Daftar Kode Rahasia Meteran Listrik untuk Cek Daya Hingga Periksa Kebocoran Arus
Intip daftar kode rahasia meteran listrik PLN untuk cek daya, voltase, hingga potensi kebocoran arus di rumah Anda.
Pernahkah Anda penasaran dengan informasi detail yang tersembunyi di balik angka-angka pada meteran listrik PLN di rumah? Ternyata, ada sejumlah kode "rahasia" yang memungkinkan Anda mengakses berbagai data penting, mulai dari total penggunaan listrik hingga mendeteksi potensi kebocoran arus.
Memahami kode-kode ini bisa membantu Anda mengontrol konsumsi energi dan memastikan keamanan instalasi listrik di rumah. Namun, penting untuk diingat bahwa istilah "kode rahasia" sebenarnya kurang tepat.
Kode-kode ini lebih merupakan fitur atau fungsi tersembunyi dari meteran listrik yang memungkinkan pengguna mengakses informasi tertentu. Fungsi kode tersebut dapat bervariasi tergantung pada merek meteran yang digunakan.
Daftar Lengkap Kode Rahasia Meteran Listrik PLN
Setiap merek meteran listrik memiliki kode akses yang berbeda untuk menampilkan informasi tertentu. Berikut adalah daftar kode rahasia untuk beberapa merek meteran listrik yang umum digunakan:
Meteran ITRON
- 00 enter = Restart meter (Jika ada gagal atau periksa).
- 03 enter = Total KWH listrik yang telah lalu.
- 07 enter = Batas KWH.
- 09 enter = Daya yang digunakan.
- 41 enter = Voltase listrik.
- 44 enter = Jumlah Ampere yang sedang dipakai.
- 47 enter = Daya yang sedang dipakai.
- 54 enter = Kode token terakhir.
- 59 enter = Jumlah KWH pengisian terakhir.
- 69 enter = Counter jumlah berapa kali mati.
- 75 enter = Cek ID meter PLN Prabayar.
- 79 enter = Cek batas minimal alarm.
- 456xx enter = Mengubah batas minimal alarm , contohnya 45605 untuk 5 KWH.
- 78 enter = Cek delay alarm dalam menit.
- 123xx enter = Mengubah delay alarm, contohnya 12310 untuk 10 menit.
- 90 enter = Mematikan lampu LED.
Meteran HEXING
- 800 Accept = Restart Meter (Jika ada cancel)
- 801 Accept = Cek Sisa KWH
- 804 Accept = Cek ID Meter PLN Prabayar
- 807 Accept = Voltase listrik
- 808 Accept = Ampere yang sedang dipakai
- 809 Accept = Counter jumlah berapa kali mati
- 812 Accept = Mematikan alarm batas KWH
- 814 Accept = Daya yang sedang dipakai
- 815 Accept = Tanggal pengisian terakhir
- 817 Accept = Jumlah KWH pengisian terakhir
- 851 Accept = Total KWH listrik yang telah lalu
- 852 Accept = Kode token terakhir
Meteran CONLOG
- #1# = Daya rata-rata yang digunakan
- #2# = Jumlah KWH pemakaian terakhir
- #6# = Jumlah KWH yang dimasukkan terakhir
- #11# = Cek token terakhir
Meteran GLOMET
- 37 enter = Cek sisa KWH
- 38 enter = Total KWH listrik yang telah lalu
- 41 enter = Voltase listrik
- 47 enter = Daya yang sedang dipakai
- 54 enter = Kode token terakhir
- 59 enter = Jumlah KWH pengisian terakhir
- 75 enter = Cek ID Meter PLN Prabayar
- 79 enter = Cek batas minimal alarm
Meteran STAR
- 07 enter = Cek sisa KWH
- 12 enter = Cek batas minimal alarm
- 37 enter = Cek delay alarm dalam menit
- 65 enter = Cek ID Meter Listrik Prabayar
- 76 enter = Jumlah KWH Pengisian Terakhir
Tips Cerdas Mengecek Daya Listrik
Selain memeriksa kebocoran arus, penting juga untuk mengetahui cara mengecek daya listrik yang digunakan di rumah Anda. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, salah satunya adalah dengan melihat kode CL di meteran.
Kode CL diikuti angka (misalnya, CL2, CL4, CL6, dst.) menunjukkan daya listrik rumah Anda. Anda dapat mengalikan angka setelah CL dengan 220 kVA untuk perkiraan daya. Namun, cara ini mungkin tidak akurat untuk semua jenis meteran.
Cara lain yang lebih akurat adalah melalui aplikasi PLN Mobile atau situs web PLN. Aplikasi ini menyediakan informasi detail tentang daya listrik, tagihan, dan lainnya. Anda juga bisa mengecek melalui loket PPOB, meskipun tidak semua loket menyediakan layanan ini.