Donald Trump Pertimbangkan Hapus Subsidi Kendaraan Listrik, Apa Dampaknya?
Kebijakan Trump ini memperlambat industri mobil ramah lingkungan.
Presiden Donald Trump memerintahkan pemerintahannya untuk mempertimbangkan penghapusan subsidi dan kebijakan lain yang mendukung kendaraan listrik, meletakkan dasar bagi langkah-langkah yang berisiko memperlambat adopsi mobil yang lebih bersih di AS.
Arahan tersebut, yang disertakan dalam perintah eksekutif yang berfokus pada energi, menyatakan bahwa bantuan untuk kendaraan listrik dan "distorsi pasar yang dipaksakan pemerintah yang tidak dipikirkan dengan matang" secara efektif mewajibkan pembeliannya.
Sementara AS tidak memiliki mandat kendaraan listrik yang tegas di tingkat federal, pembatasan yang baru-baru ini diberlakukan pada polusi knalpot kendaraan memaksa produsen mobil untuk menjual lebih banyak model listrik.
Dilansir Bloomberg, Trump tidak secara tegas memerintahkan Badan Perlindungan Lingkungan untuk meninjau atau menulis ulang peraturan tersebut, atau memerintahkan Departemen Perhubungan untuk menyusun ulang regulasi penghematan bahan bakar yang juga diperketat di bawah Presiden Joe Biden.
Namun, perintah tersebut secara khusus menyerukan penghentian keringanan yang memungkinkan negara bagian membatasi penjualan mobil bertenaga gas, yang menunjukkan bahwa Trump akan berupaya untuk melawan California lagi dengan alasan tersebut. Negara bagian tersebut mengharuskan produsen mobil untuk mengirimkan lebih banyak kendaraan tanpa emisi setiap tahun hingga tahun 2035, saat semua mobil baru yang dijual harus tanpa emisi.
Trump juga memerintahkan lembaga-lembaga untuk menghentikan pencairan dana yang dialokasikan melalui dua undang-undang yang ditandatangani Biden, Undang-Undang Pengurangan Inflasi dan Undang-Undang Investasi dan Pekerjaan Infrastruktur, termasuk pendanaan untuk stasiun pengisian daya kendaraan listrik. Undang-undang infrastruktur mengalokasikan USD7,5 miliar untuk membangun jaringan colokan listrik umum di seluruh negeri.
Saat Trump menjadi presiden terpilih, para penasihat menyarankan agar ia mencabut kebijakan federal yang mendongkrak permintaan konsumen terhadap kendaraan listrik, termasuk keringanan pajak federal senilai USD7.500 bagi pembeli mobil listrik, sembari tetap membina rantai pasokan dalam negeri untuk memproduksi kendaraan bersih.
Meskipun Kongres harus mengambil tindakan untuk mencabut potongan harga konsumen sepenuhnya, Trump memiliki kewenangan untuk memperluas batasan perusahaan mana yang memenuhi syarat untuk menerima potongan harga, dan membuat perubahan lainnya. Aturan yang berlaku secara hukum bisa memakan waktu berbulan-bulan untuk diselesaikan.