Hercules Vs Sutiyoso Panas, Eks Kasad Jenderal Dudung Bereaksi Tegaskan TNI Tak Takut Lawan Ormas!
Eks Kasad TNI ikut angkat bicara tanggapi polemik Hercules vs Sutiyoso.
Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman turut angkat bicara menanggapi persoalan Hercules Vs Sutiyoso.
Dalam pernyataannya, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ini memberikan pesan tegas bahwa tidak ada istilahnya TNI takut dengan organisasi masyarakat (ormas) manapun.
"Tidak ada istilah TNI takut sama ormas. Tidak ada istilah itu. TNI ke mana pun, TNI itu ke masyarakat, siapa pun, sampai masyarakat apapun. Istilahnya tidak pandang bulu, kelompok ini, kelompok itu, semuanya," kata Dudung dikutip dari Youtube MerdekaDotCom (7/5).
Hal tersebut disampaikan setelah eks Gubernur Jakarta Jenderal (Purn) Sutiyoso dihina dengan sebutan 'bau tanah' oleh Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Rosario de Marsal alias Hercules.
Pernyataan tersebut pun memicu kemarahan banyak pihak terutama purnawirawan-purnawirawan TNI. Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bahkan sampai naik pitam. Dia menilai sikap Hercules sangat tidak sopan dan seenaknya dalam berbicara.
Setelah masalah ini jadi sorotan, Dudung lalu menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto terkait ormas. Setelah Hercules menyampaikan permintaan maaf dia juga berharap tidak ada lagi permusuhan antara kedua belah pihak dan pihak-pihak lainnya.
Hercules Sebut Sutiyoso ‘Bau Tanah’
Sebelumnya, Hercules sempat melontarkan sebutan 'bau tanah' karena mengaku tersinggung oleh ucapan Sutiyoso mengenai ormas berlagak preman. Hal tersebut ia sampaikan dalam sebuah kesempatan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Selasa (29/4) lalu.
Diketahui jika beberapa waktu lalu dalam sebuah wawancara eksklusif, Sutiyoso sempat mengungkap tentang pengalamannya menghadapi ormas selayaknya preman semasa berdinas di Kodam Jaya tahun 1996 hingga 1997.
“Jadi waktu panglima pun begitu, hiruk-pikuknya Ibu Kota oleh aksi-aksi ormas yang menjelma menjadi preman tukang palak, terutama di tempat-tempat hiburan,” kata Sutiyoso.
Menanggapi hal ini, Hercules yang merupakan mantan preman kelas kakap Tanah Abang itu lalu tak segan mengejek Sutiyoso dengan lantang. Dia bahkan meminta Sutiyoso untuk diam.
“Kayak Pak Sutiyoso itu ngapain, Pak Sutiyoso itu enggak usahlah menyinggung ormas. Sudahlah, kalau saya bilang mulutmu sudah bau tanah. Enggak usah menyinggung-nyinggung kita,” tandasnya.
Bahkan dia menambahkan, dirinya sama sekali tidak takut terhadap Sutiyoso kendati merupakan sosok purnawirawan TNI yang pernah memegang jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
“Orang boleh takut sama Pak Sutiyoso, saya enggak takut,” tegasnya.
Eks Panglima TNI Naik Pitam
Mengetahui ucapan Hercules untuk Sutiyoso, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo pun tak tinggal diam. Dalam podcast yang ditayangkan akun Youtube Refly Harun, Gatot bahkan mengungkap jika Hercules merupakan sosok preman berbalut pakaian ormas.
“Ingat kau dulu TBO (Tenaga Bantuan Operasi), kau bisa ke Jakarta pakai apa? Sudah purnawirawan juga yang bawa kau ke sini, kok ngomong seenaknya kayak gitu, tidak sopan. Sudah jadi raja kau? Kamu itu kan preman memakai pakaian ormas,” tegas Gatot.
“Satu dia menghina pensiunan Kopassus, eh kau menghina Presiden saya. Jenderal Prabowo itu Komandan Jenderal Kopassus Pangkostrad presiden saya, kau bilang bau-bau tanah, saya juga bau tanah. yang sopan bicara,” tegasnya.
Setelah pernyataannya ramai diperbincangkan, Hercules sempat menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Sutiyoso. Dia mengaku menghormati dan mengagumi Sutiyoso yang sempat menjadi anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus).