Sosok Kakek Tua yang Selalu Dipasang di Restoran Padang, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
Terungkap sosok kakek tua yang fotonya sering ditemukan terpajang di Rumah Makan Padang.
Beberapa orang mungkin kerap menemukan foto seorang kakek berkopiah hitam saat datang ke Rumah Makan Padang khas Minang. Biasanya, semua foto yang dipajang di restoran-restoran Padang pun sama.
Foto tersebut berupa potret seorang pria tua berkopiah hitam, berjenggot agak panjang, serta mengenakan kain sarung kotak-kotak yang dikalungkan di leher. Semua fotonya pun sudah pasti hitam putih.
Kakek tua tersebut dikenal dengan nama Ungku Saliah, sosok yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah masyarakat Sumatera Barat, khususnya dari daerah Padang Pariaman.
Foto Ungku Saliah sering kali ditemukan terpasang di beberapa rumah makan Padang, terutama yang dimiliki oleh orang-orang asli Pariaman. Lalu, siapa dia dan mengapa fotonya dipajang di banyak restoran Padang?
Sosok Kakek yang Fotonya Dipajang di Restoran Padang
Bagi masyarakat di daerah Padang Pariaman, sosok Ungku Saliah mungkin sudah tidak asing lagi. Dia adalah seorang ulama yang dikenal luas karena pengaruhnya yang besar dalam menyebarkan ajaran Islam di daerah tersebut.
Mengutip dari laman Liputan6, diketahui jika Ungku Saliah yang memiliki nama lengkap Syekh Rahmatullah Ungku Saliah, lahir pada tahun 1887 dan wafat pada tahun 1974. Sebagai seorang penganut Mazhab Syafi'i, dia mendalami ilmu agama dengan sangat baik dan mengabdikan hidupnya untuk masyarakat.
Para orang tua di Sumatera Barat sering menyebut nama Ungku Saliah dengan penuh rasa hormat. Mereka menganggapnya sebagai sosok yang memiliki banyak karomah atau kelebihan. Ungku Saliah juga dikenal sebagai tokoh yang mengajarkan Islam kepada masyarakat Pariaman dan sekitarnya.
Dikenal Punya Banyak Kelebihan
Masyarakat Minang percaya, jika Ungku Saliah memiliki kemampuan yang tak dimiliki oleh orang biasa. Salah satu karomah atau kemampuan yang paling terkenal adalah dia disebut bisa berada di beberapa tempat dalam waktu yang bersamaan.
Konon, Ungku Saliah pernah hadir di dua tempat yang berbeda pada waktu yang sama, sebuah kejadian yang seolah-olah melampaui hukum fisika. Kisah seperti ini sering kali menjadi bahan cerita yang diceritakan turun-temurun oleh masyarakat Pariaman dan sekitarnya.
Selain itu, Ungku Saliah juga dikenal memiliki kemampuan luar biasa dalam menghadapi bencana alam serta mengobati orang yang sakit. Kisah tentang Ungku Saliah itupun diceritakan secara turun temurun di Padang.
Masyarakat setempat merasa sangat bangga memiliki sosok seperti Ungku Saliah, yang tidak hanya dikenal sebagai seorang ulama besar tetapi juga sebagai pribadi yang penuh kebajikan dan keberkahan.
Fotonya Diabadikan
Masyarakat Pariaman hingga kini masih merasakan pengaruh besar dari ajaran-ajaran yang disampaikan oleh Ungku Saliah. Banyak generasi muda menjadikannya sebagai sumber inspirasi untuk menyebarkan ajaran Islam.
Karena kisahnya itu, masyarakat asli Minang sering kali sengaja memajang foto Ungku Saliah sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok yang telah memberikan banyak pengaruh positif bagi masyarakat.
Tidak jarang, pemilik rumah makan atau kedai yang berasal dari Pariaman merasa terhormat dengan memasang foto tersebut. Foto Ungku Saliah yang terpajang di rumah makan Padang menjadi simbol dari warisan spiritual yang terus hidup di tengah-tengah masyarakat Minang.