Fakta 40 MVA: PLN Perkuat Pasokan Listrik KEK Gresik, Dorong Investasi Miliaran Dolar
PLN resmi operasikan tambahan listrik 40 MVA untuk PT BKMS di KEK Gresik, menandai langkah besar dorong industrialisasi dan investasi triliunan rupiah. Bagaimana dampaknya bagi ekonomi nasional?
PT PLN (Persero) telah meresmikan penyalaan pelanggan tegangan tinggi (TT) PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) dengan daya 40 MVA. Peresmian ini berlokasi di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur, menjadi tonggak penting dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan.
Langkah strategis ini sekaligus mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik sebagai salah satu pusat industri strategis nasional. Ini menunjukkan komitmen PLN dalam menyediakan pasokan energi yang andal untuk sektor industri.
Penambahan pasokan daya ini diharapkan dapat mempercepat industrialisasi serta mendukung transisi menuju energi bersih di KEK Gresik. Ini merupakan bagian dari rencana besar PLN untuk memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat di kawasan tersebut.
Dukungan PLN untuk Pertumbuhan Industri KEK Gresik
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyatakan bahwa PLN terus menjaga keandalan layanan di tengah tantangan industri. Ia menambahkan bahwa PT BKMS menjadi satu-satunya kawasan industri yang justru tumbuh signifikan, bahkan saat beberapa pelanggan besar lainnya menurunkan daya.
Oleh sebab itu, PLN berkomitmen penuh untuk mendukung kebutuhan listrik PT BKMS hingga mencapai 500 MVA sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). Komitmen ini diwujudkan dengan memastikan infrastruktur siap dan layanan pelanggan semakin optimal.
EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistiyawati, menambahkan bahwa melalui langkah ini, PLN optimistis mampu mendorong industrialisasi. Ini juga akan mempercepat investasi, sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih di KEK Gresik secara berkelanjutan.
Kebutuhan Listrik KEK Gresik dan Proyeksi Masa Depan
Hingga September 2025, total kebutuhan listrik di KEK Gresik yang telah terpenuhi mencapai 239,5 MVA. Jumlah ini terdiri dari 170 MVA untuk PT Freeport Indonesia, 29,5 MVA pelanggan tegangan menengah PT BKMS, serta tambahan 40 MVA pelanggan tegangan tinggi yang baru saja diresmikan.
Ke depan, kebutuhan listrik di KEK Gresik diproyeksikan akan terus meningkat hingga mencapai 500 MVA pada tahun 2028. Peningkatan ini seiring dengan masuknya tenant-tenant baru yang akan berinvestasi dan beroperasi di kawasan tersebut.
PLN menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik di KEK Gresik akan menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini juga akan memperkuat daya saing investasi, serta mendukung visi Indonesia menuju Net Zero Emission 2060.
KEK Gresik: Magnet Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja
Direktur Keuangan PT BKMS, Irfan Johan Kuswayudi, menambahkan bahwa penyalaan listrik ini akan memperkuat posisi KEK Gresik sebagai kawasan industri terpadu. Kawasan ini menargetkan investasi hingga 16 miliar dolar AS dan penyerapan tenaga kerja mencapai 200 ribu orang pada tahun 2036.
“Sinergi dengan PLN memastikan pasokan energi andal bagi tenant strategis termasuk smelter PT Freeport Indonesia dan industri kaca,” ujarnya.
Ketersediaan pasokan listrik yang memadai dan stabil menjadi daya tarik utama bagi investor. Ini akan mendukung operasional industri besar dan menengah, serta menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif di KEK Gresik.
Sumber: AntaraNews