Dukungan Penuh Pemprov Sumut Lewat Astex 2025: 250 Ribu Wisman Jadi Bukti Kebangkitan Pariwisata
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kebangkitan ekosistem pariwisata melalui gelaran Astindo Travel Exchange (Astex) 2025.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus menggalakkan kebangkitan ekosistem pariwisata di wilayahnya. Salah satu upaya strategis yang ditempuh adalah melalui dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Astindo Travel Exchange (Astex) 2025 di Medan.
Acara bergengsi ini mempertemukan pelaku industri wisata dari 14 negara dan delapan provinsi di Indonesia. Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum krusial untuk memperkuat jejaring promosi pariwisata Sumatera Utara di kancah global.
Pariwisata tidak dapat berkembang secara mandiri, melainkan harus didukung oleh sinergi kuat dari berbagai pihak. Sinergi ini meliputi pemerintah, pelaku usaha, hingga partisipasi aktif dari masyarakat luas untuk mencapai tujuan bersama.
Sinergi Pemerintah dan Industri Pariwisata
Astex 2025 merupakan serangkaian pertemuan bisnis yang dirancang untuk mempertemukan ratusan pelaku industri perjalanan. Baik dari dalam maupun luar negeri, para peserta akan menjalin kerja sama dan memperkenalkan potensi wisata Sumatera Utara kepada dunia internasional.
Sulaiman Harahap menegaskan, "Ini bukan sekadar pertemuan bisnis, tetapi konvergensi strategis antara promosi, kolaborasi, dan investasi pariwisata." Momentum ini sangat penting untuk memperkuat citra Sumatera Utara sebagai tuan rumah pertemuan industri pariwisata.
Pertemuan ini membuka peluang besar untuk transaksi produk dan jasa di sektor pariwisata. Pemprov Sumut sangat mengapresiasi langkah Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) yang memilih Sumut sebagai lokasi Astex 2025. Kegiatan ini diharapkan berdampak langsung pada ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tren Positif Kunjungan Wisatawan dan Potensi Destinasi
Sumatera Utara memiliki sejumlah destinasi unggulan yang menarik perhatian wisatawan. Destinasi-destinasi tersebut antara lain Danau Toba, Bukit Lawang, dan Kepulauan Nias, yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut menunjukkan tren positif dalam sektor pariwisata. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 250.413 orang pada tahun 2024, mengalami peningkatan sebesar 26,32 persen dari tahun sebelumnya.
Hingga Agustus 2025, jumlah kunjungan wisman ke Sumatera Utara sudah mencapai 193.758 orang. Lima negara penyumbang wisman terbesar adalah Malaysia, Singapura, Tiongkok, Belanda, dan Jerman. "Kita patut bersyukur, sektor pariwisata Sumut menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif," tutur Sulaiman.
Astex 2025: Platform Promosi Global
Ketua DPD Astindo Sumut, Tengku Feria Aznita, menjelaskan bahwa Astindo sebelumnya telah sukses menggelar Astindo Travel Fair. Acara tersebut bertujuan untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata di Sumatera Utara kepada masyarakat luas.
Antusiasme masyarakat terhadap destinasi wisata Sumut sangat tinggi. Puncaknya terwujud dalam pertemuan bisnis yang mempertemukan agen perjalanan lokal dengan mitra dari berbagai daerah dan negara. Ini menunjukkan potensi besar Sumut di mata pelaku industri.
Aznita menambahkan, "Hari ini kita gelar pertemuan bisnis bersama 117 agen perjalanan, dan pada 4 November 2025 tamu akan mengikuti fun trip untuk mengenal langsung destinasi wisata unggulan Sumatera Utara." Pihaknya sangat mengapresiasi dukungan dari pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota yang turut menyukseskan kegiatan ini.
Sumber: AntaraNews