Fakta Radiasi Tower Transmisi Rendah, PLN UIP Sulawesi Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan untuk Publik
PLN UIP Sulawesi gencar edukasi keselamatan ketenagalistrikan, termasuk klarifikasi radiasi tower transmisi yang rendah. Pahami pentingnya K3 demi keamanan bersama!
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi secara proaktif menyelenggarakan edukasi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di area proyek kelistrikan untuk masyarakat umum. Kegiatan ini berpusat di Makassar, namun menjangkau seluruh wilayah kerja di sekitar infrastruktur kelistrikan di Sulawesi. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan keamanan tidak hanya bagi para pekerja proyek, tetapi juga bagi warga yang tinggal di sekitar fasilitas kelistrikan tersebut.
General Manager UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menegaskan bahwa keselamatan merupakan perhatian utama yang harus menjadi budaya bersama. Edukasi rutin ini, yang dilakukan melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Selatan, dirancang agar masyarakat memahami aturan keselamatan di sekitar proyek maupun jaringan listrik yang telah beroperasi. Tujuannya adalah menciptakan kesadaran kolektif untuk menjaga keamanan dan keandalan sistem kelistrikan.
Salah satu fokus utama dalam edukasi ini adalah meluruskan kesalahpahaman terkait potensi bahaya radiasi dari tower transmisi. PLN menjelaskan bahwa tingkat paparan radiasi dari tower transmisi sangat rendah dan tidak membahayakan kesehatan masyarakat. Penjelasan ini didasarkan pada ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2025 yang mengatur ruang bebas jaringan transmisi tenaga listrik.
Pentingnya Budaya Keselamatan Ketenagalistrikan di Lingkungan Masyarakat
PLN UIP Sulawesi secara konsisten mengedukasi publik mengenai pentingnya keselamatan ketenagalistrikan, sebuah aspek krusial yang sering kali terabaikan. Program sosialisasi ini dirancang untuk menanamkan pemahaman mendalam tentang risiko dan langkah pencegahan di sekitar fasilitas kelistrikan. Edukasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari bahaya sentuhan langsung hingga pentingnya menjaga jarak aman dari infrastruktur listrik.
Wisnu Kuntjoro Adi, General Manager UIP Sulawesi, menekankan bahwa "keselamatan harus menjadi nilai dasar dalam setiap aktivitas, baik bagi internal PLN maupun masyarakat sekitar." Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen PLN untuk menjadikan K3 sebagai fondasi utama. Budaya K3 yang kuat adalah kunci keberlangsungan proyek kelistrikan yang tidak hanya andal dan aman, tetapi juga berkelanjutan untuk jangka panjang.
Melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Selatan, PLN secara berkala menyelenggarakan kegiatan sosialisasi. Tujuannya adalah agar masyarakat memiliki pengetahuan yang memadai mengenai aturan keselamatan di sekitar proyek pembangunan dan jaringan listrik yang telah beroperasi. Kesadaran ini diharapkan dapat meminimalkan insiden yang tidak diinginkan dan meningkatkan keamanan lingkungan.
Meluruskan Mitos Radiasi Tower Transmisi dan Regulasi Keamanan
Salah satu isu yang kerap menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat adalah dugaan bahaya radiasi dari tower transmisi listrik. PLN UIP Sulawesi secara tegas membantah kekhawatiran ini, menjelaskan bahwa paparan radiasi dari fasilitas tersebut berada pada tingkat yang sangat rendah dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Penjelasan ini penting untuk menghilangkan misinformasi yang beredar.
Klarifikasi ini didukung oleh regulasi resmi, yaitu Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2025. Peraturan tersebut secara spesifik mengatur tentang ruang bebas jaringan transmisi tenaga listrik. Berdasarkan ketentuan ini, area di luar ruang bebas yang telah ditetapkan dipastikan aman untuk berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari. Hal ini memberikan jaminan keamanan bagi warga yang tinggal atau beraktivitas di dekat tower transmisi.
PLN terus berupaya memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat mengenai standar keamanan yang diterapkan. Edukasi ini bertujuan untuk membangun kepercayaan publik terhadap infrastruktur kelistrikan dan teknologi yang digunakan. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa tenang dan tidak perlu khawatir berlebihan terhadap keberadaan tower transmisi di lingkungan mereka.
Menghindari Risiko dan Tanggung Jawab Bersama Menjaga Keandalan Sistem
Selain edukasi tentang radiasi, PLN juga menyoroti risiko spesifik yang timbul dari aktivitas masyarakat di sekitar jaringan listrik. Salah satu contoh nyata adalah bahaya bermain layang-layang, terutama saat musim kemarau. Aktivitas ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan sengatan listrik yang fatal dan sekaligus mengganggu keandalan sistem transmisi listrik.
Assistant Manager Pengendalian Proyek UPP Sulawesi Selatan, Muh Ridha T, menegaskan bahwa "Kami terus mengedukasi masyarakat agar tidak beraktivitas di area proyek serta mengimbau anak-anak untuk tidak bermain layang-layang di jalur transmisi. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama." Sosialisasi mengenai bahaya ini dilakukan sejak tahap awal setiap proyek pembangunan.
PLN berharap kegiatan edukasi ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan di sekitar infrastruktur kelistrikan. Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar sistem kelistrikan tetap andal, aman, dan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi kehidupan. Dengan demikian, listrik dapat terus dinikmati tanpa menimbulkan risiko yang tidak perlu.
Sumber: AntaraNews