6 Makanan yang Menggunakan Daerah untuk Penamaannya, Tapi Tidak Berasal dari Wilayah Tersebut
7 makanan populer Indonesia yang namanya terkait dengan daerah tertentu, tapi bukan berasal dari wilayah tersebut.
Pernahkah Anda bertanya-tanya tentang asal-usul makanan favorit? Seringkali, nama makanan langsung diasosiasikan dengan daerah asalnya. Namun, realitanya tak selalu demikian.
Banyak makanan populer di Indonesia meski menyandang nama daerah tertentu justru memiliki sejarah yang lebih kompleks dan asal-usul yang sulit diidentifikasi secara pasti.
Berikut adalah tujuh contoh makanan yang namanya seolah menunjuk pada daerah tertentu, tetapi kenyataannya memiliki kisah asal-usul yang lebih rumit dan menarik untuk diungkap. Simak ulasan selengkapnya:
Bika Ambon: Manisnya Medan, Bukan Ambon
Siapa yang tak kenal Bika Ambon? Kue berwarna kuning keemasan dengan tekstur lembut dan rasa manis legit ini sangat populer. Namun, kue yang namanya disisipkan kata "Ambon" ini sebenarnya berasal dari Medan, Sumatera Utara.
Sejarah pasti Bika Ambon masih menjadi misteri, namun popularitasnya telah menyebar ke seluruh Indonesia. Nama "Ambon" sendiri mungkin terkait dengan sejarah perdagangan rempah-rempah atau mungkin hanya sebuah nama yang dipilih untuk alasan pemasaran.
Pastinya, Bika Ambon kini menjadi salah satu ikon kuliner Medan yang selalu diburu para wisatawan. Bahkan hidangan ini cukup populer di berbagai daerah di Indonesia.
Lontong Kupang
Lontong Kupang adalah hidangan asli Sidoarjo, Jawa Timur yang terkenal dengan keunikannya. Penggunaan kata 'kupang' bukanlah merujuk pada suatu daerah di Indonesia Timur.
Kupang memiliki arti hewan sejenis kerang kecil yang ukurannya mirip beras atau kacang kedelai. Lontong kupang sendiri menyajikan potongan lontong dengan bumbu petis serta kupang sebagai komponen utamanya.
Layaknya seafood lain, kupang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi serta asam lemak tak jenuh yang baik untuk tubuh. Konon mengonsumsinya sebagai alternatif protein hewani dapat membantu metabolisme kolesterol.
Mee Bandung
Melansir TasteAtlas, Mee Bandung bukanlah makanan asli Jawa Barat, Indonesia. Hidangan ini berasal dari kawasan Muar, Johor, Malaysia.
Ciri khas dari penyajian mee bandung adalah kombinasi mie kuning dengan kuah yang kental berempah dan pedas. Istilah kata 'bandung' yang digunakan bukan merujuk pada kota atau terinspirasi dari Indonesia.
Melainkan dalam bahasa setempat bandung diartikan sebagai campur sehingga secara harfiah mee bandung berarti mie yang dicampur dengan berbagai isian. Hidangan ini juga bisa ditemukan di beberapa tempat di Indonesia.
Lontong Paris
Lontong paris bukan kue yang berasal dari Kota Paris, Prancis. Asal usul namanya sendiri sampai sekarang masih menjadi pertanyaan, namun cukup menarik perhatian. Kue ini sendiri terbuat dari tepung terigu, tepung maizena, dan telur. Bagian luarnya dilapisi dengan karamel gula dan kacang sangrai.
Capcay
Capcay atau cap cai seringkali dikira sebagai hidangan peranakan China. Namun, capcay adalah makanan asli Indonesia yang erat dengan kebiasaan orang Hokkien di tanah air.
Cap berarti sepuluh dan cay berarti sayuran. Merujuk pada racikan aslinya, untuk membuat capcay harus menggunakan 10 jenis sayuran yang ditumis baik dengan sedikit kuah maupun banyak kuah.
Pepaya California
Pepaya California sebenarnya pepaya yang ditanam di tanah Indonesia. Nama aslinya ialah pepaya callina yang pertama kali ditanam di Bogor.
Melansir laman MSMB Indonesia, sosok Prof. DR. Ir. Sriani M.S dan tim Pusat Kajian Hortikultura Tropika Institut Pertanian Bogor (IPB) yang membudidayakan buah jenis ini.
Pembudidayaan ini hanya terinspirasi dari petani Bogor yang memiliki pohon pepaya asli California. Tetapi pohon-pohon pepaya serupa yang kini berkembang biak dengan pesat bukanlah pepaya California asli.