TikTok Kini Punya Voice Notes dan Album Foto, Mirip WhatsApp & IG
TikTok telah menghadirkan fitur baru dalam DM, yang memungkinkan pengguna untuk mengirim suara dan berbagi hingga sembilan gambar atau video sekaligus.
TikTok, aplikasi video yang populer asal Tiongkok, terus melakukan inovasi untuk membuat penggunanya semakin nyaman dan betah menghabiskan waktu di dalam aplikasi.
Selain sekadar menikmati berbagai konten video, platform milik Bytedance ini kini juga memperkuat layanannya dengan menambahkan fitur direct message (DM).
Mengutip dari TechCrunch, pada Minggu (7/9), TikTok secara resmi memperkenalkan fitur voice notes dan opsi untuk membagikan hingga sembilan gambar atau video sekaligus melalui DM.
Fitur baru TikTok ini tidak hanya berlaku untuk obrolan pribadi, tetapi juga dapat digunakan dalam percakapan grup.
Langkah ini secara tidak langsung memperkuat posisi media sosial asal Tiongkok tersebut sebagai pesaing serius bagi WhatsApp dan Instagram, yang selama ini mengandalkan fitur voice notes di platform mereka.
TikTok juga telah mengonfirmasi bahwa fitur ini akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan, dan pengguna di berbagai wilayah akan menerima pembaruan ini secara otomatis melalui App Store serta Google Play Store.
Voice Notes
Salah satu fitur yang paling ditunggu-tunggu adalah adanya catatan suara atau voice notes. Dengan fitur ini, pengguna dapat merekam pesan audio dan mengirimkannya dengan durasi maksimal 60 detik.
Peluncuran fitur ini sangat relevan, mengingat format pesan suara sering digunakan oleh banyak orang, terutama di kalangan anak muda.
Keputusan TikTok untuk menghadirkan fitur voice notes sejalan dengan tren komunikasi saat ini, di mana orang lebih memilih berinteraksi secara personal, ekspresif, dan terasa lebih dekat.
Fitur ini sudah lama menjadi favorit di aplikasi lain seperti WhatsApp dan Instagram. Dengan adanya voice notes, pengguna dapat menyampaikan pesan dengan lebih cepat dan mudah, tanpa perlu repot mengetik.
Hal ini membuat percakapan menjadi lebih efisien, alami, dan hidup. Dengan demikian, fitur ini tidak hanya meningkatkan pengalaman pengguna, tetapi juga menciptakan cara baru dalam berkomunikasi yang lebih menarik dan menyenangkan.
Kirim sembilan foto sekaligus
Selain catatan suara, pembaruan terbaru ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mengirim hingga sembilan gambar atau video sekaligus dalam satu pesan langsung (DM).
Pengguna memiliki opsi untuk mengambil foto atau video secara langsung menggunakan kamera, atau memilih konten dari galeri ponsel mereka.
Menariknya, sebelum dikirim, pengguna juga dapat melakukan pengeditan pada konten yang akan dibagikan.
Fitur ini dilengkapi dengan mekanisme keamanan yang bertujuan menjaga privasi pengguna.
TikTok tidak mengizinkan pengiriman gambar atau video sebagai pesan pertama ketika seseorang mengirimkan permintaan obrolan.
Hal ini berarti bahwa jika seseorang mengirimkan pesan untuk pertama kali, mereka hanya dapat membagikan konten yang sudah ada di platform TikTok, tanpa bisa langsung mengirim foto atau video pribadi.
Ini merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko spam dan menghindari konten yang tidak diinginkan.
Dari platform video, beralih menjadi pusat komunikasi digital
TikTok tampaknya memiliki tujuan untuk merubah pandangannya dari sekadar platform hiburan yang menyajikan video-video pendek menjadi pusat komunikasi digital yang lebih luas.
Dengan diluncurkannya fitur voice notes dan kemampuan berbagi foto melalui DM, TikTok jelas menunjukkan keinginannya untuk bersaing dengan platform lain dalam hal komunikasi.
Perusahaan ini menyadari bahwa untuk menjaga pengguna tetap aktif, mereka perlu menawarkan berbagai alat yang penting untuk memenuhi kebutuhan penggunanya.
Jika fitur-fitur baru ini berhasil diterima oleh pengguna, ada kemungkinan besar bahwa mereka yang biasanya menggunakan Instagram atau WhatsApp untuk berkomunikasi secara pribadi akan beralih ke TikTok.