Sorot
{{caption}}
Makan Bergizi Digerogoti Korupsi

{{caption}}
Dicari KPK, Wamen Imipas Silmy Karim Muncul Jelang Tengah Malam

{{caption}}
KPK Sita Ratusan Gram Emas Saat OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

{{caption}}
Megawati Diundang ke Dili untuk Terima Penghargaan Khusus

{{caption}}
Gerak Cepat Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi

{{caption}}
Prabowo Sebut MBG Bakal Jangkau 85 Juta Penerima dan Buka 3 Juta Pekerjaan

Topik Terkait
{{caption}}
Nilai Impor Jawa Timur Turun 3,42 Persen hingga November 2025, Sektor Migas Jadi Pemicu Utama

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat Nilai Impor Jawa Timur mengalami penurunan signifikan sebesar 3,42 persen hingga November 2025, terutama akibat melemahnya kinerja sektor migas. Bagaimana dampaknya terhadap perekonomian regional?

{{caption}}
Data BPS: Nilai Ekspor November 2025 Anjlok 6 Persen, Nilainya Hanya USD 22,52 Miliar

Secara tahunan, seluruh sektor mengalami penurunan. Penurunan nilai ekspor non-migas utamanya terjadi pada sektor pertambangan.

{{caption}}
Impor Indonesia Turun 15,18% pada Januari 2025

Nilai impor non-migas dari kawasan ASEAN dan Uni Eropa mengalami penurunan baik secara bulanan maupun tahunan.

{{caption}}
Ekspor Indonesia Turun 8,56% pada Januari 2025

Angka ini mengalami penurunan sebesar 8,56% dibandingkan Desember 2024.

{{caption}}
BPS Catat Impor Bulan November Turun 10,71 Persen

Penurunan nilai impor secara bulanan ini didorong oleh nilai impor non migas.

{{caption}}
BPS: Nilai Ekspor Bulan November Turun 1,70 Persen

Secara bulanan kinerja ekspor Indonesia pada November 2024 turun, namun jika dilihat secara tahunan meningkat.

{{caption}}
Nilai Impor Indonesia Anjok di Agustus 2024

Impor migas mencapai USD 2,65 miliar atau turun 25,56 persen secara bulanan,

{{caption}}
BPS: Ekspor Agustus Naik Jadi USD23,56 Miliar

Angka ekspor Indonesia periode Agustus 2024, naik 5,97 persen.

BPS
{{caption}}
Nilai Ekspor Indonesia Turun 6,65 Persen di Bulan Juni 2024

Dua sektor ini jadi biang kerok nilai ekspor Indonesia turun pada bulan Juni 2024.

{{caption}}
Ekspor Indonesia ke China Anjlok 20 Persen di Januari 2024, Ternyata Ini Pemicunya

BPS mencatat, tiga besar negara tujuan ekspor non-migas Indonesia pada Januari 2024 adalah ke negara China, Amerika Serikat, dan India.

{{caption}}
Impor Indonesia di Desember 2023 Turun, Nilainya Hanya USD 19,11 Miliar

Impor barang modal mengalami persentase penurunan terdalam yaitu turun sebesar 10,51 persen.

{{caption}}
Data BPS: Ekspor Indonesia Naik Tipis di Desember 2023, Nilainya USD 22,41 Miliar

Secara tahunan nilai ekspor pada Desember 2023 mengalami penurunan cukup dalam yakni sebesar 5,76 persen.

{{caption}}
Pemkot Ambon Siapkan Kebijakan Berbasis Data Lewat Sensus Ekonomi 2026 Ambon

Pemerintah Kota Ambon fokus pada pembangunan berbasis data melalui Sensus Ekonomi 2026 Ambon, mencakup sektor digital untuk kebijakan yang lebih tepat sasaran dan adaptif.

bps
{{caption}}
Indonesia Impor Emas Nilainya Setara Rp6,7 Triliun, Australia Paling Banyak

BPS mencatat Indonesia mengimpor 2,5 ton emas senilai Rp6,7 triliun pada April 2026. Australia menjadi pemasok terbesar, disusul Hong Kong dan UEA.

{{caption}}
BPS Prediksi Produksi Beras Turun hingga Juli 2026

BPS memperkirakan luas panen padi Januari-Juli 2026 naik tipis. Namun produksi gabah dan beras justru diproyeksikan menurun dibanding tahun lalu.

{{caption}}
Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Berturut-turut, April 2026 Capai USD 90 Juta

Kenaikan nilai ekspor April 2026 secara tahunan terutama didorong oleh kenaikan nilai ekspor non migas.

{{caption}}
Inflasi Tahunan Mei 2026 Tembus 3,08 Persen, Emas dan Minyak Goreng Jadi Penyebab Utama

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

{{caption}}
Inflasi Mei 2026 Tembus 0,28 Persen, Didorong Mahalnya Harga Cabai dan Beras

Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau.

{{caption}}
Purbaya Optimistis Reformasi DHE SDA Perkuat Stabilisasi Rupiah dan Ekonomi Nasional

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yakin kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) akan memperkuat Stabilisasi Rupiah dan ketahanan ekonomi Indonesia. Simak dampaknya terhadap pasar domestik!

{{caption}}
Subsidi Pemerintah Efektif Jaga Daya Beli Masyarakat di Tengah Koreksi Rupiah

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menegaskan subsidi pemerintah dan bantuan sosial berperan vital menjaga daya beli masyarakat di tengah pelemahan rupiah, sementara Kemenkeu menyatakan anggaran negara tetap aman.

{{caption}}
Dony Oskaria Tegaskan Transparansi DSI dalam Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis Nasional

Danantara Indonesia melalui COO Dony Oskaria menekankan Transparansi DSI dalam operasional PT Danantara Sumberdaya Indonesia, BUMN pengekspor komoditas strategis, demi memastikan tata kelola yang baik dan akuntabel serta kelancaran program pemerintah.

{{caption}}
Pemerintah Wajibkan Pelaporan Ekspor SDA Lewat DSI Mulai 1 Juni

Mulai 1 Juni 2026, eksportir sumber daya alam (SDA) wajib melaporkan kegiatan ekspornya melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Kebijakan pelaporan ekspor SDA ini bertujuan perkuat pengawasan dan cegah praktik curang.

{{caption}}
POPSI Soroti Pentingnya Tata Kelola Perdagangan Sawit untuk Stabilitas Industri Nasional

Perkumpulan Petani Kelapa Sawit Indonesia (POPSI) menekankan pentingnya perbaikan tata kelola perdagangan sawit demi menjaga stabilitas ekosistem industri nasional, menyusul pembentukan PT DSI.

{{caption}}
Kunjungan Prabowo ke Prancis Hasilkan Kesepakatan Investasi Indonesia Prancis Rp61,25 Triliun

Presiden Prabowo Subianto sukses membawa pulang Kesepakatan Investasi Indonesia Prancis senilai Rp61,25 triliun dari kunjungan kerjanya di Prancis. Simak detail kerja sama strategis yang akan memperkuat hubungan bilateral kedua negara.