Bahaya Botol Plastik Air Kemasan Terungkap, Dampaknya Bagi Kesehatan Mengerikan
Botol air mineral kemasan plastik ternyata berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi terus menerus tanpa memperhatikan hal penting ini.
Air mineral dalam kemasan botol plastik telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari banyak orang. Karena praktis, banyak orang memilih mengonsumsi air kemasan plastik untuk memenuhi kebutuhan hidrasi.
Namun di balik kenyamanannya, terdapat risiko yang patut diwaspadai. Penelitian terbaru mengungkap botol plastik tidak hanya berbahaya bagi lingkungan tetapi juga kesehatan. Hal tersebut seperti diungkap dalam video di akun Tiktok @aljazeeraenglish.
Studi yang dilakukan oleh para ilmuwan menunjukkan bahwa air dalam botol plastik ternyata mengandung ratusan ribu partikel plastik yang berbahaya jika masuk ke dalam tubuh secara terus menerus.
"Bagaimana jika aku bilang kita tidak hanya meminum air dari dalam botol (kemasan) tapi juga partikel kecil dari plastik juga? Sebuah riset mengungkap jika dalam satu liter air kemasan mengandung sekitar seperempat juta partikel kecil plastik," dilansir dari Tiktok @aljazeeraenglish (8/4).
Dalam video, disebutkan jika sebagian besar botol kemasan plastik terbuat dari bahan Polietilena Tereftalat atau diketahui juga sebagai PET. Saat terkena panas, bahan tersebut akan ikut hancur menjadi partikel-partikel kecil yang kemudian bercampur dengan air di dalamnya.
Jika partikel plastik itu bercampur dengan air dan dikonsumsi secara terus menerus, maka bisa menyebabkan masalah kesehatan. Maka dari itu jika terpaksa mengonsumsi air kemasan penting untuk memastikan agar botol plastik terhindar dari panas.
"Plastik ini sering juga digunakan sebagai kemasan makanan, jadi sebenarnya kita juga mengonsumsinya. Penelitian belum lama ini mengungkap kontaminasi plastik di tubuh bisa menyebabkan masalah kardiovaskular seperti stroke dan jantung," kata wanita dalam video.
"Jauhkan botol plastik dari panas, jangan tinggalkan botol plastik di dalam mobil atau di tempat yang terkena paparan matahari secara langsung. Gantilah dengan botol berbahan stainless steel," tambahnya.
Tidak hanya nanoplastik, air dalam botol plastik juga berisiko tercemar bahan kimia berbahaya lainnya, seperti Bisphenol A (BPA) dan antimon. Kedua zat ini dapat larut ke dalam air, terutama ketika botol dipanaskan atau digunakan berulang kali.
BPA diketahui dapat menyebabkan gangguan reproduksi, imunitas, hingga masalah neurologis, sedangkan antimon berpotensi menyebabkan gangguan paru-paru dan meningkatkan risiko kanker paru-paru.