Sorot
{{caption}}
Presiden Prabowo Pimpin Ratas Kabinet di Hambalang, Ini yang Dibahas

{{caption}}
Purbaya Yudhi Sadewa Dikabarkan Dirawat di RS, Simak Sepak Terjang sebagai Menkeu!

{{caption}}
Malam Mengerikan di Bekasi Timur: Cahaya KA Argo Bromo Datang, Saya Lompat dan Sembunyi di Bawah Peron

{{caption}}
Hasil Malut United vs Persis: Drama 7 Gol dan 1 Kartu Merah, Laskar Kie Raha Petik 3 Angka

{{caption}}
Viral Siswa SMP di Deli Serdang Buang MBG ke Jalan, Diduga Basi dan Tak Layak Makan

{{caption}}
Kasus Suntik LPG Subsidi di Klaten Terbongkar, Negara Rugi Rp 6,7 Miliar

Topik Terkait
{{caption}}
Mengenal Mubeng Beteng, Tradisi Keraton Yogyakarta di Malam Satu Suro

Banyak makna filosofis yang terkandung dalam tradisi ini

{{caption}}
Sejarah Malam 1 Suro, Tradisi Perayaan Islam Jawa Era Sultan Agung

Tanggal 1 Suro diperingati setelah magrib pada hari sebelum tanggal 1, dan biasanya disebut malam satu suro.

{{caption}}
Potret Tradisi Mubeng Beteng Keraton Yogyakarta

Mubeng Beteng biasanya dilakukan oleh abdi dalem maupun masyarakat Yogyakarta dengan berjalan kaki tanpa alas dan tidak boleh berbicara.

{{caption}}
6 Tradisi Unik Sambut Tahun Baru Islam di Indonesia, Penguatan Budaya dan Kerukunan Masyarakat

Tak sekedar menyambut Tahun Baru Islam, tradisi Malam 1 Suro ini juga sebagai bentuk pelestarian budaya yang sudah mengakar di masyarakat.

{{caption}}
Refleksi dan Introspeksi Diri, Ini Makna Esensi Spiritualitas di Malam 1 Suro

Malam 1 Suro dimaknai sebagai waktu sakral diisi tirakatan, doa, hingga kirab budaya, bukan pesta dan hingar-bingar seperti tahun baru biasa.

{{caption}}
Asal Usul Kepercayaan tentang Malam 1 Suro dalam Budaya Jawa yang Penuh Ritual Spiritual

Malam 1 Suro diyakini sebagai malam sakral dalam budaya Jawa, penuh ritual spiritual sebagai wujud penghormatan pada perpaduan Islam dan kejawen.

{{caption}}
6 Potret Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo Ikut Tradisi Mubeng Beteng Malam 1 Suro di Keraton Yogyakarta, Rela Jalan Kaki Tanpa Alas

Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo berpartisipasi dalam tradisi Mubeng Beteng yang diadakan di Keraton Yogyakarta pada malam 1 Suro.

{{caption}}
Makna Peringatan Malam 1 Suro Mangkunegaran dari Topo Bisu hingga Kirab Pusaka

Berbeda dengan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, yang tengah malam, Pura Mangkunegaran menggelar rangkaian ritual lebih awal.

{{caption}}
Sambut 1 Suro, Begini 5 Rangkaian Ritual Sakral di Keraton Surakarta

Sedikitnya ada 5 ritual yang menjadi tradisi dalam rangka memperingati 1 Suro yang jatuh pada hari Jumat (28/6).

{{caption}}
Tak Banyak yang Tahu, ini Asal Usul Kata 'Suro' dari Malam 1 Suro, Sejarah dan Mitosnya

Malam Satu Suro adalah malam sakral yang menandai tahun baru Jawa dan 1 Muharram, penuh tradisi dan makna spiritual.

{{caption}}
Apa Itu 1 Suro? Ini Arti dan Makna di Balik Malam yang Dianggap Sakral dalam Tradisi Jawa

Malam 1 Suro menjadi salah satu titik penting dalam kehidupan kultural masyarakat Jawa.

{{caption}}
Nyadran Bhumi Phala Temanggung: Wujud Syukur dan Komitmen Rawat Alam

Ribuan warga Temanggung berkumpul dalam Nyadran Bhumi Phala, tradisi syukur atas karunia alam dan komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Ini menegaskan pentingnya melestarikan 'Bhumi Phala' Temanggung.

{{caption}}
Kemenbud Perkuat Pelestarian Budaya Melalui Kirab Pusaka Nusantara di Borobudur

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) sukses menyelenggarakan Kirab Pusaka Nusantara Tahun 2026 di Kawasan Borobudur, Jawa Tengah, sebagai upaya memperkuat pelestarian budaya dan warisan hidup. Acara ini melibatkan ribuan peserta serta komunitas lokal, menega

{{caption}}
Singkawang Pererat Hubungan Budaya dengan Komunitas Hakka Klang Malaysia

Pemerintah Kota Singkawang memperkuat ikatan budaya dengan komunitas Hakka Klang Malaysia, membuka peluang kerja sama lintas negara dalam pelestarian warisan Hakka yang kaya dan unik.

{{caption}}
Polres Bangka Tengah Perkuat Toleransi Jelang Ceng Beng dengan Bersihkan Makam Tionghoa

Jelang perayaan Ceng Beng, Polres Bangka Tengah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga toleransi dan keberagaman dengan menggelar kerja bakti membersihkan makam Tionghoa, menarik perhatian publik.

{{caption}}
Festival Rakik-rakik Maninjau: Cahaya Tradisi di Tengah Pemulihan Pasca Bencana

Festival Rakik-rakik Maninjau kembali digelar, menjadi simbol harapan dan penguat tradisi di tengah upaya pemulihan pasca bencana hidrometeorologi yang melanda Danau Maninjau.

{{caption}}
Pedagang Bunga Idul Fitri Pangkalpinang Panen Rezeki di Momen Ziarah Makam

Momen Idul Fitri 1447 Hijriah membawa berkah bagi pedagang bunga di Pangkalpinang. Mereka memanfaatkan tradisi ziarah makam untuk meraup keuntungan, dengan penjualan bunga dan air mawar yang meningkat signifikan.

{{caption}}
Balinale 2026: Pemkot Denpasar Dorong Wisata Berkualitas dan Industri Kreatif

Pemerintah Kota Denpasar menjadikan Balinale 2026 sebagai magnet untuk menarik wisatawan berkualitas, sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif dan budaya di kota ini.

{{caption}}
Syekh Yusuf Diakui Dunia, AMSY Dorong Film untuk Diplomasi Budaya

Usulan ke agenda UNESCO telah diajukan sejak tahun lalu dan kini menjadi bagian dari agenda global.

{{caption}}
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB, Jadi Kontributor Perekonomian Global

Secara global, semakin banyak negara menempatkan budaya sebagai bagian penting dari pembangunan.

{{caption}}
Agnes Rahajeng Dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026, Siap Menginspirasi Lewat Kreasi

Agnes Rahajeng, finalis dari Banten, berhasil meraih mahkota Puteri Indonesia 2026. Ia bertekad menggunakan platform ini untuk menginspirasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kreasi konten serta advokasi sosial.

{{caption}}
Bupati Banyuwangi Ajak Umat Tri Dharma Jaga Harmoni Keberagaman

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerukan pentingnya menjaga harmoni keberagaman di tengah masyarakat, khususnya saat perayaan HUT ke-242 Klenteng Hoo Tong Bio, untuk mewujudkan persatuan di Banyuwangi.

{{caption}}
Rute Mangkunegaran Run 2026 Bersertifikasi Internasional, Siap Sambut Ribuan Pelari

Mangkunegaran Run 2026 di Solo telah mengantongi sertifikasi internasional, menjamin kualitas rute bagi ribuan pelari. Ajang ini padukan olahraga, budaya, dan dorong ekonomi lokal.