Ajang Internasional Dorong Kunjungan Wisman Sumut, Angka Naik Signifikan
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mencatat peningkatan signifikan kunjungan wisman Sumut berkat ajang internasional dan promosi gencar, memicu pertumbuhan pariwisata.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke wilayahnya. Kenaikan ini terutama didorong oleh suksesnya penyelenggaraan berbagai ajang nasional dan internasional yang menarik perhatian global. Hal ini menunjukkan bahwa strategi promosi dan pengembangan destinasi mulai membuahkan hasil positif bagi sektor pariwisata di Sumut.
Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut menunjukkan bahwa sebanyak 223.130 wisman telah tiba melalui jalur udara dan laut sepanjang Januari hingga September 2025. Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 17,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat 189.399 kunjungan. Peningkatan ini menjadi indikator kuat potensi pariwisata Sumut.
Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumut, Ibnu Akbar, menyampaikan informasi ini dalam sebuah temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, pada Senin (25/11). Ia menegaskan komitmen Pemprov dalam terus mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ibnu Akbar juga menyoroti peran penting berbagai inisiatif dalam menarik wisatawan.
Peran Ajang Internasional dan Daya Tarik Danau Toba
Berbagai ajang nasional maupun internasional telah sukses digelar di Sumatera Utara, berkontribusi besar terhadap peningkatan kunjungan wisatawan. Beberapa di antaranya adalah Ramadan Festival 2025, F1 Powerboat 2025, Trail of the Kings by UTMB, Sumut Vibes 2025, serta Sumut Fashion and Beauty Week 2025. Event-event ini tidak hanya menarik peserta dan penonton, tetapi juga mempromosikan keindahan alam dan budaya Sumut ke dunia.
Keberhasilan ajang-ajang tersebut menunjukkan kapasitas Sumatera Utara sebagai tuan rumah event berskala besar. Hal ini secara langsung meningkatkan visibilitas daerah di mata wisatawan internasional. Promosi melalui event semacam ini terbukti efektif dalam menarik minat kunjungan wisman Sumut.
Selain itu, posisi Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) turut memperkuat daya tarik Sumatera Utara di mata wisatawan asing. Keindahan alam Danau Toba yang mendunia menjadi magnet utama bagi banyak pelancong. Pemerintah terus berupaya menjaga kelestarian dan meningkatkan fasilitas di sekitar Danau Toba.
Ibnu Akbar juga menambahkan bahwa beragam destinasi di 33 kabupaten/kota se-Sumut semakin ramai dikunjungi oleh wisman. Hal ini menunjukkan diversifikasi daya tarik wisata yang ditawarkan oleh provinsi ini. Peningkatan ini menjadi bukti nyata dampak positif dari upaya promosi yang berkelanjutan.
Asal Wisman Terbanyak dan Strategi Peningkatan Kunjungan
Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumut mengidentifikasi lima negara asal wisman terbanyak yang berlibur ke wilayah Sumatera Utara. Kelima negara tersebut adalah Malaysia, Singapura, Tiongkok, Belanda, dan Jerman. Fokus promosi seringkali diarahkan pada pasar-pasar potensial ini untuk memaksimalkan kunjungan.
Ibnu Akbar menjelaskan, "Malaysia secara konsisten menjadi penyumbang wisman tertinggi sejak 2018 hingga 2025. Hingga September 2025, wisman asal Malaysia tercatat mencapai 111.107 kunjungan." Angka ini menunjukkan kedekatan geografis dan ikatan budaya yang kuat antara Malaysia dan Sumatera Utara.
Selain wisman, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) ke Sumatera Utara juga menunjukkan tren positif. Hingga triwulan III 2025, tercatat 43,15 juta kunjungan wisnus, meningkat dari 42,766 juta orang pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini menandakan daya tarik domestik yang kuat.
Ibnu Akbar menekankan bahwa peningkatan ini tidak lepas dari penguatan promosi melalui berbagai media. "Peningkatan ini tak lepas juga dari penguatan promosi melalui media cetak, elektronik, dan berbagai platform digital," kata Ibnu. Ia juga menambahkan bahwa promosi dan pemasaran yang efektif, pengembangan destinasi wisata, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia terus digalakkan. "Pemanfaatan teknologi dan kerja sama lintas sektor terus kami dorong untuk mewujudkan pariwisata unggul dan ekonomi kreatif yang tumbuh," papar Ibnu, menegaskan komitmen Pemprov Sumut dalam memajukan sektor pariwisata.
Sumber: AntaraNews