang koperasi yang telah ditetapkan target penyelesaiannya. Program KDMP ini merupakan bagian penting dari persiapan peluncuran nasional yang dijadwalkan pada 31 Januari 2026.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memberikan dukungan penuh terhadap penyelesaian pembangunan fasilitas KDMP ini. Program ini diyakini akan memberikan kontribusi besar dalam memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kemandirian masyarakat setempat. "Kita prioritaskan agar program ini berjalan sukses. Target 31 Januari 2026 harus siap, dan Pemkab Lampung Selatan siap membantu sepenuhnya,” ucapnya.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Forkopimda, pembangunan fasilitas KDMP diharapkan dapat rampung tepat waktu. Keberhasilan program ini akan membawa manfaat langsung bagi masyarakat desa di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Gotong royong menjadi semangat utama dalam mewujudkan cita-cita pembangunan ini.
Progres Fisik dan Transparansi Pelaksanaan Program KDMP
Dandim 0421/Lampung Selatan, Letkol Kav M. Nuril Ambiyah, turut menyampaikan laporan mengenai perkembangan fisik pembangunan gerai dan pergudangan KDMP. Ia menyebutkan bahwa progres pembangunan telah mencapai tahap yang signifikan. Anggaran pembangunan telah diterima melalui rekening kesatuan, memastikan kelancaran finansial proyek.
Kodim 0421/LS berperan aktif dalam melakukan pendampingan ketat terhadap seluruh proses pelaksanaan. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. "Pekerjaan ini kami lakukan secara transparan. Aturan ada, pendampingan ada, dan desa menjadi ujung tombak pelaksanaan," ujar dia.
Secara keseluruhan, terdapat 119 titik lokasi pembangunan gerai dan gudang KDMP yang tersebar di Lampung Selatan dan Pesawaran. Dua titik lokasi telah memulai pembangunan sejak akhir Oktober lalu, menunjukkan komitmen awal yang kuat. Seluruh pekerjaan konstruksi ditargetkan rampung sebelum peluncuran nasional program KDMP.
Meskipun demikian, tantangan utama yang masih dihadapi adalah ketersediaan lahan di beberapa desa. Oleh karena itu, percepatan penetapan lokasi menjadi prioritas yang harus segera diselesaikan. Kolaborasi antara BPKAD, Dinas PMD, dan camat sangat diperlukan untuk mengatasi kendala lahan demi kelancaran pembangunan KDMP.
Sumber: AntaraNews