Dulu Viral, Kini 5 Franchise Populer di Indonesia Gulung Tikar
Fenomena ini menegaskan bahwa popularitas sesaat tak cukup untuk menjamin kelangsungan bisnis dalam jangka panjang.
Membuka bisnis franchise atau restoran tak hanya soal mengikuti tren. Di balik kesuksesan yang viral, ada tantangan besar dalam mempertahankan konsistensi, minat pasar, dan efisiensi operasional. Tak sedikit merek waralaba yang sempat jadi primadona, namun kemudian meredup, bahkan gulung tikar.
Fenomena ini menegaskan bahwa popularitas sesaat tak cukup untuk menjamin kelangsungan bisnis dalam jangka panjang. Berikut ini beberapa contoh franchise yang sempat viral di Indonesia, namun kini tak lagi bersinar.
Karen’s Diner: Viral karena Jutek, Tutup dalam Enam Bulan
Karen’s Diner sempat mencuri perhatian publik dengan konsep ekstrem, pelayanan jutek dan kasar yang justru menjadi daya tarik. Restoran asal Australia ini membuka cabangnya di Jakarta Selatan dan langsung ramai diburu warganet yang penasaran ingin merasakan pengalaman makan dengan cara yang tak biasa.
Namun, pada November 2023, Karen’s Diner resmi menutup operasionalnya di Jakarta. Mantan pegawai restoran itu, Bedwina Baptista, lewat akun TikTok-nya mengungkapkan bahwa kontrak mereka memang hanya bersifat musiman selama enam bulan.
7-Eleven: Primadona Nongkrong yang Tak Tahan Biaya Operasional
7-Eleven sempat menjadi ikon tempat nongkrong anak muda urban sekitar 2011. Dengan konsep toko modern lengkap dengan kopi, makanan cepat saji, hingga WiFi gratis, 7-Eleven menjadi bagian dari gaya hidup remaja kota besar.
Sayangnya, membengkaknya biaya operasional karena terlalu banyak gerai sewa membuat franchise ini kolaps. Pada tahun 2017, seluruh gerai 7-Eleven di Indonesia resmi ditutup.
Lotteria: Cepat Saji Korea yang Harus Pulang Kampung
Lotteria, restoran cepat saji asal Korea Selatan, hadir di Indonesia dan cukup populer dengan sajian ayam goreng dan burger bernuansa Korea.
Namun, pada 2020, seluruh gerainya ditutup secara permanen. Melalui akun media sosial resminya, manajemen mengucapkan terima kasih kepada pelanggan dan mengumumkan bahwa mereka berhenti beroperasi per 29 Juni 2020, tanpa penjelasan detail penyebabnya.
Fish & Co: Cita Rasa Laut yang Tak Lagi Bersinar
Restoran seafood asal Singapura ini dikenal dengan penyajian ikonik menu disajikan dalam wajan. Fish & Co pernah jadi favorit keluarga dan pencinta seafood di Indonesia. Namun, tanpa banyak pemberitahuan, pada 31 Desember 2022 seluruh gerai Fish & Co di Indonesia resmi ditutup.
Warunk Upnormal: Nongkrong Kekinian yang Mulai Sepi
Warunk Upnormal sempat menjadi raja tempat nongkrong anak muda dengan konsep menu "anak kos" seperti indomie kekinian, roti bakar, dan suasana cafe yang Instagramable. Beberapa gerai memang masih beroperasi hingga sekarang, namun jumlah pengunjung mulai menyusut dan sejumlah cabang telah ditutup.