PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi kembali menunjukkan komitmen kuatnya terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN berhasil mengembangkan kembali lahan tidur seluas tiga hektare yang sebelumnya tidak produktif di wilayah Pohuwato, Sulawesi Tengah.
Pengembangan lahan tidur ini diwujudkan melalui kegiatan Penanaman Pohon Hutan Hulawa di Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, dengan menanam sebanyak 600 bibit pohon. Inisiatif ini merupakan langkah konkret untuk mengoptimalkan aset desa yang belum dimanfaatkan secara maksimal, mengubahnya menjadi area hijau yang bermanfaat.
Program penghijauan lahan tidur ini tidak hanya melibatkan partisipasi aktif dari pegawai PLN UIP Sulawesi, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Kolaborasi multipihak ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, baik bagi kelestarian lingkungan maupun peningkatan kesejahteraan ekonomi warga di masa depan.
Advertisement
Advertisement
Komitmen PLN Menghijaukan Lahan Tidur dan Manfaat Lingkungan
General Manager Unit IUP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menjelaskan bahwa latar belakang program ini berangkat dari keprihatinan atas banyaknya lahan tidur dan aset desa yang belum dimanfaatkan secara optimal di Hulawa. "Kami harap penanaman pohon di hutan Hulawa ini dapat berperan penting bagi masyarakat dan bumi yang kita pijak bersama untuk menyerap karbon, mencegah erosi, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa depan," ujarnya, menekankan tujuan ganda dari program ini.
Kegiatan penanaman 600 bibit pohon ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan. Acara seremonial penanaman pohon tersebut turut dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk pegawai PLN UIP Sulawesi, Kepala KPH Wilayah III Pohuwato, Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, dan Forkopimda setempat, menandakan dukungan luas terhadap inisiatif ini.
Dalam upaya menghijaukan kembali lahan tidur seluas tiga hektare, PLN secara aktif merangkul masyarakat dan pemerintah daerah untuk berkolaborasi. Penanaman bibit pohon ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah komitmen bersama yang kuat untuk menjaga dan meningkatkan kelestarian lingkungan di sekitar Kabupaten Pohuwato, Sulawesi Tengah.
Advertisement
Advertisement
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penanaman Bibit Pohon Buah
Inisiatif PLN UIP Sulawesi ini telah membawa semangat baru dan harapan besar bagi warga Pohuwato, khususnya di Desa Hulawa. Ketua Bumdes Buntulia, Udin Karim, menuturkan bahwa lahan yang sebelumnya gersang dan tidak terurus, kini telah berubah menjadi area produktif berkat bantuan bibit dari PLN, yang sangat diapresiasi oleh masyarakat.
Total 600 bibit pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis buah-buahan yang memiliki potensi nilai ekonomi tinggi di masa depan. Rinciannya adalah 200 bibit durian, serta masing-masing 150 bibit jenis pohon rambutan, jambu, dan alpukat. Pemilihan jenis bibit ini diharapkan dapat memberikan hasil panen yang melimpah dan bermanfaat bagi peningkatan pendapatan masyarakat lokal.
Udin Karim juga menegaskan komitmen kuat warga untuk secara kolektif merawat dan menjaga bibit-bibit pohon yang telah ditanam. "Tentunya bersama warga kami akan menjaga dan merawat apa yang telah diberikan PLN dan salah satu upaya yang saat ini kami lakukan adalah memasang pagar agar pohon-pohon ini terlindungi dari hewan liar," kata Udin, menunjukkan keseriusan dalam menjaga investasi lingkungan ini.
Advertisement
Program penghijauan ini tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan semata, tetapi juga secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dengan mengubah lahan tidur menjadi kebun produktif, diharapkan akan tercipta sumber pendapatan baru dan berkelanjutan bagi warga sekitar di masa mendatang, menjadikan lahan tidur lebih berdaya guna.
Sumber: AntaraNews