Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Sidang Perdana Ardito Wijaya: Didakwa Suap dan Gratifikasi Miliaran, Ungkap Kode Brimob

{{caption}}
Bareskrim Polri Ungkap Peran Istri dan Anak Ko Erwin di Kasus TPPU Narkoba

{{caption}}
Connie Bakrie: Kedaulatan Udara Prinsip Fundamental yang Tak Dapat Ditawar

{{caption}}
Menteri PPPA Akui Keselamatan Seluruh Masyarakat Prioritas Nomor Satu

{{caption}}
Kepulangan Sang Penjaga Perdamaian: Tangis Histeris Sambut Jenazah Praka Rico Pramudia

{{caption}}
Pria di Lampung Tengah Habisi Nyawa Abang Ipar, Motifnya Bikin Miris

Topik Terkait
{{caption}}
Pemerintah Buka Peluang Relaksasi Kuota Produksi Batu Bara dan Nikel di Tengah Gejolak Harga Global

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membuka peluang relaksasi kuota produksi batu bara dan nikel menyusul kenaikan harga komoditas global. Kebijakan ini diambil untuk mengoptimalkan penerimaan negara di tengah ketegangan geopolitik.

{{caption}}
Indonesia Kaji Perluasan Larangan Ekspor Mineral Demi Percepatan Hilirisasi Industri

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan Indonesia tengah meninjau perluasan daftar komoditas yang akan dikenakan larangan ekspor mineral mentah untuk mendorong hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk. Kebijakan ini d

{{caption}}
Menteri Bahlil Kaji Setop Ekspor Timah, Perkuat Hilirisasi Ekonomi Nasional

Menteri Bahlil Lahadalia mengkaji rencana setop ekspor timah mentah untuk memperkuat hilirisasi industri dalam negeri, sebuah langkah krusial dalam transformasi ekonomi nasional yang diharapkan menciptakan nilai tambah.

{{caption}}
Penyesuaian RKAB Tambang 2026: Strategi Pemerintah Jaga Harga dan Amankan Energi Nasional

Pemerintah melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melakukan penyesuaian RKAB Tambang 2026 untuk menjaga stabilitas harga komoditas dan mengamankan cadangan energi nasional dari eksploitasi berlebihan.

{{caption}}
Menteri Bahlil Kaji Perluasan Larangan Ekspor Komoditas Tambang Demi Hilirisasi Nasional

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serius mengkaji penambahan jenis komoditas tambang yang dilarang ekspor. Langkah strategis ini bertujuan menggenjot hilirisasi tambang dan investasi dalam negeri, mengikuti jejak sukses nikel.

{{caption}}
Bahlil Jelaskan Alasan Pangkas Produksi Batu Bara

Menurut dia, rencana penurunan produksi batu bara dalam RKAB 2026 dilakukan untuk merespons hukum ekonomi terkait supply and demand.

{{caption}}
Investasi Minerba Capai USD 6,7 Miliar pada 2025, Didorong Proyek Hilirisasi

Capaian tersebut didorong oleh penyelesaian dan progres proyek-proyek hilirisasi yang bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam.

{{caption}}
Pemerintah Hitung Skema Bea Keluar Batu Bara, Bahlil Colek Purbaya agar Pengusaha Tak Rugi

Penghitungan akan dilakukan dengan mengikuti harga acuan batu bara terkini dan tidak merugikan pengusaha.

{{caption}}
Pemerintah Pangkas Produksi Batu Bara pada 2026 Jadi Sekitar 600 Juta Ton

Jumlah itu berkurang dari realisasi produksi pada 2025 sebesar 790 juta ton.

{{caption}}
Menteri ESDM Bahlil Umumkan Pemangkasan Produksi Nikel Batu Bara untuk Dongkrak Harga

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan akan ada Pemangkasan Produksi Nikel Batu Bara dalam RKAB 2026 demi menstabilkan harga komoditas yang terus anjlok.

{{caption}}
Hilirisasi Jadi Andalan, Rosan Roeslan Dorong Transformasi Ekonomi

Pemerintah menilai kebijakan ini menjadi pilar utama untuk memperkuat struktur ekonomi nasional.

{{caption}}
Menkeu Purbaya Isyaratkan Bea Keluar Batu Bara Berlaku Mulai 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang pengenaan bea keluar batu bara mulai tahun 2026. Kebijakan ini dikaji untuk meningkatkan penerimaan negara tanpa mengganggu daya saing industri.

{{caption}}
PPRE Kantongi Proyek Bauksit Rp870 Miliar dari Antam

PP Presisi meraih kontrak tambang bauksit Rp870 miliar dari Antam di Kalbar. Proyek mencakup penambangan hingga pengolahan dan dimulai kuartal II 2026.

{{caption}}
Tenaga Ahli ESDM: Kalimantan Barat Berpotensi Besar Sukseskan Hilirisasi Minerba Nasional

Kalimantan Barat disebut memiliki potensi besar untuk menyukseskan program hilirisasi minerba pemerintah. Provinsi ini kaya akan bauksit, batu bara, dan emas, yang menjanjikan pembangunan infrastruktur industri pengolahan.

{{caption}}
Kejagung Sita 2 Juta Ton Stockpile Bijih Bauksit di Kepri, Nilainya Rp1,4 Triliun

Menindaklanjuti temuan ini, dilanjutkan oleh Desk PPDN membentuk satuan dengan memimpin serangkaian koordinasi dan beberapa kali melakukan rapat.

{{caption}}
Arab Saudi Butuh Bauksit Berkualitas dari Indonesia, MIND ID Sodorkan Proyek Smelter Alumina

Proyek ini dirancang sebagai kolaborasi dengan holding tambang Arab Saudi, Ma’aden, melalui anak usahanya Emirates Global Aluminium (EGA).

{{caption}}
Sudah Punya Smelter Bauksit di Mempawah, Kini Jokowi Bakal Setop Ekspor Bahan Mentah

Pembangunan smelter ini merupakan usaha pemerintah untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara industri.

{{caption}}
Begini Cara Pertamina Kurangi Ekspor Bahan Mentah Bauksit

Proyek ini diharapkan dapat mendukung inisiatif pemerintah dalam meningkatkan industri hilir.

{{caption}}
Hilirisasi Mineral Dorong Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas

Salah satu proyek hilirisasi yang memberikan kontribusi signifikan adalah pengembangan ekosistem pengolahan dan pemurnian bauksit–alumina–aluminium.

{{caption}}
MIND ID Perkuat Hilirisasi Bauksit RI, SGAR Fase II Dorong Transisi Energi Nasional

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menegaskan komitmennya dalam memperkuat hilirisasi bauksit melalui pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase II untuk mendukung transisi energi di Indonesia.

{{caption}}
Trivia: Nilai Bauksit Meroket 70 Kali Lipat, MIND ID Genjot Hilirisasi Bauksit untuk Industri Berkelanjutan

MIND ID memperkuat peran strategis dalam membangun ekosistem industri berkelanjutan melalui Hilirisasi Bauksit, mengubah mineral mentah menjadi aluminium bernilai tinggi.