Simak 5 Doa Setelah Sholat Subuh Lengkap Beserta Artinya Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Temukan 5 Doa Setelah Sholat Subuh Lengkap Beserta Artinya Sesuai Sunnah Rasulullah SAW yang diajarkan Nabi untuk ilmu, rezeki, dan perlindungan.
Sholat Subuh merupakan salah satu ibadah fardhu yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Setelah menunaikan kewajiban ini, umat Muslim sangat dianjurkan untuk melanjutkan dengan dzikir dan doa. Amalan ini menjadi jembatan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT di waktu yang penuh berkah.
Rasulullah SAW sendiri telah memberikan teladan dengan berbagai amalan doa yang dibaca setelah Sholat Subuh. Doa-doa ini bukan sekadar rutinitas, melainkan permohonan yang mengandung kebaikan dunia dan akhirat. Membaca doa setelah Sholat Subuh dapat mendatangkan ketenangan hati dan keberkahan sepanjang hari.
Setiap doa memiliki keutamaan tersendiri, mulai dari memohon ilmu bermanfaat hingga perlindungan dari api neraka. Mari kita telaah lebih dalam amalan-amalan mulia ini.
Doa Memohon Ilmu Bermanfaat, Rezeki Halal, dan Amal Diterima
Salah satu doa yang sangat sering dibaca oleh Nabi Muhammad SAW setelah Sholat Subuh adalah permohonan akan ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima. Doa ini menunjukkan betapa pentingnya aspek-aspek tersebut dalam kehidupan seorang Muslim. Memohon ketiganya secara bersamaan mencerminkan keseimbangan antara kebutuhan spiritual dan material.
Lafaz doa tersebut adalah: "اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا". Artinya, "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima." Doa ini diriwayatkan oleh HR Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Sinni, dan Nasa'i dari Ummu Salamah, serta telah dishahihkan oleh Al Albani.
Imam Nawawi dalam kitabnya Al-Adzkar menjelaskan alasan di balik kebiasaan Nabi SAW membaca doa ini setelah Subuh. Waktu setelah Sholat Subuh hingga menjelang pagi dianggap sebagai periode berdoa dan berdzikir yang paling mulia di siang hari. Ini juga merupakan waktu yang mustajab untuk memanjatkan permohonan kepada Allah SWT, sehingga doa-doa yang dipanjatkan lebih berpeluang untuk dikabulkan.
Doa Memohon Perlindungan dari Api Neraka
Perlindungan dari api neraka adalah salah satu permohonan penting yang diajarkan dalam Islam. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk membaca doa khusus ini sebanyak tujuh kali setelah Sholat Subuh dan Maghrib. Amalan ini merupakan bentuk ikhtiar seorang hamba untuk memohon keselamatan dari azab Allah SWT.
Doa yang dimaksud adalah: "اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ", dengan transliterasi "Allahumma ajirni minan naar." Maknanya sangat jelas, "Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka." Kesederhanaan lafaz doa ini tidak mengurangi kedalaman maknanya serta keutamaan yang terkandung di dalamnya.
Keutamaan doa ini ditegaskan dalam sabda Rasulullah SAW: "Jika kamu sholat subuh, sebelum kamu berbicara, bacalah doa di atas sebanyak tujuh kali, maka jika kamu mati hari itu Allah akan melindungimu dari api neraka." Hadits ini diriwayatkan oleh HR Abu Dawud, Imam Ahmad, dan Ibnu Hibban dari Muslim bin Harits, menunjukkan pentingnya konsistensi dalam mengamalkan doa ini.
Doa Memohon Keselamatan dan Keberkahan
Setiap Muslim tentu mendambakan keselamatan dan keberkahan dalam hidupnya. Salah satu dzikir yang sangat dianjurkan untuk dibaca setelah sholat, termasuk Sholat Subuh, adalah doa memohon keselamatan dari Allah SWT. Doa ini mengingatkan kita bahwa segala bentuk keselamatan berasal dari-Nya.
Lafaz doa pendeknya adalah: "اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ". Transliterasinya: "Allahumma Antas-Salam wa minkas-salam. Tabarakta ya Dhal-jalali wal- ikram." Artinya, "Ya Allah, Engkau adalah As-Salam (Maha Pemberi Keselamatan), dan dari-Mu lah segala keselamatan. Maha Suci Engkau, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan."
Doa ini diriwayatkan oleh HR Muslim dari Tsauban dan juga direferensikan dalam hadits-hadits Ibnu Majah, At-Tirmidzi, dan An-Nasa'i. Ada pula variasi doa yang lebih panjang, yang juga memohon agar dihidupkan dalam kesejahteraan dan dimasukkan ke dalam surga, menegaskan kekuasaan Allah sebagai sumber segala kebaikan.
Sayyidul Istighfar (Penghulu Istighfar)
Sayyidul Istighfar dikenal sebagai penghulu atau pemimpin istighfar karena keutamaan dan kedalaman maknanya. Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca pada pagi dan sore hari, termasuk setelah Sholat Subuh. Membaca Sayyidul Istighfar adalah bentuk pengakuan dosa dan permohonan ampunan yang paling utama kepada Allah SWT.
Lafaz Sayyidul Istighfar adalah: "اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ."
Artinya, "Wahai Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Engkau. Engkau telah menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas perjanjian-Mu dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku kerjakan. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni seluruh dosa kecuali Engkau." Doa ini diriwayatkan oleh HR Ahmad, Ibnu Hibban, dan Nasai.
Rasulullah SAW bersabda mengenai keutamaan Sayyidul Istighfar: "Barangsiapa mengucapkannya setelah masuk waktu Shubuh sambil meyakininya, lalu dia mati, dia termasuk penghuni surga." Hadits ini menggarisbawahi betapa agungnya pahala bagi mereka yang mengamalkan doa ini dengan penuh keyakinan.
Doa Mengingat Allah (Tauhid dan Kekuasaan Allah)
Pengingat akan keesaan dan kekuasaan Allah SWT adalah inti dari setiap ibadah. Doa ini, yang menekankan tauhid dan kekuasaan Allah, dianjurkan untuk dibaca setelah Sholat Subuh sebelum seseorang meninggalkan tempat duduknya atau berbicara. Amalan ini berfungsi sebagai benteng spiritual di awal hari.
Lafaz doa tersebut adalah: "Laa illaa ha illlallahu wahdahu laa syariikalahu lahu mulkuwalahulkhamdu yukhyuwayimiitu wahuwa 'alaa kulli syaiin qadiir." Doa ini menegaskan bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah saja, yang tidak memiliki sekutu, dan Dialah pemilik kerajaan serta segala pujian, Maha Menghidupkan, Mematikan, dan Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Menurut riwayat Abu Dzar, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa setelah sholat subuh sebelum meninggalkan tempat duduknya dan belum berbicara sedikitpun mengucapkan doa di atas sebanyak 10 kali, ditulis baginya 10 kebaikan, dihapus 10 kesalahan, diangkat baginya 10 derajat. Satu hari penuh ia terlindungi dari sesuatu yang tidak disukai, terlindungi dari setan, dan tidak ada dosa yang akan mencelakainya, kecuali syirik." Keutamaan ini menunjukkan betapa besar pahala dari amalan sederhana ini.