Adanya fitur live streaming di media mengubah cara brand dan kreator berinteraksi dengan audiens mereka melalui fitur live streaming. Selain digunakan sebagai sarana penjualan, live streaming juga menawarkan kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih dekat dan interaktif dengan penonton. Fitur ini memungkinkan kreator untuk berbagi pengalaman, cerita, dan informasi secara langsung kepada audiens mereka.
Namun, salah satu tantangan yang dihadapi kreator dalam menggunakan TikTok Live Streaming adalah bagaimana menjaga agar sesi live tidak monoton, sehingga penonton tetap tertarik dan betah menonton lebih lama.
Untuk menjawab tantangan ini, TikTok memperkenalkan strategi LiveStream Content Diversification. Strategi ini mendorong kreator untuk menyajikan variasi konten dalam setiap sesi live. Tujuannya adalah untuk meningkatkan durasi menonton (watch duration), mendorong interaksi seperti like, komentar, dan share, serta membangun kepercayaan dan ketertarikan dari audiens.
Advertisement
TikTok memberikan beberapa saran kepada kreator agar untuk memaksimalkan potensi dari sesi live. Salah satu hal yang disarankan adalah dengan menjadikan live streaming sebagai acara yang spesial, bukan sekadar sesi jualan, akan menciptakan pengalaman yang lebih menarik bagi penonton. Lebih dari itu, menjadikan live streaming sebagai acara yang spesial juga dapat meningkatkan keterlibatan penonton, membangun audiens yang lebih setia, dan meningkatkan hasil penjualan.
Kreator disarankan untuk fokus pada pengalaman penonton dan bukan hanya penjualan produk. Selain itu, kreator dapat menggabungkan materi kampanye dari TikTok dengan gaya konten masing-masing, agar konten terasa lebih autentik dan tidak hanya berupa promosi belaka.
Advertisement
Untuk mendukung kreator agar sesi live mereka tetap menarik, TikTok memberikan beberapa strategi yang bisa dilakukan selama kuartal keempat di tahun ini. Tiga kampanye utama yang ditawarkan adalah Diversity Innovation, Boss is Coming, dan Christmas Thematic Campaign. Berikut adalah ulasannya:
1. TVC Diversity Innovation
TikTok menyediakan materi TVC (television commercial) yang digunakan untuk menyampaikan pentingnya variasi konten dalam live streaming. Dengan menghadirkan konten yang beragam, kreator bisa menjaga penonton agar tetap menonton lebih lama, meningkatkan engagement, dan mendorong pembelian.
Materi TVC ini kemudian dapat diolah kembali oleh kreator untuk disesuaikan dengan karakter konten mereka. Jadi, konten yang dibuat tetap menarik dan relevan bagi audiens.
2. Campaign "Boss is Coming"
Strategi campaign yang disarankan oleh TikTok adalah Boss is Coming. Dalam kampanye ini, CEO atau pimpinan brand menjadi host utama dalam sesi live. CEO akan berbicara langsung tentang produk atau brand selama minimal 30 menit, didampingi oleh co-host agar interaksi tetap berjalan lancar. Pendekatan ini juga dapat dibuat lebih menarik dengan menghadirkan promosi khusus saat CEO hadir. Contohnya seperti promo khusus atau giveaway dengan rentang waktu tertentu untuk menciptakan rasa urgensi, serta giveaway eksklusif.
Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan audiens, memberikan kesan eksklusif pada sesi live, serta mendorong konversi lebih tinggi.
3. Christmas Thematic Campaign
Pada akhir tahun, TikTok mengajak kreator untuk mengadakan live streaming bertema Natal. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan elemen visual khas Natal seperti dekorasi dan kostum.
Campaign ini bertujuan untuk menciptakan atmosfer yang sesuai dengan momen tersebut. Selain itu, campaign ini juga menggabungkan storytelling dan promosi produk untuk menarik lebih banyak audiens.
Advertisement
Agar pendekatan diversifikasi konten ini berhasil, kreator perlu mengikuti beberapa langkah strategis agar sesi live tetap menarik dan tidak monoton.
1. Persiapan Sebelum Live
Sebelum sesi live dimulai, kreator sebaiknya mempersiapkan konten pre-heat seperti teaser, poster, atau live streaming. Tujuannya adalah untuk menciptakan ekspektasi dan antisipasi di kalangan penonton.
2. Variasi Format dan Host
Berikan variasi dan nuansa baru dalam live streaming. Menurut TikTok, cara yang bisa dilakukan adalah dengan menghadirkan host yang berbeda, seperti influencer, brand ambassador, atau bahkan pelanggan setia.
3. Interaksi Aktif dengan Penonton
Interaksi langsung dengan penonton dapat membuat mereka merasa lebih terlibat dan meningkatkan durasi menonton. Kreator bisa mengadakan sesi tanya jawab (Q&A), polling, atau mini games untuk membuat penonton tetap aktif.
4. Strategi Penawaran dan Promo
Menawarkan promo berbatas waktu atau giveaway eksklusif untuk penonton yang aktif dapat menciptakan rasa urgensi dan mendorong mereka untuk tetap tinggal lebih lama dalam sesi live.
TikTok mendorong kreator untuk mengadopsi LiveStream Content Diversification sebagai strategi utama untuk memperpanjang durasi menonton dan meningkatkan interaksi dengan penonton. Dengan menghadirkan variasi konten, interaksi aktif, serta elemen visual yang menarik, live streaming dapat menjadi pengalaman yang lebih menyenangkan dan berkesan bagi audiens.
Lebih dari itu, memanfaatkan kampanye seperti Diversity Innovation, Boss is Coming, dan Christmas Thematic Campaign, kreator memiliki peluang besar untuk membangun audiens yang lebih loyal, meningkatkan engagement, dan mendorong konversi penjualan secara berkelanjutan.