Potret Kebun Melon Jepang Milik Jenderal Dudung Abdurachman, Kalau Panen Cuannya Tak Kaleng-Kaleng
Seperti apa kebun melon jepang milik sang pensiunan jenderal TNI itu?
Eks Kasad Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman belum lama ini membagikan aktivitas terbarunya usai pensiun. Meski tengah disibukkan dengan pekerjaan di pemerintahan, Dudung masih menyempatkan diri untuk berkebun.
Bahkan setiap sore, dia terjun sendiri ke kebun miliknya untuk mengecek pohon melon jepang yang ditanam. Dalam situasi demikian, Dudung mengaku begitu bersyukur dapat melihat tanamannya tumbuh baik.
Seperti apa kebun melon jepang milik sang pensiunan jenderal TNI itu? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Dudung Pamer Kebun Melon
Dudung Abdurachman kini tengah memegang jabatan sebagai Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional. Meski demikian, Dudung masih menyisihkan waktu luang untuk menjernihkan pikiran dengan cara tak terduga.
Dudung memiliki sebuah kebun melon jepang yang mendapat perhatian langsung secara khusus darinya. Seperti yang tergambar jelas dalam video pendek unggahan terbarunya melalui akun Instagram @dudung_abdurachman beberapa waktu lalu,
Dudung yang masih berbalut kemeja safari putih dengan pin di dada kiri tampak terjun langsung ke kebun melon. Rupanya, hal ini disebut Dudung telah menjadi rutinitas kegiatannya setelah pulang dari berdinas.
“Sore ini seperti biasa setelah pulang kantor mengecek tanaman melon hidroponik. Ini sudah berjalan hampir sebulan lebih, biasanya 80 hari dia bakal panen. Dan ini panen perdana diperkirakan akan terjadi di tanggal 5 Juni besok,” ungkapnya.
Diungkap Dudung, lahan hidroponik yang cukup luas itu telah berhasil menghidupkan sebanyak 390 pohon melon jepang. Sementara perkiraan Dudung, harga dari setiap kilogram melon jepang ditaksir bisa mencapai Rp57 ribu.
“Ini ada sekitar 390 pohon. Setiap pohonnya ada satu butir karena kita atur demikian. Ini melon Jepang, kalau di supermarket bisa sampai Rp57 ribu per kilo,” tegasnya.
Merasa Bersyukur
Sembari berkeliling dan mengamati setiap pohon, Dudung menjelaskan setiap detail perawatan pohon melon miliknya sendiri. Mulai dari pembibitan hingga perawatan setiap hari, Dudung tampak memahami dengan begitu detail.
“Kita pakai pupuk merah, pupuk hijau, lalu ada penyemprotan daun-daun agar sehat,” ungkapnya.
Jelang panen pertama, Dudung mengaku begitu berbahagia dan antusias. Dia pun turut mengungkap rasa syukur mendalam atas melon jepang miliknya yang dapat tumbuh dengan baik.
“Ini luar biasa, alhamdulillah. Mudah-mudahan lancar. Ya inilah kegiatan sehari-hari, setiap sore saya cek yang alhamdulillah sekarang sudah menghasilkan,” terang Dudung.
Banjir Dukungan
Terungkapnya rutinitas sang pensiunan jenderal bintang empat TNI AD itu membuat kalangan warganet tampak takjub. Banyak di antaranya yang tak segan memberi dukungan hingga doa baik bagi Dudung di masa pensiunnya sebagai Pati TNI.
“Kereen Pak.. mantap👍👍 semoga sukses panennya berhasil dengan memuaskan. Aamiin Yaa Rabbal Alamin 🙏,” tulis akun @suzie_sahroni
“Semoga sukses panennya pak jenderal👏,” tulis akun @ir_sisyrohati
“Luar biasaa pak jendrall, semogaa panennya joss poll,” tulis akun @justinsitohang
“👏 Bapak Dudung hobi banget Bertani. Lanjutkan pak,” tulis akun @muzakir28328
“Sukses berkarya dan bekerja bapak..👍👍👍 Sehat selalu,” tulis akun @endangsw68
“Semoga sukses panennya pak👍👍,” tulis akun @rerihasan
Profil Singkat Dudung Abdurachman
Dudung adalah purnawirawan tinggi TNI AD yang lulus dari Akademi Militer (Akmil) tahun 1988. Selama bertugas di militer, Dudung menduduki berbagai jabatan mentereng.
Salah satu tonggak penting dalam karier militernya adalah ketika ia menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2021, posisi yang Dudung emban hingga menjelang masa pensiunnya pada tahun 2023.
Usai purna, dia dilirik Presiden Prabowo Subianto dan ditunjuk menempati posisi sebagai Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional/Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan.
Berikut karier militer Dudung sejak 2011 hingga jelang pensiunnya pada 2023:
1. Komandan Rindam II/Sriwijaya (2011-2012)
2. Wakil Gubernur Akademi Militer (3 September 2015-24 Maret 2016)
3. Wakil Asisten Teritorial Kasad (27 Oktober 2017-24 September 2018)
4. Gubernur Akademi Militer (24 September 2018-27 Juli 2020) Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (27 Juli 2020-25 Mei 2021)
5. Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (25 Mei 2021-31 Januari 2022)
6. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (17 November 2021-25 Oktober 2023).