Ekonomi RI Tumbuh 5,12 Persen di Triwulan II-2025, Menko Airlangga: Salah Satu Tertinggi di ASEAN
Capaian ini menunjukkan bahwa perekonomian nasional tetap berada di jalur positif dan sesuai dengan target pemerintah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2025 mencapai 5,12 persen.
Capaian ini menunjukkan bahwa perekonomian nasional tetap berada di jalur positif dan sesuai dengan target pemerintah.
"Ekonomi kita masih solid. Target semester II di angka 5,2 persen masih sangat mungkin tercapai. Alhamdulillah, kita kembali ke jalur 5 persen dengan capaian 5,12 persen," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/8).
Ia juga mengungkapkan bahwa hampir seluruh wilayah Indonesia mencatat pertumbuhan pada periode ini.
Pulau Sulawesi menjadi wilayah dengan pertumbuhan tertinggi, mencapai 5,83 persen. Sementara Jawa sebagai pusat ekonomi nasional tumbuh 5,24 persen, dan Sumatera mencatat 4,98 persen.
Detailnya sebagai berikut:
- Sulawesi: 5,83 persen
- Jawa: 5,24 persen
- Sumatera: 4,98 persen
- Kalimantan: 4,95 persen
- Bali-Nusa Tenggara: 3,73 persen
- Maluku-Papua: 3,3 persen
"Secara regional semuanya tumbuh positif, meski ada beberapa wilayah seperti Maluku dan Papua yang masih terbatas," kata Airlangga.
Ia menambahkan, jika dibandingkan dengan negara lain, kinerja ekonomi Indonesia terbilang impresif. Pada periode yang sama, China tumbuh 5,2 persen, sementara Amerika Serikat hanya mencatatkan 2 persen. Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura tumbuh lebih lambat.
“Di antara negara G20 dan kawasan ASEAN, Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi,” ungkapnya.