Fantastis! Riau Temukan Cadangan Migas WK Rokan 724 Juta Barel, Gubernur Berharap Berkah Ekonomi
Gubernur Riau Abdul Wahid menyambut positif temuan cadangan migas WK Rokan sebesar 724 juta barel setara minyak, berharap membawa dampak signifikan bagi perekonomian daerah.
Pemerintah Provinsi Riau menyambut gembira kabar penemuan cadangan minyak dan gas (migas) baru yang signifikan di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Temuan ini mencapai 724 juta barel setara minyak (BOE), yang merupakan jenis sumber energi migas nonkonvensional.
Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyatakan respons positifnya atas informasi tersebut yang disampaikan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri. Abdul Wahid ketika dikonfirmasi mengaku sudah mendengar hal tersebut. "Iya sudah (tahu), ini 'unconventional drilling'. Semoga membawa berkah bagi Riau," katanya di Pekanbaru, Sabtu.
Cadangan migas nonkonvensional ini sebelumnya sulit dieksploitasi dengan metode konvensional. Penemuan ini diharapkan dapat memberikan dorongan besar bagi sektor energi nasional dan membawa dampak positif bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat Riau.
Potensi Besar Migas Nonkonvensional di WK Rokan
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, melaporkan temuan cadangan migas baru di WK Rokan itu dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta. Ia menyatakan, "Dari sisi operasional Pertamina mencatat beberapa capaian, di antaranya temuan cadangan migas baru sebesar 724 juta barrel oil equivalent di wilayah kerja Rokan."
Cadangan sebesar 724 juta barel setara minyak (BOE) ini menunjukkan potensi besar yang belum termanfaatkan di WK Rokan. Jenis migas nonkonvensional memerlukan teknologi dan metode eksplorasi khusus untuk dapat diangkat ke permukaan.
Selama ini, sumber energi tersebut belum bisa dieksploitasi secara optimal karena tantangan teknis. Namun, dengan kemajuan teknologi, kini terbuka peluang baru untuk memanfaatkan kekayaan alam ini, yang menjadi harapan baru bagi ketahanan energi nasional.
Upaya Eksplorasi Pertamina Hulu Rokan dan Harapan Ekonomi
Pertamina Hulu Rokan (PHR), sebagai pengelola WK Rokan setelah alih kelola dari PT Chevron Pacific Indonesia, terus menggencarkan upaya penemuan sumur baru. Eksplorasi kali ini difokuskan pada pencarian migas nonkonvensional.
Untuk mewujudkan hal tersebut, PHR telah melakukan tajak sumur Gulamo dan Kelok pada tahun 2023 dan 2024. Proses tajak ini merupakan langkah awal eksplorasi migas dengan mencari langsung ke induk batuan yang mengandung migas pada kedalaman hampir tiga kilometer.
Gubernur Abdul Wahid menegaskan bahwa penemuan cadangan migas WK Rokan ini harus memberikan manfaat nyata bagi daerah. Pemanfaatan cadangan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi energi nasional, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian lokal.
Dampak positif yang diharapkan mencakup peningkatan pendapatan daerah, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan infrastruktur pendukung. Semua ini berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Riau secara berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews