Bulog Natuna Salurkan Bantuan Pangan ke 7.325 PBP di 77 Titik
Perum Bulog Natuna salurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 7.325 penerima di 77 titik penyaluran. Proses distribusi Bulog Natuna Salurkan Bantuan Pangan menghadapi tantangan geografis wilayah kepulauan.
Perum Bulog Cabang Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, telah menyiapkan 77 titik penyaluran bantuan pangan. Bantuan ini berupa beras dan minyak goreng yang ditujukan bagi masyarakat penerima bantuan pangan (PBP) di wilayah tersebut.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna, Pencius Siburian, mengonfirmasi bahwa Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan Bulog untuk menyalurkan bantuan ini. Sebanyak 7.325 PBP tersebar di 70 desa dan tujuh kelurahan di Kabupaten Natuna.
Untuk memudahkan akses masyarakat, Bulog menyediakan titik penyaluran di setiap desa dan kelurahan. Langkah ini diambil guna memastikan bantuan dapat diterima oleh seluruh PBP secara efektif dan efisien.
Distribusi Bantuan Pangan untuk Ribuan Penerima
Setiap PBP mendapatkan jatah 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng per bulan. Penyaluran kali ini mencakup periode Februari dan Maret 2026. Oleh karena itu, setiap PBP menerima total 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.
Pencius Siburian menyatakan bahwa total ada 77 titik penyaluran. Jumlah ini sesuai dengan jumlah desa dan kelurahan yang ada di Natuna.
Program bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui Bapanas untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat. Bantuan ini sangat penting, terutama di wilayah kepulauan seperti Natuna yang memiliki tantangan distribusi tersendiri.
Tantangan Geografis dan Strategi Penyaluran Bulog Natuna
Penyaluran bantuan saat ini sudah mulai berjalan. Namun, proses distribusi baru menjangkau wilayah yang dekat dengan ibu kota kabupaten.
Wilayah pulau terluar dan pulau-pulau penyangga masih menunggu proses distribusi lebih lanjut. Komoditas harus dikirim terlebih dahulu melalui jalur laut.
Pencius menjelaskan bahwa barang untuk wilayah terluar sudah didistribusikan ke Midai, Suak Midai, dan Seluan. Proses pembagian bantuan di lokasi-lokasi tersebut direncanakan berlangsung minggu ini.
Tidak ada kendala berarti dalam proses pengiriman dari Gudang Sedanau ke titik penyaluran. Namun, karena lokasi penyaluran tersebar di pulau-pulau, distribusi membutuhkan waktu lebih lama dan sangat bergantung pada transportasi laut. Jumlah petugas penyalur di setiap titik berbeda-beda, tergantung jumlah penerima. Biasanya, petugas berasal dari perangkat desa atau kelurahan, dengan jumlah antara satu hingga tujuh orang.
Sumber: AntaraNews