Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, menargetkan partisipasi 1.500 pesepeda pada ajang Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) VII 2025. Event balap sepeda bergengsi ini akan diselenggarakan pada tanggal 13 hingga 15 November 2025 di kawasan wisata Danau Ranau.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata OKU Selatan, Permiadi Haikal, menyatakan bahwa pendaftaran telah dibuka secara daring. Semua pesepeda, baik profesional maupun amatir, dapat mendaftar tanpa dipungut biaya melalui situs resmi www.srgf.co.id.
SRGF VII 2025 ini bertujuan untuk mempromosikan keindahan Danau Ranau sebagai destinasi wisata olahraga. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat lokal di sekitar kawasan tersebut.
Advertisement
Advertisement
SRGF 2025: Menggabungkan Olahraga dan Pesona Danau Ranau
Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) VII 2025 merupakan kejuaraan balap sepeda yang telah memasuki edisi ketujuh. Rute yang akan dilalui sama seperti tahun-tahun sebelumnya, dimulai dari Alun-alun Danau Ranau, melewati Pantai Pelangi, Tanjung Setia, Tanjung Sari, dan finis di titik semula. Rute ini dirancang untuk menawarkan pengalaman bersepeda yang menantang sekaligus memanjakan mata dengan pemandangan alam Danau Ranau.
Penyelenggaraan SRGF VII 2025 akan disatukan dengan Festival Danau Ranau (FDR) XXIV dalam satu rangkaian besar. Event ini bersifat cycling for all, melibatkan berbagai jenis sepeda seperti road bike, mountain bike (MTB), sepeda lipat, ontel (vintage), hingga sepeda mini. "Penyelenggaraan SRGF tahun ini akan disatukan dengan Festival Danau Ranau (FDR) XXIV dalam satu rangkaian besar yang digelar di kawasan wisata Danau Ranau, Kabupaten OKU Selatan," jelas Permiadi.
Para pesepeda tidak hanya akan berkompetisi, tetapi juga berkesempatan menikmati wisata olahraga di seputaran danau terbesar kedua di Pulau Sumatera tersebut. "Dalam event balap sepeda ini seluruh pesepeda dapat menikmati wisata olahraga di seputaran danau terbesar kedua di pulau Sumatera tersebut," kata Permiadi. Ini menjadi daya tarik utama bagi peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Dampak Ekonomi dan Pariwisata Berkelanjutan Bagi Masyarakat Lokal
Perhelatan Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) VII 2025 membawa banyak efek positif bagi masyarakat OKU Selatan. Salah satunya adalah munculnya banyak hotel dan penginapan baru, serta pertumbuhan restoran dan usaha kuliner lainnya. Ini menunjukkan peningkatan aktivitas ekonomi yang signifikan di wilayah tersebut.
Permiadi Haikal menekankan bahwa event ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten OKU Selatan. "Melalui event ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Sumsel, khususnya di Kabupaten OKU Selatan," ujarnya. Peningkatan kunjungan wisatawan akan mendorong perputaran uang di sektor pariwisata dan UMKM.
Target 1.500 peserta SRGF VII 2025 bukan hanya angka, melainkan representasi potensi peningkatan ekonomi yang besar. Dengan promosi yang gencar dan penyelenggaraan yang terintegrasi dengan Festival Danau Ranau, event ini diharapkan dapat menjadi magnet pariwisata berkelanjutan bagi OKU Selatan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews