Jahil Penyanyi Rossa Bikin Gubernur Jakarta Ngakak Bilang Bang Doel 'CLBK' Ketemu Zaenab
Rossa lempar canda ke 'Si Doel' dan tanya statusnya dengan Zaenab.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar festival 'Jakarta Dalam Warna' dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Kota Jakarta di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada Minggu (6/7) kemarin.
Acara ini menampilkan sejumlah kesenian lokal seperti kolosal budaya pencak silat dan tarian tradisional Betawi yang melibatkan 5.000 pesilat dan 2.000 penari dari berbagai padepokan dan sanggar di Jakarta.
Acara berlangsung sangat meriah apalagi pelaksanaannya bertepatan dengan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau "Car Free Day" (CFD) di sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Sudirman yang sering dimanfaatkan warga untuk berolahraga.
Acara ini mengangkat tema budaya Betawi sebagai simbol transformasi Jakarta menuju lima abad kota budaya yang berdaya saing global.
Selain memeriahkan HUT Jakarta, acara ini juga menjadi sarana mempromosikan warisan budaya Betawi ke panggung dunia.
Rano Karno Disenggol Rossa
Selain diikuti ribuan pegiat seni tradisional, acara ini juga dimeriahkan oleh sejumlah artis populer seperti Mandra, Prisa Nasution, Happy Salma, Maudy Koesnadi hingga Rossa.
Rossa mendapat kesempatan menyanyikan sejumlah lagu untuk menghibur para peserta.
Saat membuka acara, Rossa sempat menyenggol Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno lantaran pembawa acara adalah Maudy Koesnadi yang merupakan lawan mainnya di serial dan film 'Si Doel'.
Rossa sempat melempar candaan kepada Bang Doel dengan menanyakan apakah sudah 'CLBK' dengan Maudy Koesnaedi alias Zaenab seperti yang terjadi di serial 'Si Doel'.
"Tadi CLBK enggak sama Zaenab? Senang banget Ya Allah," kata Rossa.
Guyonan itu lantas membuat mantan Gubernur Banten itu tertawa termasuk juga Pramono Anung.
Pecahkan Rekor MURI
Pemprov DKI Jakarta berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) atas pelaksanaan Jakarta Dalam Warna, di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Minggu (6/7/2025).
Acara tersebut melibatkan 5.000 pesilat dan 2.000 penari dari berbagai padepokan dan sanggar di Jakarta.
Gubernur Pramono Anung mengatakan acara "Jakarta Dalam Warna" merupakan upaya Pemprov DKI untuk menjadikan kebudayaan Betawi sebagai kebanggaan bagi warganya.
“Saya ingin masyarakat Jakarta betul-betul bisa menikmati budayanya, karena akar yang ada di masyarakat adalah budaya. Sekaligus, dapat menjaga Jakarta menjadi kota yang aman dan nyaman,” kata Pramono.
Senada dengan Pramono, Wakil Gubernur Rano Karno berharap agar ke depan acara serupa bisa melibatkan lebih banyak kebudayaan dari banyak tempat.
“Mudah-mudahan ke depannya, bukan hanya kebudayan Betawi yang ditampilkan di sini, tetapi nanti ada budaya dari Sumatera Barat, Jawa Barat, dan sebagainya. Semua budaya yang ada di Jakarta akan tampil di sini. Sekarang kita awali dengan kebudayan Betawi,” tandasnya.