Bulog Manokwari Alokasikan 1,1 Juta Kg Beras dan Ratusan Ribu Liter Minyak Goreng untuk Bantuan Pangan

Perum Bulog Manokwari menyiapkan alokasi besar bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk 54.763 KPM di Papua Barat, dengan peningkatan signifikan dibanding periode sebelumnya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bulog Manokwari Alokasikan 1,1 Juta Kg Beras dan Ratusan Ribu Liter Minyak Goreng untuk Bantuan Pangan
Perum Bulog Manokwari menyiapkan alokasi besar bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk 54.763 KPM di Papua Barat, dengan peningkatan signifikan dibanding periode sebelumnya. (AntaraNews)

Perum Bulog Cabang Manokwari telah mengumumkan alokasi bantuan pangan yang signifikan untuk periode Januari-Februari 2026. Total 1.095.260 kilogram beras dan 219.052 liter minyak goreng akan disalurkan kepada puluhan ribu keluarga penerima manfaat. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat di wilayah Papua Barat.

Penyaluran bantuan pangan ini akan menjangkau 54.763 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di lima kabupaten. Kepala Perum Bulog Manokwari, Sheika Irawaty, menyatakan bahwa alokasi ini menunjukkan peningkatan yang substansial dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan ini diharapkan dapat membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Alokasi bantuan pangan tersebut mengalami peningkatan sekitar 82,4 persen dibandingkan periode Oktober-November 2025. Peningkatan ini mencakup 494.880 kilogram beras dan 98.976 liter minyak goreng tambahan. Ini merupakan langkah strategis Bulog dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Peningkatan Alokasi Bantuan Pangan Bulog Manokwari

Perum Bulog Manokwari mencatat adanya peningkatan signifikan dalam alokasi bantuan pangan untuk awal tahun 2026. Peningkatan ini mencapai 82,4 persen dibandingkan dengan periode penyaluran sebelumnya, yaitu Oktober-November 2025. Hal ini menunjukkan komitmen Bulog dalam memperluas jangkauan program bantuan.

Secara rinci, alokasi beras mengalami peningkatan sebesar 494.880 kilogram. Sementara itu, untuk komoditas minyak goreng, peningkatannya mencapai 98.976 liter. Kenaikan jumlah ini disesuaikan dengan bertambahnya keluarga penerima manfaat di wilayah tersebut.

Sheika Irawaty menjelaskan bahwa penambahan alokasi ini merupakan respons terhadap penambahan jumlah keluarga penerima bantuan pangan. Penambahan penerima ini tersebar di lima kabupaten di Papua Barat. Peningkatan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara lebih luas.

Distribusi Merata di Lima Kabupaten

Bantuan pangan ini akan didistribusikan secara merata ke lima kabupaten di Papua Barat, dengan total 54.763 keluarga penerima manfaat. Setiap keluarga penerima akan mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Penyaluran ini dilakukan sekaligus untuk periode dua bulan.

Kabupaten Manokwari menjadi wilayah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak, mencapai 22.244 keluarga. Disusul oleh Kabupaten Teluk Bintuni dengan 10.371 keluarga penerima. Sementara itu, Kabupaten Pegunungan Arfak mencatat 9.370 keluarga yang akan menerima bantuan.

Selanjutnya, Kabupaten Teluk Wondama akan menyalurkan bantuan kepada 6.542 keluarga. Terakhir, Kabupaten Manokwari Selatan memiliki 6.236 penerima manfaat. Penyaluran ini memastikan bantuan menjangkau masyarakat di berbagai pelosok daerah.

  • Manokwari: 444.880 kilogram beras dan 88.976 liter minyak goreng.
  • Teluk Bintuni: 207.420 kilogram beras dan 41.484 liter minyak goreng.
  • Pegunungan Arfak: 187.400 kilogram beras dan 37.480 liter minyak goreng.
  • Teluk Wondama: 130.840 kilogram beras dan 26.168 liter minyak goreng.
  • Manokwari Selatan: 124.720 kilogram beras dan 24.944 liter minyak goreng.

Kesiapan Penyaluran dan Logistik Bantuan Pangan

Perum Bulog Manokwari terus berupaya memastikan kelancaran proses penyaluran bantuan pangan ini. Saat ini, pasokan beras untuk bantuan sudah tiba di Manokwari, dikirim dari Makassar. Kesiapan logistik menjadi prioritas utama agar bantuan dapat segera didistribusikan.

Namun, Bulog masih menunggu kedatangan pengiriman minyak goreng yang menjadi bagian dari paket bantuan. Sheika Irawaty berharap pengiriman minyak goreng dapat tiba pada awal April mendatang. Setelah semua komoditas lengkap, penyaluran akan segera dilakukan tanpa penundaan.

Koordinasi terus dilakukan dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi berjalan efektif dan efisien. Program bantuan pangan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat. Ini juga merupakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di daerah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi