Bumi Resources Catatkan Laba Bersih Sebesar USD 122,3 Juta Selama Tahun 2025
Hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan masih mampu mempertahankan profitabilitas meskipun dihadapkan pada tingginya biaya operasional di industri pertambangan.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berhasil mencatatkan kinerja yang positif selama tahun buku 2025, dengan laba bersih mencapai USD 122,3 juta. Hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan masih mampu mempertahankan profitabilitas meskipun dihadapkan pada tingginya biaya operasional dalam industri pertambangan.
Sesuai dengan laporan keuangan BUMI yang dipublikasikan dalam Keterbukaan Informasi BEI pada Senin (30/3/2026), pendapatan perusahaan tercatat sebesar USD 1,42 miliar. Namun, beban pokok pendapatan yang cukup besar, sekitar USD 1,17 miliar, menyebabkan laba kotor yang diperoleh hanya berada di angka USD 249,1 juta.
Setelah dikurangi dengan beban usaha sebesar USD 107,7 juta, laba usaha yang dihasilkan oleh perusahaan tercatat sebesar USD 141,3 juta. Angka ini menunjukkan bahwa kegiatan bisnis inti perusahaan masih memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keuntungan.
Di samping itu, kontribusi dari entitas asosiasi dan ventura bersama juga berperan dalam memperkuat kinerja keuangan, dengan sumbangan laba sebesar USD 70,7 juta. Ini menjadi salah satu faktor utama yang mendukung laba perusahaan pada tahun ini.
Beban bunga dan pajak memberikan tekanan pada laba
Di sisi lain, perusahaan juga harus menghadapi berbagai beban yang cukup berat. Beban bunga dan biaya keuangan tercatat mencapai USD 26,7 juta, sementara kerugian lainnya mencapai USD 14,5 juta, yang berdampak negatif pada laba. Meskipun demikian, Bumi Resources masih berhasil mencatatkan laba sebelum pajak sebesar USD 181,1 juta. Hal ini mengindikasikan bahwa secara keseluruhan, kinerja perusahaan tetap menunjukkan arah yang positif.
Setelah mempertimbangkan beban pajak sebesar USD 55,5 juta, laba setelah pajak tercatat sebesar USD 125,5 juta. Dari jumlah tersebut, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan menjadi USD 122,3 juta setelah dikurangi bagian kepentingan nonpengendali. Selain itu, terdapat rugi komprehensif lain sebesar USD 3,65 juta, sehingga total laba komprehensif tahun berjalan mencapai USD 118,6 juta. Laba per saham dasar tercatat sebesar 0,22, yang mencerminkan tingkat keuntungan yang diperoleh oleh pemegang saham.