Forkopimda Gorontalo Pastikan Stabilitas Harga Bapokting Jelang Ramadhan 2026
Forkopimda Kota Gorontalo bergerak cepat memastikan stabilitas harga bapokting jelang Ramadhan 2026. Hasil sidak di pasar dan gudang distributor menunjukkan ketersediaan serta harga masih aman dan terkendali.
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Gorontalo mengambil langkah proaktif untuk menjamin ketersediaan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting). Upaya ini dilakukan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Setelah menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, jajaran Forkopimda langsung melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi. Kapolresta Gorontalo Kota Komisaris Besar Polisi Suryono memimpin langsung kegiatan di lapangan pada Sabtu (15/2).
Sidak ini bertujuan untuk memastikan secara langsung bahwa harga dan stok bapokting di Kota Gorontalo berada dalam kondisi stabil. Langkah strategis ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat selama bulan Ramadhan.
Hasil Sidak: Harga dan Ketersediaan Bapokting Terkendali
Dalam pelaksanaan sidak, Forkopimda Kota Gorontalo menyasar beberapa pusat perbelanjaan utama. Tim gabungan mendatangi Pasar Sentral Kota Gorontalo serta beberapa gudang distributor pangan yang ada di wilayah tersebut.
Dari hasil peninjauan lapangan, Forkopimda belum menemukan adanya indikasi selisih harga yang signifikan. Tidak ada pula penjualan bapokting yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
Dialog langsung dengan para pedagang juga dilakukan untuk mendapatkan informasi akurat mengenai kondisi pasar. Dari interaksi tersebut, dapat disimpulkan bahwa harga jual bapokting masih dalam batas normal dan wajar.
Selain itu, ketersediaan pasokan bapokting diyakini masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga. Stok yang memadai ini penting dalam menyambut peningkatan permintaan menjelang dan selama bulan Ramadhan.
Komitmen Forkopimda Jaga Stabilitas Pasar
Sidak ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama dalam rapat koordinasi Forkopimda. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan ekonomi masyarakat Kota Gorontalo.
Langkah ini menjadi strategi efektif untuk mendeteksi potensi masalah ketersediaan atau kenaikan harga sejak dini. Dengan demikian, intervensi dapat dilakukan sebelum masalah tersebut meluas dan merugikan konsumen.
Kapolresta Suryono menegaskan bahwa kondisi bapokting di Kota Gorontalo saat ini masih stabil. Ia menyatakan, "Untuk wilayah Kota Gorontalo kami pastikan masih stabil, dan ke depan kita bersama-sama unsur terkait melakukan pemantauan."
Pemantauan ini akan terus dilakukan secara intensif demi memastikan tidak ada gejolak harga. Tujuannya agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga.
Edukasi dan Keamanan di Pusat Perbelanjaan
Selain fokus pada harga dan stok, Kapolresta Suryono juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Edukasi ini disampaikan kepada pedagang dan pengunjung di setiap pusat perbelanjaan yang dikunjungi.
Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Lingkungan pasar yang aman dan tertib mendukung kelancaran aktivitas ekonomi.
Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan suasana kondusif. Hal ini krusial terutama menjelang momen-momen penting seperti bulan Ramadhan.
Dengan adanya edukasi ini, diharapkan kesadaran kolektif untuk menjaga keamanan meningkat. Ini akan menciptakan lingkungan belanja yang nyaman dan aman bagi semua pihak di Kota Gorontalo.
Sumber: AntaraNews