Fakta Menarik Properti Tangerang: Dulu Rumah Subsidi, Kini Jadi Incaran Kelas Menengah Atas!
Transformasi pesat Tangerang dari pemasok rumah subsidi menjadi kawasan hunian premium menarik perhatian. Simak bagaimana Properti Tangerang kini jadi primadona kelas menengah atas.
Tangerang Raya, yang dulunya dikenal sebagai pusat pengembangan rumah subsidi, kini telah bertransformasi menjadi kawasan hunian yang sangat diminati oleh segmen kelas menengah atas. Pergeseran signifikan ini terlihat dari meningkatnya minat pengembang besar untuk berinvestasi di wilayah tersebut.
Bank Tabungan Negara (BTN) mencatat bahwa beberapa lokasi di Tangerang Banten yang sebelumnya fokus pada hunian bersubsidi, kini menjadi incaran utama bagi konsumen dengan daya beli lebih tinggi. Direktur Consumer BTN, Hirwandi Gafar, mengonfirmasi bahwa nama "Tangerang Raya" memiliki daya jual tinggi di pasar properti.
Perkembangan ini didukung oleh data penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN di Tangerang Raya yang mencapai 30 persen dari total penyaluran di Jabodetabek. Bahkan, Provinsi Banten menempati posisi kedua sebagai penyumbang KPR BTN terbesar setelah Jawa Barat, menunjukkan potensi besar Properti Tangerang.
Tangerang Raya: Magnet Baru Investasi Properti
Data dari BTN secara jelas menunjukkan dominasi Tangerang dalam pasar KPR. Penyaluran KPR di kawasan Tangerang Raya mencapai 30 persen dari total di Jabodetabek, sementara Banten secara keseluruhan menjadi provinsi kedua penyumbang KPR BTN terbesar setelah Jawa Barat. Angka ini menggarisbawahi pertumbuhan pesat dan daya tarik investasi Properti Tangerang.
Riset dari portal properti Pinhome turut memperkuat tren ini, menunjukkan bahwa di segmen menengah ke atas, Tangerang Raya memiliki sinyal potensi kenaikan nilai aset yang maksimal. Wilayah ini terus menunjukkan pertumbuhan signifikan, terlihat dari penambahan inventori rumah baru terbanyak dari pengembang ternama pada semester satu 2025.
Lonjakan total inventori rumah segmen menengah ke atas mencapai 43 persen, menandakan kepercayaan pasar terhadap Properti Tangerang. Kawasan ini telah menjadi penyangga utama Jakarta, dengan pembangunan kota mandiri berkonsep menarik yang dikembangkan secara masif. Sebelumnya, konsentrasi pengembangan hunian komersial banyak di Kota Tangerang, namun kini meluas ke Kabupaten Tangerang.
Proyek Hunian Premium Mendominasi Pasar Tangerang
Kabupaten Tangerang kini menjadi salah satu pusat pembangunan perumahan yang paling aktif, menarik banyak pengembang besar untuk memperluas area bisnis mereka. Direktur Utama Mas Fujiken Indonesia, Suwandi Tio, mengemukakan bahwa pengembang gencar berinvestasi di wilayah ini.
Salah satu proyek terbaru adalah Seion Tangerang, hasil kolaborasi Mas Fujiken Indonesia dengan properti asal Jepang, Fujiken. Proyek ini dibangun di atas lahan seluas 5,5 hektar dan terintegrasi dengan proyek Kota Sutera yang jauh lebih luas, mencapai 250 hektar. Ini menunjukkan skala investasi besar di Properti Tangerang.
Pada tahap pertama, Seion Tangerang memasarkan 80 unit, dengan 20 unit di antaranya sudah terjual bahkan sebelum peluncuran resmi. Rencananya, akan ada total 350 unit yang dibangun dengan konsep Japanese Minimalist, mengedepankan eco-sustainable dan zen living. Setiap unit dilengkapi dengan home appliance seperti kulkas dan mesin cuci, menawarkan kenyamanan modern.
Lokasi Seion Tangerang sangat strategis, hanya satu kilometer dari Pintu Tol Rajeg, yang merupakan bagian dari Ruas Tol PIK 2. Tol ini sedang dalam proses pembangunan dan akan terkoneksi langsung dengan Bandara Soekarno-Hatta, diharapkan beroperasi dalam waktu dekat. Aksesibilitas ini semakin meningkatkan daya tarik Properti Tangerang bagi para investor dan penghuni.
Sumber: AntaraNews