Festival Budaya Nusantara Meriahkan Pembukaan Hari Jadi Bogor ke-544
Pembukaan Hari Jadi Bogor ke-544 dimeriahkan oleh Festival Budaya Nusantara di Stadion Pakansari, Cibinong, yang menampilkan kekayaan budaya 22 provinsi dan memperkuat semangat kebhinnekaan.
Festival Budaya Nusantara telah resmi membuka rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 pada Minggu (10/5) di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Acara ini menjadi penanda dimulainya perayaan tahunan yang meriah di wilayah tersebut.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menjelaskan bahwa festival ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor dan Sekolah Vokasi IPB University. Kolaborasi ini bertujuan untuk menampilkan keberagaman budaya Indonesia.
Dengan menampilkan keindahan budaya dari 22 provinsi di Indonesia, Festival Budaya Nusantara diharapkan dapat memperkuat semangat kebhinnekaan serta upaya pelestarian budaya di Kabupaten Bogor. Ini adalah momentum penting bagi masyarakat setempat.
Kolaborasi Lintas Institusi untuk Pelestarian Budaya
Ajat Rochmat Jatnika menekankan pentingnya pembangunan Kabupaten Bogor dengan semangat kebhinnekaan, yang tercermin dalam pemilihan Festival Budaya Nusantara sebagai pembuka HJB. Rangkaian Hari Jadi Bogor memang sengaja diawali dengan berbagai ragam budaya nusantara.
Ia menambahkan bahwa Festival Budaya Nusantara telah menjadi agenda rutin selama 17 tahun yang diselenggarakan oleh Sekolah Vokasi IPB University. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari pendidikan serta pengenalan budaya nusantara kepada generasi muda Indonesia.
Tahun 2026 menjadi momen bersejarah karena festival tersebut untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Bogor dan secara resmi masuk dalam rangkaian HJB ke-544. Hal ini menunjukkan peningkatan skala dan pengakuan terhadap festival tersebut.
Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya perayaan HJB, tetapi juga memberikan platform bagi mahasiswa semester dua Sekolah Vokasi IPB untuk mengaplikasikan ilmu mereka. Mereka berhasil menghadirkan kegiatan budaya berskala besar.
Keberagaman Seni dan Kuliner Nusantara di Bogor
Festival ini berhasil menyajikan beragam seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia, menarik perhatian ribuan masyarakat yang memadati kawasan Stadion Pakansari. Mulai dari pertunjukan seni tradisional yang memukau hingga pameran pakaian adat yang indah.
Pengunjung dapat menikmati kekayaan budaya dari sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Papua. Setiap stan dan pertunjukan menawarkan pengalaman unik yang memperkenalkan warisan budaya bangsa.
Selain pertunjukan seni, festival ini juga memperkenalkan berbagai kuliner khas nusantara yang menggugah selera. Ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mencicipi keanekaragaman rasa dari Sabang sampai Merauke.
Ajat Rochmat Jatnika secara khusus mengapresiasi para mahasiswa Sekolah Vokasi IPB atas keberhasilan mereka menyelenggarakan acara ini. Mereka tidak hanya menampilkan seni dan budaya, tetapi juga memperkenalkan makanan khas serta warisan budaya yang harus terus dilestarikan.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap Kebudayaan
Pemerintah Kabupaten Bogor menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga dan menghidupkan kembali nilai budaya serta situs sejarah di wilayahnya. Upaya ini dilakukan melalui berbagai program dan kebijakan yang terencana.
Menurut Ajat, perhatian Bupati Bogor Rudy Susmanto terhadap sektor kebudayaan sangat besar, yang tercermin dari keberadaan Dinas Kebudayaan yang berdiri sendiri. Ini menunjukkan prioritas pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya.
Penguatan kelembagaan, promosi budaya, dan pelestarian budaya Sunda sebagai identitas daerah menjadi fokus utama. Tujuannya adalah agar kebudayaan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor.
“Pak Bupati sangat concern terhadap kebudayaan. Bukan hanya situs budaya, tetapi juga penguatan lembaga dan sumber daya manusianya agar kebudayaan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkap Ajat Rochmat Jatnika.
Sumber: AntaraNews