Doa dan Amalan Isra Mikraj Lengkap dengan Teks Arab, Latin, serta Terjemahannya
Pada malam penuh kemuliaan tersebut, Rasulullah SAW menerima perintah salat lima waktu yang menjadi dasar utama ibadah umat Islam sehari-hari.
Isra Mikraj merupakan peristiwa agung yang menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Pada malam penuh kemuliaan tersebut, Rasulullah SAW menerima perintah salat lima waktu yang menjadi dasar utama ibadah umat Islam sehari-hari.
Mengacu pada Kalender Kementerian Agama RI dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), awal bulan Rajab 1447 Hijriah jatuh pada 21 Desember 2025. Oleh karena itu, peringatan Isra Mikraj yang berlangsung setiap 27 Rajab diperkirakan jatuh pada 16 Januari 2026.
Keutamaan Malam Isra Mikraj
Malam Isra Mikraj bukanlah sekadar perjalanan biasa, melainkan perjalanan suci Rasulullah SAW. Dalam Buku Kisah & Hikmah Mikraj Rasulullah karya Imam al-Qusyairi (terj. Dr. Abad Badruzaman, Lc), dijelaskan bahwa peristiwa ini menjadi titik balik kebangkitan dakwah Rasulullah SAW.
Pada malam inilah turun perintah salat lima waktu, yang menjadi ibadah wajib dan tiang agama bagi umat Islam.
Doa Isra Mikraj 27 Rajab
Bacaan Doa Isra Mikraj
Arab:
اللهم إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّيْنَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِيْ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ
Latin:
Allāhumma innī as’aluka bi musyāhadati asrāril muhibbīn, wa bil-khalwatil latī khashshashta bihā sayyidal mursalīn ḥīna asraita bihī lailatas sābi‘i wal ‘isyrīn an tarḥama qalbiyal ḥazīna wa tujība da‘watī yā akramal akramīn.
Artinya:
“Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang yang mencintai-Mu, dan dengan kemuliaan khalwat yang Engkau khususkan kepada pemimpin para rasul ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, aku memohon kepada-Mu agar Engkau merahmati hatiku yang sedih dan mengabulkan doaku, wahai Dzat Yang Maha Mulia.”
Tata Cara Membaca Doa Isra Mikraj
Melaksanakan salat sunnah dua rakaat seperti salat sunnah pada umumnya.
Pada setiap rakaat, membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas.
Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebanyak 10 kali.
Membaca doa Isra Mikraj di atas.
Menyebutkan segala hajat dan permohonan kepada Allah SWT.
Keutamaan dan Faidah Doa Isra Mikraj
Syeikh Muhammad bin Abdullah al-Halabi dalam Nurul Anwar wa Kanzul Abrar menjelaskan bahwa doa ini memiliki keutamaan besar. Barang siapa membacanya pada malam 27 Rajab, kemudian memohon hajatnya kepada Allah, maka Allah akan mengabulkannya dengan izin-Nya.
Syeikh Abdurrahman bin Abdussalam asy-Syafi’i dalam Nuzhatul Majalis wa Muntakhabun Nafaiz menambahkan bahwa doa ini memiliki faidah:
Dikabulkannya hajat dengan izin Allah SWT
Dimudahkan segala urusan
Dihidupkannya hati yang mulai lalai atau keras
Doa-Doa Lain yang Dianjurkan pada Malam Isra Mikraj
Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Baqarah: 186:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
Artinya:
“Sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku.”
Berdoa dapat dilakukan kapan saja, termasuk pada malam Isra Mikraj.
Amalan Sunnah di Malam Isra Mikraj dan Bulan Rajab
1. Memperbanyak Istighfar
Bulan Rajab dikenal sebagai bulan istighfar. Salah satu bacaan yang dianjurkan adalah Sayyidul Istighfar.
2. Puasa Sunnah Rajab
Puasa di bulan Rajab hukumnya sunnah jika dilakukan tanpa mengkhususkan hari tertentu.
Niat Puasa Rajab
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati Rajaba lillāhi ta‘ālā.
3. Memperbanyak Doa Bulan Rajab
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Artinya:
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, serta sampaikan kami pada bulan Ramadan.”
4. Dzikir
Dzikir yang dianjurkan pada malam Isra Mikraj:
Lā ḥaula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘aẓīm.
5. Salat Sunnah 12 Rakaat Malam Isra Mikraj
Salat sunnah ini dikerjakan setelah Magrib atau Isya, dengan salam setiap dua rakaat.
Niat:
أُصَلِّيْ سُنَّةً رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya:
“Saya berniat salat sunnah dua rakaat karena Allah Ta‘ala.”
Setelah selesai, dianjurkan membaca tasbih, istighfar, dan shalawat masing-masing sesuai tuntunan.
Reporter Magang: Ahmad Subayu