Pemprov Sumsel Gencarkan Promosi Pariwisata Sumsel, Target Jutaan Wisatawan
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggalakkan Promosi Pariwisata Sumsel bersama pemerintah daerah untuk menarik jutaan wisatawan lokal dan mancanegara, didukung aksesibilitas yang terus meningkat.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) secara aktif menggalakkan upaya promosi pariwisata. Inisiatif ini melibatkan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota di seluruh wilayah Sumsel. Tujuannya adalah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang menyatakan bahwa promosi bersama potensi pariwisata 17 kabupaten dan kota sangat penting. Langkah ini diharapkan dapat membuat destinasi wisata Sumsel semakin dikenal luas. Dengan demikian, lebih banyak wisatawan akan tertarik untuk berkunjung ke provinsi ini.
Kegiatan promosi ini berfokus pada keunggulan pariwisata masing-masing daerah. Peningkatan promosi bertujuan menarik wisatawan nusantara dan mancanegara sebanyak-banyaknya. Hal ini akan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Sumsel secara signifikan.
Strategi Kolaborasi Promosi Pariwisata Sumsel
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama pemerintah kabupaten dan kota terus berupaya meningkatkan promosi sektor pariwisata unggulan mereka. Potensi besar yang dimiliki oleh 17 kabupaten/kota di Sumsel memerlukan strategi promosi yang gencar. Upaya ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan baik dari Indonesia maupun luar negeri.
Berbagai keunggulan daerah seperti keindahan alam, keunikan budaya, dan kekayaan kuliner khas menjadi fokus utama dalam setiap kampanye promosi. Aspek-aspek ini terus-menerus diperkenalkan kepada publik luas. Tujuannya agar wisatawan tergoda untuk datang dan merasakan langsung pengalaman di Sumsel.
Wagub Cik Ujang menekankan pentingnya promosi yang lebih intensif. Promosi ini harus memastikan bahwa Sumatera Selatan menjadi salah satu destinasi pilihan utama bagi para wisatawan. Ini berlaku bagi mereka yang merencanakan perjalanan wisata dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari luar negeri.
Beberapa kegiatan promosi yang dapat dilakukan bersama meliputi penyelenggaraan festival seni dan budaya. Selain itu, pameran ekonomi kreatif yang melibatkan 17 kabupaten dan kota juga menjadi agenda penting. Acara-acara ini dapat digelar baik di dalam maupun luar negeri untuk jangkauan yang lebih luas.
Destinasi Unggulan dan Daya Tarik Sumsel
Sumatera Selatan menawarkan beragam destinasi wisata yang menarik perhatian pengunjung. Kota Palembang, misalnya, terkenal dengan wisata air Sungai Musi yang ikonik. Di sepanjang sungai ini, terdapat bangunan bersejarah seperti Benteng Kuto Besak (BKB) dan Jembatan Ampera yang menjadi daya tarik utama.
Selain Palembang, daerah lain juga memiliki pesona tersendiri. Kota Pagaralam memukau dengan keindahan alam pegunungannya yang asri. Sementara itu, Kabupaten Ogan Komering Ulu menyimpan peninggalan prasejarah yang kaya nilai sejarah.
Kota Lubuklinggau juga tidak kalah menarik dengan objek wisata air terjunnya yang mempesona. Seluruh keunggulan pariwisata, seni, dan budaya dari berbagai daerah ini akan terus dipromosikan. Promosi berkelanjutan diharapkan dapat menarik minat kunjungan wisatawan secara signifikan.
Keragaman potensi ini menunjukkan bahwa Sumsel memiliki paket wisata lengkap. Dari wisata sejarah, alam, hingga budaya, semuanya tersedia. Promosi yang terintegrasi akan memperkuat posisi Sumsel sebagai destinasi wisata yang wajib dikunjungi.
Peningkatan Aksesibilitas dan Target Wisatawan
Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sumatera Selatan menunjukkan tren positif. Berdasarkan data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, pada tahun 2025 tercatat sekitar 26 juta orang wisatawan. Angka ini mencakup wisatawan nusantara dan mancanegara yang datang ke provinsi ini.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan peningkatan signifikan pada tahun ini. Diproyeksikan jumlah wisatawan dapat meningkat hingga di atas 30 juta orang. Optimisme ini didukung oleh berbagai faktor pendorong yang kuat.
Salah satu faktor utama adalah peningkatan aksesibilitas. Tersedianya akses jalan tol yang menghubungkan Lampung ke Palembang sangat memudahkan perjalanan. Selain itu, status Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II yang kembali menjadi bandara internasional pada April 2025 turut mendukung.
Kembalinya status internasional Bandara SMB II akan membuka lebih banyak rute penerbangan langsung. Hal ini akan mempermudah akses bagi wisatawan mancanegara. Dengan infrastruktur yang semakin baik, diharapkan target kunjungan wisatawan dapat tercapai.
Sumber: AntaraNews