Bahlil Lapor Prabowo: Masih Ada 5.700 Desa di Indonesia Belum Dapat Akses Listrik
Menurut dia, Bahlil juga melaporkan capaian lifting minyak yang sesuai dengan target APBN, yakni sebesar 600 ribu barel per hari.
Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bahwa ada 5.700 desa di Indonesia yang saat ini belum mendapat akses listrik. Prabowo pun meminta Bahlil segera mempercepat aliran listrik ke 5.700 desa.
Hal tersebut dilaporkan Bahlil saat retret Kabinet Merah Putih yang digelar Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1). Dalam retret itu, disampaikan sebanyak 1.400 desa telah dialiri listrik selama tahun 2025.
"Bapak Presiden meminta percepatan agar seluruh 5.700 desa tersebut dapat teraliri listrik sesegera mungkin," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Hambalang, Jawa Barat, Selasa malam.
Menurut dia, Bahlil juga melaporkan capaian lifting minyak yang sesuai dengan target APBN, yakni sebesar 600 ribu barel per hari. Selain itu, Bahlil menyampaikan target lifting minyak tahun 2026 dengan sejumlah strategi, termasuk eksplorasi dan penemuan sekitar 75 blok minyak baru.
"Diharapkan pada bulan depan blok-blok tersebut sudah dapat dilelang guna mempercepat penambahan produksi minyak nasional," ujar Prasetyo.
Prabowo Puji Kinerja Kabinet
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja anggota Kabinet Merah Putih selama tahun 2025. Prabowo menilai para menteri, wakil menteri, hingga kepala badan telah bekerja dengan penuh inisiatif, pemahaman, dan keberanian dalam mengambil keputusan.
"Saudara-saudara telah bekerja dengan penuh inisiatif, dengan penuh pemahaman, keberanian karena saudara-saudara mengambil keputusan, mengambil inisiatif itu membutuhkan keberanian," kata Prabowo saat memberikan taklimat awal tahun di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1).
Menurut dia, setiap keputusan tak selalu harus menunggu petunjuk atasan. Prabowo menyebut pemimpin sejati harus memahami strategi besar dan memahami arahan atau instruksi pemimpin tertinggi.
"Pemimpin sebenarnya adalah mereka yang memahami strategi besar memahami tujuan, memahami direktif pemimpin sehingga yang dipahami adalah arah besar adalah petunjuk umum, bukan tiap keputusan harus menunggu petunjuk atasan," tuturnya.
Terima Kasih Pada Anggota Kabinet
Prabowo menyampaikan terima kasih kepada para anggota kabinet yang telah membantunya menjalankan pemerintahan dan program-program. Mulai dari, menteri koordinator, menteri, kepala badan, wakil kepala badan, pejabat-pejabat, pimpinan lembaga tinggi, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, hingga Kepala BIN,
"Facts on the ground yang bisa diukur, bisa dipegang, bisa dilihat dengan demikian saya menyampaikan penghargaan kepada saudara-saudara sekalian," tutur dia.
"Tidak mungkin saya sebagai presiden bisa melaporkan hal ini kepada bangsa tanpa kerja keras saudara-saudara semuanya saudara-saudara, walaupun mungkin tidak terlalu sering saya kumpulkan," sambung Prabowo.